BRIEF.ID – Badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO), Sabtu (1/8/2026) melaporkan dua insiden keamanan yang melibatkan kapal tanker di sekitar Selat Hormuz dan mengimbau seluruh kapal yang beroperasi di kawasan itu untuk meningkatkan kewaspadaan.
Dalam pernyataan resminya, UKMTO mengatakan sebuah kapal tanker yang berlayar di timur laut lepas pantai Lima, Oman, melaporkan telah “terkena proyektil yang tidak dikenal.” Insiden tersebut menyebabkan kerusakan pada ruang mesin kapal, namun tidak ada laporan korban luka.
Sekitar tiga jam kemudian, UKMTO menerima laporan insiden kedua di timur laut Khasab, Oman.
“Kapten sebuah kapal tanker melaporkan melihat percikan besar dan ledakan di dekat kapal,” kata UKMTO dalam peringatannya. Hingga laporan itu diterbitkan, tidak ada kerusakan pada kapal yang dilaporkan.
UKMTO menyatakan pihak berwenang sedang menyelidiki kedua insiden itu. Badan itu juga meminta seluruh kapal di wilayah tersebut untuk tetap waspada dan segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan.
Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran energi paling strategis di dunia.
Selat yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan Laut Arab itu menjadi lintasan utama pengiriman minyak dan gas dunia, sehingga setiap gangguan keamanan di kawasan tersebut berpotensi memengaruhi perdagangan energi global.
Hingga kini belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas kedua insiden tersebut. (Euronews.com/nov)


