All Posts By

Siti Munawaroh

News

Pertama di Asia Tenggara, RI Punya Pabrik Baterai Kendaraan Listrik

September 15, 2021

Jawa Barat, 15 September 2021 – Presiden Joko Widodo pagi ini, Rabu, 15 September 2021, melakukan groundbreaking pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik pertama di Indonesia. Tak hanya di Indonesia, pabrik milik PT HKML Battery Indonesia yang berlokasi di Kompleks Karawang New Industrial City, Kabupaten Karawang tersebut juga merupakan pabrik baterai kendaraan listrik pertama yang ada di Asia Tenggara.

“Kita patut bersyukur hari ini bisa menyaksikan groundbreaking pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik pertama di Indonesia dan bahkan yang pertama di Asia Tenggara,” ujar Presiden Jokowi dalam sambutannya saat peresmian berlangsung.

Presiden Jokowi mengatakan bahwa pemerintah Indonesia akan berkomitmen penuh untuk memberikan dukungan dan pengembangan ekosistem industri baterai dan kendaraan listrik. Pemerintah juga akan terus menggulirkan reformasi struktural untuk memberikan kepastian hukum dan kemudahan perizinan kepada para pelaku usaha dan para investor dalam mengembangkan usahanya di Tanah Air.

“Pemerintah juga terbuka atas berbagai inisiatif kerjasama dengan negara-negara sahabat,” ucap Presiden.

Presiden juga berharap kolaborasi antara perusahaan Korea Selatan dengan perusahaan Indonesia akan makin diperkuat serta melibatkan usaha mikro, kecil, dan usaha menengah yang ada di Tanah Air, termasuk realisasi kerja sama investasi dalam industri baterai dan kendaraan listrik.

“Saya berpesan agar kolaborasi yang terbangun bukan hanya di antara perusahaan-perusahaan besar atau BUMN-BUMN kita tetapi juga melibatkan usaha mikro, usaha kecil, dan usaha menengah,” ujar Presiden.

Sementara itu, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dalam laporannya menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi terkait kolaborasi tersebut. Menurutnya, pemerintah Korea Selatan sepakat untuk mewujudkan kolaborasi tersebut.

“Kami bicara dengan Menkonya di Korea, Motie-nya (Ministry of Trade, Industry, and Energy) sepakat bahwa lapangan pekerjaan akan diprioritaskan ke lapangan pekerjaan dalam negeri dan juga kolaborasi antara BUMN, LG grup, kemudian UMKM dan pengusaha nasional yang ada di daerah,” ujar Bahlil Lahadalia.

Untuk diketahui, groundbreaking ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Busan, Korea Selatan, pada November 2019 lalu. Setelah melalui proses negosiasi yang panjang, Kementerian Investasi/BKPM telah berhasil meyakinkan rencana investasi Group Konsorsium Perusahaan Korea Selatan di bidang industri baterai terintegrasi pertambangan, smelter, refinery, precursor cathode, dan sel baterai untuk mobil listrik dengan total investasi sebesar USD9,8 miliar.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam peresmian tersebut adalah Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia Park Tae Sung, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, dan CEO PT HKML Battery Indonesia William Hong.

News

Presiden: Ubah Struktur Ekonomi, Hilirisasi Akan Tingkatkan Nilai Tambah

September 15, 2021

Jawa Barat, 15 September 2021- Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa pemerintah Indonesia berupaya untuk mengubah struktur ekonomi berbasis komoditas menjadi negara industri yang kuat dengan berbasis pada pengembangan inovasi teknologi.

Demikian disampaikan Presiden saat melakukan groundbreaking pabrik industri kendaraan listrik PT HKML Battery Indonesia di Kompleks Karawang New Industrial City, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Rabu, 15 September 2021.

Kepala Negara menuturkan, pembangunan pabrik dengan nilai investasi sebesar USD1,1 miliar ini merupakan wujud keseriusan pemerintah untuk melakukan hilirisasi industri.

“Strategi bisnis besar negara adalah keluar secepatnya dari jebakan negara pengekspor bahan mentah, melepaskan ketergantungan pada produk-produk impor dengan mempercepat revitalisasi industri pengolahan, sehingga bisa memberikan peningkatan nilai tambah ekonomi yang semakin tinggi,” tuturnya.

