Dana Milik Iran US$ 6 Miliar di Qatar Segera Dicairkan

BRIEF.ID – Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan bahwa dana milik Iran sebesar US$ 6 miliar yang selama ini dibekukan di bank-bank di Qatar akan segera dicairkan, meskipun perundingan damai dengan Amerika Serikat (AS) masih menghadapi berbagai tantangan.

Dana tersebut berasal dari hasil penjualan minyak Iran yang  dibekukan akibat sanksi AS. Dana itu dipindahkan dari Korea Selatan ke Qatar pada tahun 2023 sebagai bagian dari kesepakatan pertukaran tahanan, tetapi akses Iran kemudian kembali dibatasi.

Pernyataan Masoud Pezeshkian tentang dana tersebut tampaknya bertujuan untuk meyakinkan publik Iran tentang kesepakatan sementara, terutama karena cengkeraman Iran atas Selat Hormuz, telah ditantang oleh upaya untuk membuka perairan teritorial Oman bagi lalu lintas masuk dan keluar dari Teluk Persia.

Serangan dan ancaman Iran menghentikan kapal kargo dan tanker untuk melewati selat tersebut, di mana sekitar seperlima dari seluruh minyak dan gas alam yang diperdagangkan melewatinya di masa damai, menciptakan krisis energi global.

Situasi keamanan di kawasan tetap tegang. Serangan terhadap kapal-kapal di sekitar Selat Hormuz dan meningkatnya ketegangan militer menimbulkan keraguan mengenai kelangsungan proses negosiasi.

Sejumlah mediator, termasuk Pakistan dan Qatar, masih berupaya melanjutkan dialog.

Namun hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah AS maupun Qatar bahwa dana tersebut benar-benar telah dicairkan. Pernyataan mengenai pelepasan dana, terutama berasal dari pihak Iran, sementara rincian mekanisme dan waktu pencairannya masih belum diumumkan secara resmi. (Associated Press/nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

IHSG Hari Ini Ditutup Terkoreksi 1,28%, BBCA dan TLKM Jadi Pemberat

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

Tekanan Jual Berlanjut, IHSG Terkoreksi 1,28%

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan...

Rupiah Ditutup Menguat di Bawah Rp17.850 per Dolar AS, Ini Pemicunya

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah hari ini ditutup...

DPR Kritik Anggaran Nol untuk Pengawasan Kementerian PU, Khawatir Temuan BPK Meningkat

BRIEF.ID - Komisi V DPR menyoroti besarnya backlog anggaran...