Rupiah Ditutup Menguat di Bawah Rp17.850 per Dolar AS, Ini Pemicunya

BRIEF.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah hari ini ditutup menguat di bawah level Rp17.850 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan awal pekan, Senin (29/6/2026).

Data transaksi antarbank di Jakarta atau Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menunjukkan kurs rupiah ditutup menguat 0,40% atau 73 poin menjadi Rp17.849 per dolar AS dibandingkan level Rp17.922 per dolar AS pada penutupan akhir pekan lalu.

Sementara nilai tukar rupiah di pasar spot hari ini ditutup menguat 0,39% atau 68 poin ke level Rp17.848 per dolar AS dibandingkan posisi Rp17.916 per dolar AS pada penutupan akhir pekan lalu.

Sejumlah mata uang asia lainnya juga ditutup menguat terhadap dolar AS, seperti Ringgit Malaysia, Baht Thailand, Peso Filipina, Yuan Tiongkok, Dolar Taiwan, Dolar Singapura, dan Rupee India.

Penguatan rupiah hari ini dipicu pelemahan harga minyak dunia jenis Brent yang turun ke level US$72 per barel. Pelaku pasar menilai harga minyak dunia mulai jinak, seiring pasokan dari Timur Tengah yang kembali lancar setelah Selat Hormuz kembali dibuka.

Selain itu, penguatan rupiah ditopang arus modal masuk (capital inflow) yang terlihat dari lonjakan permintaan di Pasar Surat Utang Negara (SUN).

Aksi beli dilancarkan investor, sehingga imbal hasil atau yield SUN di berbagai tenor mengalami penurunan. Yield SUN tenor 5 tahun turun 5,2 basis poin (Bps) menjadi 7,08%, tenor 6 tahun turun 2,4 Bps menjadi 7,17%, tenor 8 tahun turun 2,4% ke 7,22%, dan tenor 16 tahun turun 4,6 Bps ke 7,3%.

Meski demikian, nilai tukar rupiah pada pekan ini diperkirakan rawan koreksi seiring data ekonomi dari dalam dan luar negeri yang akan dirilis. Lonjakan inflasi diperkirakan masih terjadi, seiring dampak konflik Timur Tengah, yang antara lain menyebabkan lonjakan harga minyak. (jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

IHSG Hari Ini Ditutup Terkoreksi 1,28%, BBCA dan TLKM Jadi Pemberat

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

Tekanan Jual Berlanjut, IHSG Terkoreksi 1,28%

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan...

Dana Milik Iran US$ 6 Miliar di Qatar Segera Dicairkan

BRIEF.ID – Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan bahwa dana...

DPR Kritik Anggaran Nol untuk Pengawasan Kementerian PU, Khawatir Temuan BPK Meningkat

BRIEF.ID - Komisi V DPR menyoroti besarnya backlog anggaran...