Kepala Negara optimistis Indonesia dapat menjadi produsen utama produk barang jadi berbasis nikel karena Indonesia memiliki cadangan nikel terbesar di dunia dengan potensi yang luar biasa.

“Saya yakin dalam 3 sampai 4 tahun ke depan melalui manajemen yang baik, manajemen pengelolaan yang baik, Indonesia akan bisa menjadi produsen utama produk-produk barang jadi berbasis nikel, seperti baterai litium, baterai listrik, baterai kendaraan listrik,” ucapnya.

Presiden menyebutkan, hilirisasi industri akan meningkatkan nilai tambah bijih nikel secara signifikan. Selain itu, pengembangan industri baterai juga akan meningkatkan daya tarik Indonesia sebagai negara tujuan investasi.

“Dari industri turunan yang menggunakan baterai, seperti investasi motor listrik, bus listrik, dan industri mobil listrik,” ucap Presiden.

News

Wall Street Tumbang, Imbas Data Inflasi di Bawah Ekspektasi

September 15, 2021

Jakarta, 15 September 2021- Bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street jatuh pada Selasa (14/9) malam, setelah data inflasi inti secara bulanan maupun tahunan pada Agustus 2021 terlihat melemah.

Secara bulanan inflasi inti hanya naik 0,1% atau di bawah konsensus 0,3% dan secara tahunan hanya 4% di bawah konsensus 4,3%. Inflasi inti di Amerika Serikat (AS) adalah harga barang selain bahan bakar minyak (BBM) dan volatile food yang dibayar oleh konsumen.

Pengamat pasar modal sekaligus Founder Indonesia Superstocks Community Edhi Pranasidhi menilai kondisi ini sedikit banyak membenarkan ekspektasi Gubernur Bank Sentral AS Jerome Powell bahwa kenaikan inflasi tinggi hanyalah sementara alias transitory.

“Tapi kondisi ini juga yang mungkin akan membuat The Fed berpikir ulang untuk memgumunkan kapan tapering dimulai pada rapat FOMC pada minggu depan (21-22 September). Kita sudah memperkitakan penurunan angka inflasi inti di AS,” ujarnya.

Menurut Edhi, data ekonomi yang mungkin melemah dan harapan para investor berpotensi akan berubah di masa mendatang. Namun, lanjut Edhi, pihaknya belum melihat pergerakan indeks Dow Jones, S&P 500 atau Nasdaq sudah keluar dari upward trending-nya.

“Kita tahulah bahwa global fund dalam 6 bulan terakhir masuk ke Wall Street dengan “menghindari” saham blue chip dan mid-caps dan beralih lebih banyak ke saham teknologi, pelayanan kesehatan, biotechnology, dan real estate,” ungkapnya.

Secara keseluruhan, Edhi memperkirakan global fund–dengan posisi kelebihan likuiditas- saat ini masih akan tertarik berinvestasi di pasar Wall Street yang kapitalisasi pasarnya saat ini delapan kali lebih besar dari pasar negara manapun di dunia.

Lalu, seperti apa dampaknya terhadap IHSG?

Menurut Edhi, IHSG sejak awal 2021 belum banyak menunjukkan kinerja hebat dan hanya naik sekitaran 2,5%. Dana asing selama September 2021 sudah masuk di atas Rp1,5 triliun atau selama 2021 masuk sekitaran Rp23 triliun.

“Bandingkan sama net sell asing 2020 sebesar Rp47 triliun dan September 2020 saja Rp1,5 triliun. Jadi saya melihat kemungkinan dana asing dan aseng akan happy jika investor lokal berjualan supaya mereka bisa menambah aset saham Indonesia di harga lebih murah. Dan harus ingat pula di Q4, investor global biasanya suka dengan Santa Rally yang biasanya dimulai pada pekan kedua Oktober,” tutupnya.

News

Demi Ketahanan Pangan, Jokowi Resmikan Bendungan Paselloreng & Bendung Gilireng di Sulsel

September 9, 2021

Jakarta- Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo meresmikan Bendungan Paselloreng yang ada di Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Kamis, 9 September 2021. Bendungan yang dibangun sejak tahun 2015 dan telah dilengkapi dengan Bendung Irigasi Gilireng tersebut, diyakini akan mendukung Sulawesi Selatan sebagai lumbung pangan nasional.

