Walt Disney Mulai Melakukan PHK

BRIEF.ID – Konglomerat media massa dan hiburan multinasional Amerika Serikat (AS), Walt Disney Company (Disney) mulai melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1.000 karyawan. PHK ini dilakukan di berbagai divisi, seperti TV & studio film, ESPN (olahraga), Marketing, Teknologi & produk, dan Fungsi korporasi.

Josh D’Amaro, yang pada  Februari 2026 menggantikan posisi Bob Iger sebagai kepala eksekutif, telah mengumumkan pemutusan hubungan kerja yang lebih luas setelah langkah konsolidasi divisi pemasaran Disney pada  Januari.

“Selama beberapa bulan terakhir, kami telah melihat cara-cara untuk merampingkan operasi kami di berbagai bagian perusahaan untuk memastikan kami memberikan kreativitas dan inovasi kelas dunia yang dihargai dan diharapkan penggemar kami dari Disney,” kata D’Amaro dalam memo yang diberitakan  Associated Press, Rabu (15/4/2026).

“Mengingat laju industri kita yang bergerak cepat, ini mengharuskan kita untuk terus menilai bagaimana membina tenaga kerja yang lebih gesit dan didukung teknologi untuk memenuhi kebutuhan di masa depan,” tambahnya.

Disney terakhir kali melakukan  PHK  tak lama setelah Iger kembali menjabat sebagai kepala eksekutif untuk kedua kalinya pada tahun 2022. Perusahaan itu memangkas sekitar 8.000 pekerjaan dan pada akhir tahun 2025, Disney memiliki sekitar 230.000 karyawan.

D’Amaro, yang sebelumnya mengawasi divisi taman hiburan Disney yang menguntungkan, telah bekerja di perusahaan itu sejak tahun 1998.

Pengurangan jumlah karyawan baru-baru ini menjadi perhatian luas di Hollywood. Paramount Skydance telah mengurangi 2.000 pekerjaan sejak studio tersebut diambil alih oleh perusahaan David Ellison, dan Ellison telah mengakui bahwa PHK akan terjadi setelah rencana merger Paramount dengan Warner Bros. Discovery, jika kesepakatan  disetujui oleh pemegang saham dan regulator pemerintah.

Pekan lalu, Sony Pictures Entertainment mengatakan akan mengurangi ratusan pekerjaan. (Associated Press/nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

OJK Resmi Keluarkan Surat Sanksi Terkait Kasus Emiten DSSA, CUAN, dan BREN

BRIEF.ID - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mengeluarkan surat...

IHSG Melejit ke Level 5.400, Lebih dari 500 Saham Naik Harga

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

Rupiah Melemah Tertekan Harga Minyak Dunia yang Menembus US$110 per Barel

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah melemah terhadap dolar...

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2.550.000 per Gram, Pasar Cermati Arah Suku Bunga The Fed

BRIEF.ID - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang...