BRIEF.ID – Pendaki gunung asal Nepal, Nirmal Purja, yang dikenal luas setelah mencatat rekor pendakian tercepat ke 14 gunung tertinggi di dunia, meninggal dunia dalam longsoran salju saat menjalani ekspedisi di Broad Peak, Pakistan.
Kabar duka itu dikonfirmasi oleh perusahaan penyelenggara ekspedisinya, Elite Exped, pada Sabtu (1/8/2026).
“Dengan kesedihan mendalam dan duka cita yang luar biasa, kami mengonfirmasi bahwa Nirmal ‘Nimsdai’ Purja secara tragis kehilangan nyawanya setelah longsoran salju di Broad Peak,” demikian pernyataan Elite Exped melalui akun Instagram resminya dikutip dari Reuters.com, Minggu (2/8/2026).
Purja berada di Broad Peak, gunung setinggi 8.051 meter di kawasan Pegunungan Karakoram, Pakistan, ketika longsoran salju terjadi. Hingga kini, otoritas setempat masih melakukan penyelidikan terkait insiden itu.
Purja merupakan salah satu pendaki gunung paling berpengaruh di dunia. Mantan prajurit Pasukan Khusus Gurkha dan Special Boat Service (SBS) Inggris itu mencetak sejarah pada 2019 melalui proyek Project Possible, dengan menaklukkan seluruh 14 gunung berketinggian di atas 8.000 meter hanya dalam waktu sekitar tujuh bulan. Ia berhasil memecahkan rekor dunia yang sebelumnya membutuhkan waktu bertahun-tahun.
Prestasinya kemudian diangkat dalam film dokumenter 14 Peaks: Nothing Is Impossible, yang memperkenalkan kisahnya kepada khalayak internasional.
Kematian Purja menjadi kehilangan besar bagi komunitas pendaki gunung dunia. Ia dikenang sebagai sosok yang mendorong batas kemampuan manusia sekaligus mempromosikan pendakian Himalaya kepada dunia. (nov)