“Bendungan Paselloreng ini menelan biaya Rp771 miliar dan sudah dilengkapi dengan Bendung Irigasi Gilireng yang akan sangat bermanfaat untuk mendukung Sulawesi Selatan sebagai lumbung pangan nasional,” ujar Presiden Jokowi dalam sambutannya saat peresmian berlangsung.

Presiden juga menjelaskan bahwa Bendungan Paselloreng merupakan bendungan dengan kapasitas daya tampung yang cukup besar hingga 138 juta meter kubik dan luas genangan sebesar 1.258 hektare. Melalui daya tampung tersebut, Bendungan Paselloreng diyakini akan mampu mengairi 8.500 hektare sawah dan meningkatkan frekuensi tanam para petani sekitar.

“Kita harapkan dengan suplai air yang ada akan meningkatkan frekuensi tanam yang mungkin 1 bisa jadi 3 atau 2 sehingga meningkatkan produktivitas lahan serta akhirnya bisa kita harapkan meningkatkan kesejahteraan petani,” imbuhnya.

Selain itu, Bendungan Paselloreng juga dinilai akan memberikan manfaat lain bagi masyarakat sekitar bendungan. Mulai dari ketahanan air, reduksi banjir Sungai Gilireng sebesar 489 meter per detik, dan menyediakan air baku 145 liter per detik bagi 6 kecamatan di Kabupaten Wajo.

“Juga berfungsi tentu saja untuk daerah konservasi yang dapat dimanfaatkan untuk pariwisata dan memberikan alternatif pendapatan baru bagi masyarakat,” ucap Presiden.

Presiden pun menegaskan bahwa pemerintah akan terus berkomitmen menyediakan suplai air secara berkelanjutan untuk menjaga ketahanan pangan nasional. Salah satu komitmen pemerintah diwujudkan dengan menyelesaikan 17 bendungan yang tersebar di seluruh Indonesia hingga Desember mendatang.

“Kita harapkan dengan bendungan-bendungan yang ada ini sekali lagi ketahanan pangan kita akan bisa kita perkuat dan kita tingkatkan,” ungkapnya.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam peresmian tersebut adalah Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras, Plt. Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, dan Bupati Wajo Amran Mahmud.

News

Presiden Jokowi Minta Kredit UMKM Ditingkatkan hingga 30 Persen

September 9, 2021

JAKARTA- Presiden Joko Widodo mengapresiasi penambahan penyaluran kredit bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) oleh perbankan yang terus mengalami peningkatan. Namun, Presiden berharap penyaluran kredit tersebut bisa terus ditingkatkan hingga mencapai angka 30 persen secara nasional di tahun 2024.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam keterangannya selepas mendampingi Presiden dalam pertemuan dengan perwakilan direktur utama bank di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/9).

“Bapak Presiden tentunya berharap bahwa sektor perbankan bisa memberikan kredit kepada UMKM. Secara year on year sekarang rata-rata adalah sekitar 18 persen. Oleh karena itu, Bapak Presiden meminta agar kredit untuk UMKM bisa ditingkatkan menjadi 30 persen di tahun 2024,” ujar Menko Perekonomian.

Airlangga mengatakan, target 30 persen merupakan angka keseluruhan dari kredit nasional, bukan target yang dibebankan kepada masing-masing perbankan. Menurutnya, Presiden memahami bahwa setiap perbankan memiliki spesialisasi bisnis masing-masing.

“Saat sekarang seperti di BRI itu mendekati 70 persen dan ada yang spesialisasinya corporate. Namun, Bapak Presiden meminta agar keseluruhan kreditnya itu adalah 30 persen, bukan berarti setiap banknya harus 30 persen karena masing-masing punya spesialisasi sendiri-sendiri,” tambahnya.

Pada pertemuan tersebut, para direktur perbankan mengutarakan usulan terkait pencadangan terhadap kredit bermasalah atau non performing loan (NPL). Para direktur menyampaikan bahwa diperlukan harmonisasi antara standar akuntansi berbasis Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) terhadap NPL.

“Selama ini beberapa bank rata-rata sudah secara nasional sekitar 150 persen. Namun, pencadangan ini perlu diharmonisasi antara standar akuntingnya yaitu berbasis PSAK dan perpajakan karena perbedaan pencadangan ini berakibat terhadap perhitungan pajak. Bapak Presiden meminta ini untuk dibahas lebih lanjut,” lanjut Airlangga.

