BRIEF.ID – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melesat Rp50.000 pada perdagangan Kamis (6/8/2026), dipicu kabar Selat Hormuz segera dibuka.
Seperti dilansir laman Logam Mulia hari ini, harga emas Antam dibuka melesat Rp50.000 menjadi Rp2.679.000 per gram dari level sebelumnya Rp2.629.000 per gram.
Sementara harga pembelian kembali (buyback) emas batangan Antam meroket Rp90.000 menjadi Rp2.490.000 per gram dari posisi sebelumnya Rp2.400.000 per gram.
Sebelumnya pada perdagangan kemarin, Rabu (5/8/2026), harga emas Antam yang awalnya dibuka melemah Rp4.000 di level Rp2.599.000 per gram, berbalik arah dan ditutup menguat Rp30.000 menjadi Rp2.629.000 per gram.
Hal serupa juga terjadi pada harga buyback emas batangan Antam, yang pada perdagangan kemarin dibuka turun Rp4.000 menjadi Rp2.370.000 per gram, namun akhirnya ditutup naik Rp30.000 menjadi Rp2.400.000 per gram.
Lonjakan harga emas Antam mengikuti pergerakan harga emas dunia, yang ditutup menguat 4,87% ke level US$4.276,3 per troy ounce, pada perdagangan Rabu (5/8/2026).
Kabar mengenai pelayaran di Selat Hormuz, yang telah dicapai Iran dan Oman, menjadi angin segar bagi pasar keuangan global. Apalagi Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menyatakan kesepakatan perdamaian sementara dengan Iran akan rampung hari ini, sehingga Selat Hormuz dapat segera dibuka.
Hal itu, mendorong keyakinan bahwa konflik Timur Tengah yang telah berlangsung sejak 28 Februari 2026, akan berakhir damai. Alhasil, harga minyak dunia pun turun drastis.
Seperti dilansir Reuters, harga minyak dunia jenis Brent yang menjadi acuan global diperdagangkan di kisaran US$79 per barel pada sesi pagi ini. Sedangkan harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) berada di level US$75 per barel.
Selain itu, sentimen positif yang mendorong lonjakan harga emas juga datang dari rilis data ketenagakerjaan AS per Juli 2026, yang menjadi rekor terendah dalam 6 bulan terakhir.
Automatic Data Processing (ADP) melaporkan sektor swasta AS menciptakan 44.000 lapangan kerja sepanjang Juli 2026. Hal ini memicu spekulasi Bank Sentral AS atau Federal Reserve akan cenderung menahan kenaikan suku bunga acuan, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Emas adalah aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset), sehingga berinvestasi di emas menjadi kurang menguntungkan saat suku bunga tinggi.
Bagi kamu yang ingin berinvestasi di emas batangan atau logam mulia, ada beberapa ketentuan terkait pajak yang perlu kamu ketahui.
Pertama, setiap pembelian emas batangan atau logam mulia disertai dengan bukti potong PPh 22. Untuk transaksi harga jual emas batangan dikenakan potongan pajak, sesuai PMK No. 34/PMK.10/2017.
Kedua, potongan pajak harga beli emas sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% untuk NPWP dan 0,9% untuk non-NPWP.
Ketiga, penjualan kembali emas Antam dengan nominal lebih dari Rp 10.000.000, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5% bagi pemegang NPWP dan 3% untuk non NPWP. PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.
Berikut rincian harga pecahan emas batangan Antam, yang tercatat di laman Logam Mulia, pada Kamis (6/8/2026):
– Harga emas 0,5 gram: Rp1.389.000.
- Harga emas 1 gram: Rp2.679.000.
- Harga emas 2 gram: Rp5.298.000.
- Harga emas 3 gram: Rp7.922.000.
- Harga emas 5 gram: Rp13.170.000.
- Harga emas 10 gram: Rp26.285.000.
- Harga emas 25 gram: Rp65.587.000.
- Harga emas 50 gram: Rp131.095.000.
- Harga emas 100 gram: Rp262.112.000.
- Harga emas 250 gram: Rp655.015.000.
- Harga emas 500 gram: Rp1.309.820.000.
- Harga emas 1.000 gram: Rp2.619.600.000. (Jea)


