Rupiah Menguat Seiring Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo

BRIEF.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS menguat seiring penyampaian Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto, di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Berdasarkan data transaksi antarbank di Jakarta atau Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, kurs rupiah dibuka menguat 0,02% atau 4 poin menjadi Rp17.873 per dolar AS dibandingkan level sebelumnya Rp17.877 per dolar AS pada pukul 09:00 WIB.

Hingga pukul 11:30 WIB, nilai tukar rupiah terpantau berada di level Rp17.840 per dolar AS, menguat 0,20% atau 37 poin dibandingkan Rp17.877 per dolar AS pada penutupan perdagangan Kamis (13/8/2026).

Presiden Prabowo menyampaikan pidato kenegaraan pada pukul 08.30 WIB di Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI. Selanjutnya, pada pukul 14.30 WIB, presiden akan menyampaikan keterangan pemerintah atas Rancangan Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2027 beserta Nota Keuangan.

Dalam pidato tersebut, Presiden Prabowo menekankan pertumbuhan ekonomi harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Selain itu, investasi harus berdampak langsung terhadap penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kualitas hidup.

Prabowo juga menegaskan Indonesia harus memperkuat kemandirian untuk menghadapi ketidakpastian global akibat konflik Timur Tengah, perang Rusia-Ukraina, dan perang dagang, yang telah mengganggu rantai pasok.

Investor menanggapi positif pidato kenegaraan yang disampaikan Presiden Prabowo dengan membacakan teks, karena dinilai lebih terarah pada isu-isu krusial.

Selain itu, penguatan rupiah juga ditopang sentimen positif dari data Producer Price Index (PPI) Amerika Serikat yang lebih rendah dari perkiraan.

PPI AS meningkat secara bulanan atau month-to-month (mtm) menjadi 0,0% pada Juli 2026 dari -0,1% pada bulan sebelumnya. Sedangkan secara tahunan atau year-on-year (yoy), PPI AS pada Juli 2026 turun menjadi 4,7% dari 5,5% pada periode sama tahun lalu. 

Data PPI AS yang lebih rendah dari perkiraan mengindikasikan bahwa tekanan inflasi yang berasal dari komponen energi terus mereda, sehingga menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga pada pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) berikutnya.

Untuk pergerakan rupiah hari ini, investor akan fokus pada RAPBN 2027 beserta Nota Keuangan, yang akan disampaikan Presiden Prabowo Subianto siang ini.

Terkait dengan itu, nilai tukar rupiah diprediksi bergerak menguat terbatas di kisaran level Rp17.825 per dolar AS hingga Rp17.950 per dolar AS. (Jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Tahun 2026, Dividen BUMN Diproyeksikan Tembus Rp 200 Triliun

BRIEF.ID – Presiden Prabowo Subianto menyatakan dividen Badan Usaha...

IHSG Berbalik Menguat, Investor Respons Positif Pidato Kenegaraan Prabowo

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

Akhir Tahun 2026, Pemerintah Targetkan Hanya Mengoperasikan 300 BUMN  

BRIEF.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Badan Usaha...

Cek Kesehatan Gratis Jangkau 108 Juta Orang, Prabowo: Negara Harus Cegah Rakyat Sakit Berat

BRIEF.ID - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya peran negara...