Menko Perekonomian menambahkan bahwa dalam pertemuan tersebut juga dibahas mengenai permasalahan kebijakan kredit di perbankan Himbara. Berkaitan dengan hal tersebut, Presiden meminta agar permasalahan tersebut dapat segera ditindaklanjuti.

“Untuk UMKM ini terkait dengan kegiatan seperti bencana dan yang lain akibat bencana dari perbankan bisa dihapusbukukan. Namun kalau di bank pemerintah tidak bisa menghapus tagih. Akibatnya UMKM yang terlibat itu tidak bisa diputihkan,” imbuhnya.

Turut hadir mendampingi Presiden saat menerima perwakilan direktur utama bank tersebut yaitu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

News

IHSG Bakal Menguat Akhir 2021, Pasar Modal Lebih Bergairah

September 6, 2021

 Jakarta, 5 September 2021 – Pasar modal Tanah Air diproyeksikan lebih bergairah di sisa akhir tahun ini. Index Harga Saham Gabungan (IHSG) dinilai sejumlah analis kemungkinan besar meningkat pada kuartal keempat 2021. 

CEO Sucor Sekuritas Bernardus Setya menjelaskan proyeksi kinerja pasar modal dalam negeri lebih baik pada kuartal terakhir 2021, karena tren ekonomi global yang menunjukkan sebagian besar negara keluar dari zona resesi akibat pandemi Covid-19, tak terkecuali Indonesia. 

Dia mengatakan secara konsensus GDP Indonesia mencapai 4% tahun ini. Proyeksi yang cukup signifikan setelah minus 2% pada 2020. Selain itu, optimisme muncul karena dana asing yang masuk ke pasar modal Indonesia cukup kuat pada 2021 dibandingkan dengan tahun lalu. 

Dari data pihaknya, sejak Februari hingga Desember 2020 bursa efek dalam negeri didominasi dengan penjualan bersih saham oleh investor asing. Puncaknya pada September 2020 penjualan saham oleh investor asing di bursa efek Tanah Air mencapai lebih dari Rp15 triliun. Adapun pembelian saham yang dilakukan investor asing pada 2020 hanya terlihat pada bulan Mei yang nilainya masih di bawah Rp10 triliun. 

Berbeda dengan 2021 pembelian saham oleh investor asing sangat dominan dengan nilai terbesar terjadi pada Januari mencapai lebih dari Rp10 triliun. Hal itu pun berlanjut dalam kurun waktu empat bulan terakhir yang mendorong geliat IHSG. 

“Kita optimistis mengalami recovery setelah kita mengalami kontraksi yang dalam akibat Covid-19 yang terjadi sejak 2020. Kami melihat IHSG di kisaran 6.600-6.800 di akhir tahun,” ujarnya dalam acara seminar daring bertema “Riding Out a Market Downturn” yang diselenggarakan oleh D’Origin dan IGICO Advisory, Minggu (5/9) siang. 

Bernardus memaparkan hal lain yang akan ikut pula memicu IHSG lebih bergeliat. Yaitu menguatnya sektor komoditas, terlebih Indonesia sebagai salah satu pemasok terbesar di dunia. Dia mengatakan harga batu bara naik 86,02% sampai akhir Juli. Pada September harganya mencapai US$175 per ton dan menjadi tertinggi sejak 2018. 

Pun demikian dengan harga timah yang naik 74,16% dan nikel 18,02%. Di dalam negeri, optimisme pasar pun terdorong dengan keberhasilan pemerintah menekan laju Covid-19 Varian Delta dan memasifkan program vaksinasi. Hal itu lantas memutar kembali roda perekonomian lebih kencang. 

Bernardus memberi gambaran, memasuki semester kedua utamanya pada September biasanya merupakan bulan berdarah bagi IHSG. Data menyebutkan, pada bulan tersebut pada periode 2018-2020 IHSG masuk zona merah. 

Kendati demikian, data dari 2017-2020 yaitu pada Oktober IHSG selalu di zona hijau dan satu tahun di zona merah. Dia menyebut, pasar pada September memang volatile termasuk pada 2021. Tetapi hal itu adalah kesempatan bagus untuk melirik melihat saham apa yang berpotensi dikoleksi ke depan. 

