Prabowo Targetkan 30.000 Koperasi Desa Beroperasi Optimal pada Akhir 2026

BRIEF.ID – Presiden Prabowo Subianto menargetkan sebanyak 30.000 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih beroperasi secara optimal pada akhir 2026.

Pemerintah menjadikan koperasi tersebut sebagai salah satu instrumen untuk memperkuat ekonomi rakyat sekaligus meningkatkan daya tawar masyarakat di tingkat desa.

Prabowo mengatakan kekuatan ekonomi Indonesia justru berada di desa, terutama pada sektor-sektor ekonomi yang digerakkan masyarakat secara langsung, mulai dari sektor pertanian, perikanan, perdagangan hingga usaha yang dibangun generasi muda.

“Kekuatan ekonomi Indonesia berada di desa: pada petani, nelayan, pedagang, perajin, perempuan kepala keluarga, dan anak muda yang membangun usaha di kampung halaman,” tutur Prabowo dalam Pidato Kenegaraan di Sidang Tahunan MPR 2026, Jumat (14/8).

Menurut Prabowo, pembangunan ekonomi desa juga harus ditopang konektivitas yang memadai. Pemerintah mencatat hampir 2.000 jembatan desa telah diselesaikan sepanjang tahun ini, dengan target mencapai 5.000 jembatan hingga akhir 2026.

Prabowo juga menegaskan pembangunan infrastruktur desa tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menyangkut akses dasar masyarakat, termasuk pendidikan.

“Tidak boleh lagi ada anak-anak harus bertaruh nyawa menyeberang sungai untuk ke sekolah karena tidak ada jembatan,” kata Prabowo.

Di sisi lain, pemerintah terus mendorong operasional Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih sebagai pusat layanan ekonomi masyarakat. Hingga saat ini, sebanyak 10.000 koperasi telah beroperasi, meski baru 3.300 di antaranya yang dinilai telah beroperasi secara optimal.

“Per hari ini, 10.000 Koperasi telah operasional. Dari 10.000, 3.300 Koperasi telah operasional optimal. Sisanya sedang masa penyesuaian,” ujar Prabowo.

Dia juga menjelaskan, koperasi yang masuk kategori operasional optimal tidak sekadar telah berdiri atau memiliki aktivitas usaha. Koperasi tersebut harus memiliki fasilitas dan sistem yang mampu mendukung kegiatan ekonomi masyarakat secara lebih modern.

“Operasional optimal artinya ruang berpendingin sudah berjalan. Stok sudah bisa dimonitor oleh sistem digital terpusat. Koperasi sudah bisa menjadi offtaker atau pembeli hasil pertanian dan perikanan setempat,” tuturnya.

Prabowo berharap koperasi dapat menjadi penghubung antara produksi masyarakat desa dengan pasar, sehingga petani dan nelayan tidak lagi sepenuhnya bergantung pada jalur penjualan individual, sementara desa memiliki posisi tawar yang lebih kuat dalam rantai ekonomi.

“Target kita, 30.000 Koperasi operasional optimal pada akhir 2026,” kata Prabowo.

Selain itu, Prabowo menekankan koperasi dibangun bukan sekadar sebagai lembaga ekonomi di tingkat desa, melainkan sebagai alat untuk memperkuat posisi masyarakat dalam aktivitas perdagangan.

“Koperasi adalah alat agar petani tidak berjalan sendiri, nelayan tidak menjual sendiri, dan desa memiliki daya tawar,” ujarnya

Selain penguatan ekonomi desa, Prabowo mengatakan pemerintah juga mendorong pengembangan ekonomi hijau melalui sistem perdagangan dan pencatatan nilai ekonomi karbon. Prabowo mengatakan sistem Registri Unit Karbon dan bursa nilai ekonomi karbon telah berjalan dengan mengadopsi standar karbon dunia.

Menurut Prabowo upaya menjaga hutan, mengurangi emisi, dan mengembangkan teknologi bersih harus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Indonesia.

“Hutan yang kita jaga, emisi yang kita kurangi, dan teknologi bersih yang kita bangun harus menciptakan nilai bagi rakyat Indonesia,” tutur Prabowo. (ayb)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Tahun 2026, Dividen BUMN Diproyeksikan Tembus Rp 200 Triliun

BRIEF.ID – Presiden Prabowo Subianto menyatakan dividen Badan Usaha...

IHSG Berbalik Menguat, Investor Respons Positif Pidato Kenegaraan Prabowo

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

Akhir Tahun 2026, Pemerintah Targetkan Hanya Mengoperasikan 300 BUMN  

BRIEF.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Badan Usaha...

Cek Kesehatan Gratis Jangkau 108 Juta Orang, Prabowo: Negara Harus Cegah Rakyat Sakit Berat

BRIEF.ID - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya peran negara...