BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia melesat di zona hijau pada Rabu (5/8/2026), seiring rilis pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,29% apda kuartal II 2026.
Pada akhir sesi I perdagangan saham hari ini, IHSG terpantau melesat 0,69% atau 43,39 poin ke level 6.363. Sebelumnya di awal perdagangan, IHSG dibuka menguat 0,30% atau 18,98 poin ke posisi 6.338.
Sepanjang sesi I perdagangan yang berkahir pada pukul 12:00 waktu JATS, IHSG terpantau bergerak di zona hijau, dengan menyentuh level tertinggi di 6.367, dan level terendah di 6.316.
Data perdagangan BEI menunjukkan sebanyak 436 saham naik harga, 179 saham turun harga, dan 172 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga atau stagnan.
Volume saham yang ditransaksikan sepanjang sesi I perdagangan mencapai 20,660 miliar lembar, dengan frekuensi transaksi sebanyak 1.351.818 kali, dan nilai transaksi sebesar Rp7,880 triliun.
Penguatan IHSG hari ini, ditopang sentimen positif dari dalam dan luar negeri. Konflik Timur Tengah yang kian mereda dan rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia membuat perdagangan saham kembali bergairah.
Dari luar negeri, Amerika Serikat (AS) dan Iran dilaporkan mencapai kesepakatan perdamaian sementara untuk membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz.
Kabar tersebut, membuat harga minyak dunia jenis Brent jatuh ke bawah level US$80 per barel, dan indeks dolar AS terpuruk ke bawah level 100.
Sementara dari dalam negeri, sentimen positif datang dari data pertumbuhan ekonomi Indonesia, yang diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini.
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS), M. Edy Mahmud, mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku tercatat sebesar Rp6.552,1 triliun, dan atas dasar harga konstan Rp3.576,2 triliun.
“Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2026 secara tahunan dibanding kuartal II 2025 tumbuh sebesar 5,29%. Kinerja ini ditopang oleh aktivitas ekonomi domestik,” kata Edy dalam Konferensi Pers, Rabu (5/8/2026).
Selain itu, rilis laporan keuangan kuartal II 2026 emiten (perusahaan tercatat) di BEI, yang masih positif di tengah ketidakpastian global, juga menjadi sentimen positif yang mendongkrak IHSG.
Dengan demikian, pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan masih berada di zona hijau, dengan kisaran level support 6.300 hingga level resistance 6.400. (Jea)