Oleh karena itu menurutnya investor tak perlu khawatir menghadapi kondisi pasar di akhir tahun karena kecenderungan pasar yang bullish lebih besar. 

“Pada Agustus ada short rally dari tanggal 1-18 digerakan emiten big caps. Dan kami yakin blue chip pada kuartal 4 cukup menarik diperhatikan. IHSG mengalami kenaikan dari Oktober sampai Desember ditopang blue chip biasanya,” ujarnya optimistis. 

Adapun pada periode 1-18 Agustus, emiten big caps yang menggerakkan penaikan IHSG dan persentase kenaikan harga sahamnya adalah, BBCA (10,55%), BBRI (9,7%), ASII (10,7%), TLKM (5,56%), BMRI (6,14%), SMGR (22,4%), BBNI (13,49%), INTP (27,27%), BRPT (16,49), CPIN (7,21%). 

Optimisme yang sama diungkapkan pula oleh Mentor of BBK Trading Tools, Feyara. Menurut Feyara, apa yang diungkapkan Bernardus menimbulkan optimisme yang kuat di pasar modal Indonesia. Selain itu, optimisme terdorong pula stimulus pemerintah untuk meningkatkan pemulihan ekonomi. 

“Ada realisasi Program PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) 2021 yang realisasinya 43,9% yaitu Rp326 triliun. Kemudian peningkatan ekonomi triwulan kedua year on year sekitar 7%,’ ujarnya. 

Pemerintah melalui PEN, kata dia, mendorong tingkat konsumsi yang akan menggerakkan sektor rumah tangga pada akhir tahun. Feyara pun menekankan, dorongan pemerintah atas investasi di sektor publik akan memicu sentimen positif di pasar modal pada kuartal terakhir 2021. 

Senada, Vice President of Samuel Sekuritas Indonesia M. Alfatih mengatakan pandemi Covid-19 memang menjadi fenomena yang memukul ekonomi termasuk pasar modal paling keras jika dibandingkan dengan isu global lain sebelumnya. 

Yaitu seperti Tapering 2013, Brexit, US mini recession, ataupun fenomena perang dagang AS-Tiongkok semasa Presiden Donald Trump berkuasa di Amerika Serikat. Pandemi Covid-19 menurutnya membuat harga market keluar dari up channel range-nya yang ada sejak 2012. 

“Dan sekarang sedang mencoba untuk kembali dalam up channel nya dengan menembus resisten dari 2018 sebelum dia lanjut tren naiknya. Dan tren naiknya optimisnya sih 8.000, untuk periode beberapa tahun ke depan,” ujarnya dalam kesempatan yang sama. 

Oleh karena itu, seperti alasan-alasan yang sudah dijelaskan Bernardus, dia memperkirakan IHSG berada di level sekitar 6.800 di pada akhir kuartal keempat 2021, dengan support di sekitar 5.800-6.000. 

Dalam acara yang sama founder B-Trade TC yang juga Elliot Wave expert Wijen Pontus menjelaskan proyeksi IHSG melalui dua skenario yang dianalisa dengan skema Elliot Wave. Skenario pertama dan yang kemungkinan besar terjadi adalah skenario sangat optimistis. 

Dimana IHSG akan break di level 6.200-6.400 dalam jangka waktu sekitar satu bulan ke depan. Dan itu menurutnya adalah level resistensi yang cukup penting. 

“Karena saya sangat optimistis maka saya gunakan skenario pertama ini sebagai skenario yang mungkin terjadi. Begitu break di 6.200-6.400 entah minggu depan atau Oktober skenario ini confirm, IHSG artinya akan bullish setahun ke depan. Target kita tahun depan IHSG ke level 6.800 sampai 7000,” ujarnya optimistis. 

Kendati demikian dia menyebut ada skenario kedua dimana IHSG menyentuh level 6.100 dalam waktu dekat. Sehingga pada akhir tahun IHSG kembali di kisaran 5.800. 

Walaupun demikian, lanjut dia, pasar tak perlu khawatir karena ini adalah kesempatan untuk mengoleksi saham incaran. Dimana harga saham cenderung melandai. Dan jika demikian, menurutnya, IHSG akan kembali naik pada akhir 2022. 

