Rupiah Menguat Seiring Dolar AS dan Harga Minyak Dunia Turun

BRIEF.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah menguat seiring penurunan indeks dolar Amerika Serikat (AS) dan harga minyak dunia, pada perdagangan hari ini, Kamis (16/4/2026).

Berdasarkan data transaksi antarbank hari ini, kurs rupiah dibuka menguat tipis 0,01% atau 2 poin menjadi Rp17.141 per dolar AS dibandingkan level sebelumnya Rp17.143 per dolar AS.

Sementara di pasar spot nilai tukar rupiah juga dibvuka menguat di level Rp17.138 per dolar AS. Hingga pukul 10:30 WIB, penguatan rupiah terus berlanjut, dan terpantau berada di level Rp17.129 per dolar AS.

Penguatan rupiah dipengaruhi sentimen luar negeri, seiring penurunan indeks dolar AS dan harga minyak dunia, menyikapi rencana perundingan damai lanjutan AS-Iran untuk mengakhiri perang.

Indeks dolar AS pada perdagangan sesi pagi ini berada di level 98, begitu juga dengan harga minyak brent, yang menjadi acuan, terpangkas menjadi US$94,5 per barel.

Turunnya indeks dolar AS dan harga minyak dunia, menjadi angin segar bagi mata uang Asi, yang menguat terhadap dolar AS, antara lain Baht Thailand, Dolar Taiwan, Ringgit Malaysia, Yen Jepang, Peso Filipina, dan Won Korea Selatan. 

Meski demikian, penguatan rupiah tergolong tipis bahkan dinilai belum stabil, karena faktor dalam negeri, seiring kerentanan perekonomian dalam negeri, yang membebani membebani persepsi risiko investor.

Sejumlah lembaga investasi global memberikan penilaian memprihatinkan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Penilaian terbaru dari S&P Global Ratings menempatkan Indonesia jadi salah satu negara yang rentan dalam skenario konflik energi berkepanjangan. 

Hal itu, membuat investor mencermati kondisi fiskal Indonesia, terutama akibat kenaikan biaya subsidi energi, dan menipisnya investasi terutama dari penanaman modal asing (PMA).

Untuk perdagangan hari ini, nilai tukar rupiah diprediksi berpotensi menguat tipis di kisaran level Rp17.000 per dolar AS hingga Rp17.150 per dolar AS. (jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

S&P Global: Peringkat Kredit Indonesia Rentan Konflik Timur Tengah

BRIEF.ID - S&P Global Ratings menyatakan peringkat kredit global...

IHSG Anjlok ke Level 7.500 Imbas Penilaian Terbaru S&P Global dan MSCI

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

Harga Emas Antam Turun Tipis, Investor Wait and See Perundingan Damai AS-Iran

BRIEF.Id - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang...

Indonesia Daily Brief (April 16, 2026)

TOP NEWS Reuters — Foreign ministry said Indonesia is cautiously...