Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Tunda Pungutan Pajak Melalui Marketplace  

BRIEF.ID – Pemerintah memutuskan menunda implementasi pemungutan Pajak Penghasilan (PPh) untuk pedagang di platform marketplace,  yang semula dijadwalkan mulai berlaku pada Agustus 2026. Kebijakan itu ditunda sebagai bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan keputusan itu diambil setelah pemerintah mempertimbangkan kondisi perekonomian nasional yang masih memerlukan dukungan agar konsumsi rumah tangga tetap terjaga.

“Kita tunda sampai daya beli masyarakat membaik,” kata Menkeu dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Menurut Menkeu, pemerintah tetap berkomitmen meningkatkan kepatuhan perpajakan di sektor ekonomi digital. Namun, waktu implementasi kebijakan perlu disesuaikan agar tidak memberikan tekanan tambahan terhadap konsumsi masyarakat maupun aktivitas pelaku usaha, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sebelumnya, pemerintah berencana memberlakukan mekanisme pemungutan PPh melalui platform marketplace mulai Agustus 2026. Kebijakan itu bukan merupakan pengenaan jenis pajak baru, melainkan perubahan mekanisme pemungutan pajak dari pedagang yang bertransaksi di platform digital.

Keputusan penundaan tersebut disambut positif oleh pelaku pasar. Langkah pemerintah dinilai dapat membantu menjaga aktivitas perdagangan digital dan konsumsi rumah tangga, yang menjadi kontributor terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Badan Pusat Statistik (BPS)  melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Kuartal II-2026 sebesar 5,29% secara tahunan (year-on-year/YoY), melambat dibandingkan 5,61% pada Kuartal sebelumnya.

Realisasi tersebut masih lebih tinggi dari perkiraan pasar sebesar 5,1%. Pemerintah berharap berbagai stimulus, termasuk penundaan kebijakan pajak marketplace, dapat membantu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi pada Semester II-2026. (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

BMKG Peringatkan Ancaman Kekeringan dan Karhutla

BRIEF.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan...

Kuartal II-2026, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Melambat Jadi 5,29%  

BRIEF.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi...

Harga Minyak Bergerak Fluktuatif, Pasar Menanti Pembukaan Selat Hormuz

BRIEF.ID – Harga minyak dunia bergerak fluktuatif pada perdagangan...

Wall Street Ditutup Variatif, Investor Cermati Prospek Kesepakatan Damai AS-Iran

BRIEF.ID – Bursa saham Wall Street di New York,...