Saham Syariah Ikut Naik 

Di sisi lain, kondisi perekonomian 2021 yang lebih baik pun dinilai akan ikut mengatrol harga saham syariah. Founder Syariah Saham Asep Muhammad Saepul Islam atau dikenal dengan Mang Amsi, bahkan menandai emiten-emiten pilihan yang masuk dalam saham syariah yang kinerjanya akan moncer hingga akhir tahun ini. 

“Ada beberapa saham yang bisa dijadikan alternatif untuk tiga bulan atau empat bulan terakhir di 2021 dengan berkaca pada kinerja pada semester I/2021 dibandingkan periode sama tahun lalu. Misalkan PTBA, UNTR, KLBF, INKP, BTPS dan CTRA,” ujarnya. 

Mang Amsi mengatakan pihaknya fokus pada saham syariah yang likuid, dengan pendapatan dan laba yang naik dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Kemudian return of equity (ROE) yang terjaga baik, dan price to book value (PBV) yang wajar serta price earning (PER) yang normal dari beragam sektor industri. 

News

Jokowi: Dukungan & Ide Ekonom Bantu Pemerintah Cari Solusi Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi

August 26, 2021

Jakarta, 26 Agustus 2021- Presiden Joko Widodo secara resmi membuka acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia yang dilakukan melalui konferensi video di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 26 Agustus 2021. Acara ini dihadiri secara virtual oleh para peserta dan undangan dari tempat masing-masing.

“Dengan mengucap bismillahirahmanirrahim, pagi hari ini secara resmi saya buka Sarasehan 100 Ekonom Indonesia,” ucap Presiden.

Dalam sambutannya, Presiden menyebutkan bahwa dalam situasi pandemi Covid-19 ini, pemerintah membutuhkan dukungan dari berbagai pihak terutama para ekonom dalam rangka meningkatkan kembali pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

“Pemikiran, gagasan yang dapat diterapkan yang berbasis riset, berbasis evidence, dan contoh-contoh praktis, resep-resep untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kita untuk bangkit kembali,” ucap Presiden.

Kepala Negara pun meyakini bahwa dukungan dan ide dari para ekonom dapat membantu pemerintah dalam mencari solusi untuk melewati berbagai kesulitan selama masa pandemi.

“Saya yakin dengan dukungan para ekonom yang siap memberikan ide dan gagasan-gagasan besarnya, ikut turun tangan menjadi bagian dari solusi. Kita pasti mampu melewati masa-masa yang sulit ini sambil mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk berlari kencang setelah kita bisa keluar dari krisis ini,” tutur Kepala Negara.

Turut hadir secara langsung dalam acara tersebut adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

News

Presiden Jokowi Ungkap Tiga Strategi Besar Ekonomi

August 26, 2021

Jakarta, 26 Agustus 2021- Presiden Joko Widodo membeberkan tiga strategi besar ekonomi di hadapan para ekonom saat memberikan sambutan dalam kegiatan Peresmian Pembukaan Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 26 Agustus 2021.

Tiga strategi besar tersebut yaitu hilirisasi industri, digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta ekonomi hijau. Berkaitan dengan hilirisasi industri, Presiden menjelaskan hilirisasi sudah dimulai dengan menghentikan ekspor bahan mentah sejumlah komoditas.

Menurutnya, ke depan ekspor bahan mentah lain seperti nikel, bauksit, emas, tembaga, kelapa sawit, hingga turunannya dapat berubah menjadi ekspor barang setengah jadi atau lebih baik lagi apabila bisa menjadi barang jadi. “Saya kira ekspor kita, ekspor besi baja kita dalam setengah tahun ini saja sudah berada di angka kurang lebih USD10,5 miliar,” ucap Presiden.

Strategi besar kedua yaitu digitalisasi UMKM. Hingga saat ini sebanyak 15,5 juta UMKM telah masuk ke dalam platform digital dan lokapasar. Presiden mengatakan, transformasi ini akan terus didorong agar makin banyak UMKM masuk ke dalam platform digital.

“Kita memiliki kurang lebih 60an juta UMKM yang semuanya akan kita dorong agar masuk ke platform-platform digital, baik yang berada di daerah, nasional, maupun agar bisa juga masuk ke platform-platform global,” lanjutnya.

Selanjutnya, Presiden menuturkan strategi besar lain yaitu berkaitan dengan ekonomi hijau. Pemerintah berencana membangun Green Industrial Park dengan produk keluaran produk hijau dengan pemakaian energi menggunakan energi baru terbarukan, energi hijau.

