Krakatau dan Karimata Bangkitkan Nostalgia Musik Jazz Indonesia di Konser JGTC Special

BRIEF.ID – Dua band legendaris jazz Indonesia, Krakatau dan Karimata, tampil memukau di Konser Jazz Goes To Campus (JGTC) Special – The City Series Vol. 2, yang digelar di Teater Besar Taman Ismail Marzuki, Jumat (31/7/2026).

Kolaborasi apik, sekaligus reuni akbar dua band yang berkirah di era 80-an atau eighties ini, mampu membangkitkan nostalgia pencinta musik Jazz Indonesia.

Konser JGTC Special merupakan inisiatif yang dihadirkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, melalui Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Bang Doel.

Edisi spesial JGTC ini, menjadi bagian dari perjalanan menuju dua momentum penting pada tahun depan, yaitu 50 tahun Jazz Goes To Campus dan 500 tahun Kota Jakarta.

Melalui Konser JGTC Special, Pemprov DKI tidak hanya menghadirkan pertunjukan musik berkualitas, tetapi juga menghidupkan ejarah, dan nostalgia musik Jazz Indonesia.

Terbukti, penampilan Krakatau dan Karimata mampu membangkitkan kembali nostalgia, sekaligus gairah & energi para musisi sekaligus pencita musik jazz Indonesia.

Selama dua jam, Krakatau dan Karimata tampil energik membawakan kembali karya-karya musik mereka, yang mengobati rasa kangen, sekaligus membangkitkan nostalgia para pencinta jazz.

Selain menghadirkan para maestro jazz Indonesia seperti, Chandra Darusman, Dwiki Dharmawan, Indra Lesmana, dan Gilang Ramadan, Konser JGTC Special The City Series Vol. 2, juga menampilkan musisi muda Jazz generasi ke-2, antara lain Barry Likumahua.

Tak hanya itu, penampilan vokalis Krakatau, Tri Utami, dengan suara khas, dan keceriannya, sambil turun panggung dan menyapa penonton, saat membawakan lagu “Kau Datang” mampu menghibur penikmat musik Jazz dari lintas generasi.

Konser ini juga semakin memuaskan dahaga pencita musik Jazz tanah air, dengan penampilan Ricky Basuki, Lydia Nursaid, dan Harvey Malaihollo sebagai bintang tamu.

Meskipun Krakatau dan Karimata berkiprah di musik Jazz Indonesia pada era 80-an, karya-karya mereka ternyata mampu melintazi zaman dan dinikmati kaum milenial bahkan Gen Z.

Kolaborasi langka kedua band Jazz besar ini, tak hanya menghadirkan nostalgia, tetapi juga mengajak penonton yang hadir melihat kembali perjalanan musik jazz Indonesia, yang juga mengadopsi kekayaan budaya dalam negeri.

Konser semakin menghibur dan memacu adrenalin, karena penonton pun disuguhkan battle performance, pertukaran lagu, hingga kolaborasi lintas personel.

Apalagi Indra Bekti dan Shinta Juju, yang  dipercaya menjadi pemandu acara atau MC, juga mampu menghiduopkan suasana menjadi ceria,  hangat dan penuh nostalgia.

Tak dapat dipungkiri, penampilan Krakatau dan Karimata di Konser Jazz Goes To Campus (JGTC) Special – The City Series Vol. 2,  membuktikan bahwa musik bukan sekadar hiburan, tetapi juga ruang untuk merawat sejarah, mempertemukan lintas generasi, dan menghidupkan warisan budaya. (Jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Harga Bitcoin US$ 63.000, Ketidakpastian Regulasi Bayangi Pasar Kripto

JAKARTA – Harga Bitcoin bertahan di kisaran US$63.000 pada...

Rumah Sakit di Madrid Ciptakan Prostesis Tulang Metamaterial, Cegah Amputasi Kaki

BRIEF.ID – Rumah Sakit Gregorio Marañón di Madrid, Spanyol,...

Jimin BTS Tempati Posisi Teratas Peringkat Reputasi Merek Anggota Boy Group Agustus 2026

BRIEF.ID – Korean Business Research Institute kembali merilis peringkat...

Gempa M 6,4 Guncang Simalungun, Dirasakan hingga Medan

BRIEF.ID – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,4 mengguncang...