BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) bertahan di zona hijau seiring kabar perundingan damai Amerika Serikat (AS) dan Iran berjalan mulus.
Pada sesi I perdagangan hari ini, Jumat (17/4/2026), IHSG dibuka menguat 0,32% atau 24,43 poin ke level 7.645. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 0,15% atau 1,16 poin ke posisi 758,48.
Hingga akhir sesi I perdagangan saham hari ini, IHSG terpantau bertahan di zona hijau, ditutup menguat 0,20% atau 15,50 poin di level 7.636. Sepanjang 3 jam perdagangan yang berakhir pada pukul 12:00 waktu JATS, IHSG bergerak mixed, sempat menyentuh level tertinggi di 7.673, dan level terendah 7.613.
Data perdagangan BEI menunjukkan sebanyak 331 saham naik harga, 291 saham turun harga, dan 194 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga atau stagnan.
Adapun volume saham yang ditransaksikan mencapai 23,858 miliar lembar, dengan frekuensi sebanyak 1.388.165 kali, dan nilai transaksi sebesar Rp8,206 triliun.
Kabar positif mengenai perundingan damai AS-Iran yang berlangsung mulus di Islamabad, Pakistan, memberi angin segar bagi pelaku pasar untuk memborong saham-saham unggulan.
Presiden AS, Donald Trump, menyampaikan pihak Iran telah menyepakati sejumlah poin krusial dalam perundingan damai, antara lain pembukaan kembali Selat Hormuz, dan tidak melanjutkan proyek senyata nuklir.
Hal itu, memberi keyakinan bahwa konflikdi Timur Tengah akan segera berakhir, apalagi Israel dan Lebanon pun dikabarkan sepakat melakukan gencatan senjata.
Konflik Timur Tengah yang mulai mereda disikapi investor dengan mengoleksi kembali saham-saham unggulan, antara lain saham PT Astra International Tbk (ASII) yang terpantau menguat selama 3 hari terakhir. Pada perdagangan hari ini, ASII naik 3,23% atau Rp200 menjadi Rp6.400 per lembar.
Untuk perdagangan hari ini, IHSG diprediksi masih melanjutkan tren menguat, dengan bergerak di kisaran level support 7.600, dan level resistance 7.680. (jea)