Presiden berharap ke depan produk hijau yang dihasilkan dari ekonomi hijau akan menjadi sebuah kekuatan besar Indonesia. “Kita tahu semuanya bahwa masa depan produk-produk hijau itu sangat-sangat menjajikan dan kita memiliki kesempatan yang besar dalam hal ini,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Presiden juga menyinggung mengenai reformasi struktural yaitu adanya Undang-Undang Cipta Kerja yang muaranya untuk membangun sebuah kecepatan. Pemerintah juga telah membuat sistem perizinan elektronik Online Single Submission (OSS) guna memberikan kemudahan dan kecepatan dalam hal perizinan bagi UMKM.

Menurut Presiden, melalui OSS ini UMKM bisa membuat Nomor Induk Berusaha (NIB) di mana saja dengan waktu yang lebih cepat. “Sehingga usaha-usaha kecil, usaha-usaha mikro kita semuanya bisa menjadi sebuah usaha yang memiliki NIB dan itu akan memudahkan mereka untuk mengakses ke perbankan,” tambah Presiden.

Selain itu, Kepala Negara juga menyampaikan mengenai Program Meekar yang merupakan pinjaman bagi usaha mikro dan telah ada sejak tahun 2016. Saat ini, nasabah dari Program Meekar mencapai 10,8 juta nasabah melebihi nasabah Grameen Bank sekitar 6 juta nasabah.

“Ini sebuah lompatan yang sangat cepat sekali yang kita harapkan ini akan memberikan dampak kenaikan tingkat pada usaha-usaha mikro di Tanah Air,” ujarnya.

News

Hari Ini, Presiden Jokowi Dikabarkan akan Lantik 4 Pejabat Negara, 2 di antaranya Menteri

April 28, 2021

Jakarta, 28 April 2021 – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan akan melakukan reshuffle atau perombakan Kabinet Indonesia Maju dan melantik empat pejabat negara, dua di antaranya posisi menteri pada hari ini, Rabu (28/4) pukul 15.00 WIB di Istana Negara.

Berdasarkan kabar yang beredar, empat pejabat negara yang akan dilantik Presiden Jokowi yakni Menteri Investasi, Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Besok pelantikan (menteri) jam 15.00 WIB,” ujar sumber yang mengetahui rencana tersebut.

Jokowi kabarnya akan melantik Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Investasi. Adapun Nadiem Makarim akan dilantik menjadi Mendikbudristek.

Sementara itu, Laksana Tri Handoko yang saat ini menjabat Kepala LIPI dikabarkan akan dilantik menjadi Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Sebelumnya, kandidat yang muncul ditengah-tengah publik adalah Bambang Brodjonegoro yang menjabat sebagai Menteri Riset dan Teknologi/Kepala BRIN.

Presiden Jokowi juga dikabarkan akan melantik Indriyanto Seno Adjie menjadi Dewan Pengawas KPK menggantikan Artidjo Alkostar yang meninggal beberapa waktu lalu.

Pelantikan dua menteri, satu kepala badan dan seorang dewan pengawas lembaga anti rusuah ini menjadi reshuffle jilid ke-2 yang dilakukan Jokowi pada periode kedua kepemimpinannya sebagai Presiden RI. Isu perombakan kabinet ini sendiri telah berhembus kencang di kalangan publik dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan pengamatan Brief.id, reshuffle kabinet yang dilakukan Jokowi selalu jatuh pada hari Rabu. Kabar yang beredar, Rabu pon yang merupakan tanggalan jawa, merupakan waktu favorit Jokowi untuk melakukan perombakan kabinet.

Pada saat Presiden Jokowi melakukan reshuffle Kabinet Indonesia Maju jilid 1, kepala negara melantik 6 menteri baru di Istana Negara, juga pada hari Rabu, tepatnya tanggal 23 Desember 2020.

Keenam menteri tersebut adalah, Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama, Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan, Tri Rismaharini sebagai Menteri Sosial, Mohammad Lutfi sebagai Menteri Perdagangan, Sakti Wahyu Trenggono sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan serta Sandiaga Salahuddin Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi kreatif.

