Saham Asia Menguat, Reli AI Dorong Bursa Jepang dan Korea

BRIEF.ID – Bursa saham Asia menguat pada perdagangan Rabu (5/8/2026), dipimpin oleh saham-saham teknologi dan semikonduktor setelah reli sektor kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) kembali menguat di Wall Street, New York, Amerika Serikat (AS). Sentimen positif didorong oleh meredanya harga minyak, penurunan imbal hasil (yield) obligasi AS, serta laporan keuangan emiten teknologi yang umumnya melampaui ekspektasi pasar.

Penguatan itu mengikuti reli di Wall Street pada perdagangan sebelumnya yang membawa indeks S&P 500 mencetak rekor penutupan baru. Saham-saham AI kembali menjadi motor penggerak pasar setelah investor merespons positif kinerja keuangan sejumlah perusahaan teknologi.

Saham Nvidia naik lebih dari 2% setelah Elon Musk, memuji prosesor AI buatan perusahaan tersebut yang digunakan untuk mendukung kebutuhan komputasi SpaceX. Pernyataan itu semakin memperkuat optimisme investor terhadap prospek industri AI.

Sentimen positif juga tercermin pada perdagangan berjangka. Kontrak berjangka (futures) Nasdaq 100 naik sekitar 0,3%, sementara S&P 500 Futures menguat 0,1%, mengindikasikan berlanjutnya optimisme di pasar global.

Meski demikian, tidak semua saham AI menikmati reli. Saham Advanced Micro Devices (AMD) merosot sekitar 9% setelah perusahaan memberikan proyeksi bisnis yang dinilai lebih lemah dari ekspektasi analis. Sementara itu, saham SpaceX turun sekitar 7,5% dalam perdagangan di luar jam bursa (extended trading) setelah laporan keuangan kuartalan perdananya sebagai perusahaan publik menunjukkan belanja modal untuk pengembangan AI lebih tinggi dari perkiraan.

Di kawasan Asia, reli dipimpin oleh saham-saham teknologi di Jepang dan Korea Selatan yang bangkit setelah mengalami aksi jual tajam pada pekan lalu.

Indeks Nikkei 225 Jepang melonjak sekitar 3%, sementara indeks TOPIX menguat hampir 3%. Penguatan dipimpin oleh saham perusahaan teknologi dan komponen elektronik, dengan Murata Manufacturing melonjak lebih dari 8%, LARGAN Precision naik lebih dari 7%, Kioxia menguat hampir 5%, dan TDK Corp bertambah hampir 4%.

Di Korea Selatan, indeks KOSPI juga menguat lebih dari 3%, melanjutkan pemulihan setelah tekanan jual pada awal pekan. Saham produsen chip memimpin kenaikan, dengan SK Hynix melonjak lebih dari 6% dan Samsung Electronics naik hampir 4%.

Analis menilai kembalinya minat terhadap saham-saham AI menunjukkan optimisme investor terhadap prospek pertumbuhan sektor teknologi masih kuat. Namun, pasar tetap akan mencermati laporan keuangan emiten teknologi lainnya serta arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed) yang diperkirakan masih menjadi faktor utama pergerakan pasar global dalam beberapa pekan mendatang. (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal, Ada Pihak Paling Diuntungkan

BRIEF.ID – Berbagai kalangan menilai bahwa ada pihak yang...

Golkar Bantah Bahlil Lahadalia Terseret Isu Penyadapan Presiden Prabowo

BRIEF.ID – Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dikabarkan...

Mungkinkah Rekaman Percakapan Dibuka ke Publik?

BRIEF.ID – Polemik dugaan penyadapan ilegal yang menyeret sejumlah...

Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Dubes Negara Sahabat

BRIEF.ID – Presiden Prabowo Subianto secara berturut-turut menerima 11...