Tekanan Jual Berlanjut, IHSG Terkoreksi 1,28%

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (29/6/2026) ditutup melemah 75,34 poin atau 1,28% ke level 5.820,79.

Pelemahan terjadi akibat berlanjutnya tekanan jual di tengah sikap wait and see investor menjelang rilis data ekonomi di dalam negeri.

Pada penutupan, tercatat volume perdagangan mencapai 143,1 juta lot saham, dengan nilai transaksi sebesar Rp 80,81 triliun.

Saham-saham top gainers LQ45 adalah UNVR, BBTN, SMGR, ADRO, EMTK, CUAN, dan JPFA. Sebaliknya, saham-saham  top losers LQ45 terdiri atas ESSA, PGAS, BRPT, BBCA, EXCL, TLKM, dan AMRT.

Sektor properti naik 0,71% yang didukung saham-saham MTLA, BSDE, dan DILD. Sedangkan sektor infrastruktur adalah yang paling terpuruk setelah terkoreksi 1,58%. Saham-saham penekan sektor itu di antaranya ISAT, TLKM, JSMR, EXCL, dan PGAS.

Dari sisi teknikal, IHSG kembali bergerak di bawah MA5 dan MA20 mencerminkan tren jangka pendek yang masih lemah. Sementara itu, MACD menunjukkan histogram positif yang terus menyempit dan Stochastic RSI bergerak turun dari area overbought.

Minimnya katalis positif  jangka pendek dan tingginya kehati-hatian investor menjelang rilis data makro domestik, Diperkirakan IHSG akan bergerak sideways dalam rentang 5.700–5.800, pada perdagangan Selasa (30/6/2026). (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Pemerintah Perpanjang Penempatan Dana Rp281 Triliun di Bank BUMN hingga Akhir 2026

BRIEF.ID - Pemerintah memutuskan kembali menempatkan dana sebesar Rp281...

Harga Gas Industri Turun Jadi US$13 per MMBTU, Bahlil: Demi Jaga Daya Saing dan Lapangan Kerja

BRIEF.ID - Pemerintah resmi memangkas harga gas alam cair...

Wagub Rano Karno: Pajak Daerah Penopang Utama PAD Jakarta

BRIEF.ID - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyatakan...

IHSG Hari Ini Ditutup Terkoreksi 1,28%, BBCA dan TLKM Jadi Pemberat

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...