News

Tingkatkan Daya Saing UMKM Melalui Kemitraan dengan Usaha-Usaha Besar

January 18, 2021

Jakarta – Kemitraan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan perusahaan-perusahaan besar merupakan suatu hal yang penting bagi peningkatan kelas UMKM. Oleh karena itu, kemitraan kedua pihak tersebut harus terus dikembangkan dengan prinsip saling menguntungkan hingga dapat berdaya saing di pasar global.

Presiden Joko Widodo, saat memberikan sambutan dalam acara Penandatanganan Kerja Sama Dalam Rangka Kemitraan Penanaman Modal Asing (PMA) dan Perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), menegaskan bahwa bentuk kemitraan tersebut diperlukan UMKM untuk tumbuh kompetitif dan turut berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan.

“Kemitraan UMKM dengan usaha besar ini sangat penting agar UMKM bisa masuk dalam rantai produksi global, meningkatkan peluang UMKM untuk naik kelas, dan meningkatkan kualitas usaha UMKM menjadi lebih kompetitif,” ujarnya secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Senin, 18 Januari 2021.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara meminta jajaran terkait untuk dapat menjamin agar kontrak kerja yang ditandatangani sejumlah pihak tersebut dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Langkah pertama yang dapat dilakukan ialah dengan memastikan kerja sama tersebut berlangsung secara berkelanjutan.

“Pertama, kontrak kerja antara UMKM dan usaha besar ini harus berlangsung secara berkelanjutan. Tidak hanya sekali, tapi terus-menerus. Kemudian terus meningkat nilainya serta meningkat pula luas cakupannya sehingga secara signifikan meningkatkan kelas dan daya saing UMKM kita di pasar global,” kata Presiden.

Kedua, melalui kerja sama tersebut, Presiden mengharapkan agar UMKM dapat terus belajar dan meningkatkan manajemen dan kualitas produknya sesuai dengan keinginan pasar untuk naik kelas.

“Terus meningkatkan kualitas produk, memperbaiki manajemen, memperbarui desain produk sesuai keinginan pasar, dan bisa memanfaatkan kerja sama kolaborasi dengan usaha-usaha besar ini agar bisa menaikkan kelasnya,” ucapnya.

Selain itu, yang ketiga, kemitraan ini tentu harus diperluas lebih lanjut dan dilembagakan hingga terbentuk pola relasi yang saling menguntungkan antara UMKM dengan perusahaan-perusahaan besar.

“Usaha besar tidak boleh hanya mementingkan dirinya sendiri. Tolong dilihat lingkungannya apabila ada UMKM, libatkan dalam kegiatan-kegiatan perusahaan. Pemerintah akan terus berupaya dan membangun ekosistem yang kondusif agar kolaborasi usaha besar dengan UMKM ini menguntungkan dua belah pihak dan terus berkembang,” tuturnya.

Terwujudnya bentuk kemitraan antara UMKM dengan perusahaan-perusahaan besar tersebut tentu menjadi kabar baik bagi upaya peningkatan kelas UMKM di Tanah Air, utamanya di tengah situasi pandemi saat ini. Oleh sebab itu, Presiden Joko Widodo menyampaikan apresiasinya atas kerja keras yang ditunjukkan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang mampu menerjemahkan arahan Presiden beberapa waktu lalu.

“Saya menghargai upaya BKPM yang berupaya keras melakukan percepatan proses investasi, mulai dari mempermudah perizinan dan memfasilitasi investor sebaik mungkin agar investasi dari dalam dan luar negeri bisa tumbuh pesat, membuka lapangan kerja, hingga berkontribusi besar untuk meningkatkan kelas UMKM Indonesia,” tandasnya.

Untuk diketahui, program kemitraan ini merupakan tindak lanjut BKPM terhadap sejumlah arahan Presiden Joko Widodo yang menginginkan adanya kolaborasi atau keterlibatan UMKM dengan usaha-usaha besar demi peningkatan kualitas UMKM dan pemerataan ekonomi. Dalam acara penandatanganan yang berlangsung di Ruang Nusantara, Gedung Suhartoyo, Kantor BKPM, sebanyak 56 perusahaan besar, baik perusahaan luar maupun dalam negeri, menandatangani komitmen kemitraan dengan 196 UMKM lokal yang tersebar di seluruh Indonesia dengan potensi nilai kontrak sebesar Rp1,5 triliun.