BRIEF.ID – PT Akasha Wira International Tbk (ADES) berencana memperluas lini usahanya dengan masuk ke industri kembang gula, khususnya melalui produksi dan pemasaran permen gummy (permen jeli).
Bagi investor, langkah ini sebagai upaya ADES untuk mengurangi ketergantungan pada bisnis air minum dan produk perawatan, sekaligus membuka sumber pertumbuhan pendapatan baru.
Apalagi diversifikasi dilakukan melalui rencana penambahan kegiatan usaha baru pada klasifikasi KBLI 10734 (Industri Kembang Gula) ke dalam anggaran dasar perseroan guna mendukung proses registrasi dan perizinan di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
ADES akan mengoptimalkan peluang pasar permen jeli nasional yang nilainya diperkirakan mencapai Rp 13,6 triliun hingga Rp 15,2 triliun pada tahun 2026. Dari total nilai tersebut, segmen permen jeli konvensional diperkirakan bernilai Rp 6,4 triliun hingga Rp 7,2 triliun, sedangkan segmen functional gummies diproyeksikan mencapai sekitar Rp 6,7 triliun.
Pertumbuhan pasar di sektor ini dinilai menjanjikan, di mana segmen permen konvensional biasa diperkirakan tumbuh dengan compound annual growth rate (CAGR) sebesar 4,5% hingga 5,2% per tahun.
Sementara itu, segmen functional gummies menjadi kategori dengan pertumbuhan tercepat dengan proyeksi CAGR mencapai 8.54% per tahun.
ADES telah menyiapkan investasi sebesar Rp 46 triliun yang dialokasikan untuk pengadaan fasilitas produksi, meliputi tanah, bangunan, dan mesin. Seluruh pendanaan investasi bersumber dari kas internal perusahaan dan mulai direalisasikan sepanjang tahun 2026 pada fasilitas yang telah diakuisisi di kawasan Cikande, Kabupaten Serang, Banten.
Perseroan menargetkan volume produksi awal sebesar 7,2 juta sachet pada tahun 2026, yang diproyeksikan meningkat menjadi 25,9 juta sachet pada 2027, hingga mencapai kapasitas produksi optimal sebesar 50 juta sachet per tahun.
Saat ini, saham ADES diperdagangkan pada PER 15,25x dan PBV sebesar 3,99x, lebih tinggi dari PER dan PBV rata rata subsektor Food & Beverage masing-masing sebesar 10,49x dan 1,37x. (nov)


