IHSG Melesat ke Level 5.500 Ditopang Saham-Saham BUMN

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) melesat ke level 5.500 ditopang oleh aksi borong saham-saham Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Selasa (9/6/2026).

Pada awal sesi I perdagangan saham hari ini, IHSG dibuka menguat tipis 0,05% atau 2,55 poin ke level 5.344. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 0,23% atau 1,22 poin ke posisi 528,30.

Hingga akhir sesi I perdagangan saham hari ini, IHSG ditutup menguat 4,82% atau 257,60 poin ke level 5.599. Selama 3 jam perdagangan berlangsung, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 5.627, dan level terendah di 5.318.

Data perdagangan BEI menunjukkan sebanyak 603 saham naik harga, 118 saham turun harga, dan 92 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga atau stagnan.

Adapaun volume saham yang ditransaksikan terpantau mencapai 24,711 miliar lembar, dengan frekuensi transaksi sebanyak 1.479.785 kali, dan nilai transaksi sebesar Rp13,791 triliun.

Turunnya harga minyak dunia menjadi sentimen positif, yang menopang rebound IHSG. Pada sesi pagi perdagangan hari ini, harga  minyak dunia jenis Brent turun sebesar 0,2% ke level US$93,75 per barel.

Selain itu, sentimen positif juga datang dari dalam negeri, seiring kebijakan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), yang kembali menggelar lelang SUN dengan target indikatif Rp36 triliun.

Hal ini, mendorong penguatan IHSG, seiring aksi borong yang dilakukan investor terhadap saham-saham unggulan dan berkapitalisasi besar, terutama saham-saham BUMN.

Saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) yang pada perdagangan kemarin terkoreksi hingga 11%, berbalik menguat 8,94% atau Rp210 menjadi Rp2.560 per lembar pada penutupan sesi I perdagangan hari ini.

Selain itu, penguatan IHSG juga ditopang kenaikan harga saham bank-bank BUMN atau Himpunan Bank-Bank Milik Negara (Himbara) di kisaran 6% hingga 8%.

Harga saham 3 bank BUMN berkapitalisasi besar, yakni PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) melonjak signifikan.

Harga BMRI tercatat menguat 6,47% atau Rp240 menjadi Rp3.950 per lembar, BBNI melesat 8,31% atau Rp250 menjadi Rp3.260 per lembar, dan BBRI naik 6,56% atau Rp170 menjadi Rp2.760 per lembar.

Sementara saham BUMN di sektor konstruksi juga melonjak tajam, antara lain PT Semen Gresik Tbk (SMGR), yang naik 8,08% atau Rp120 menjadi Rp1.605 per lembar.

Saham berkapitalisasi besar atau big caps lainnya yang juga melesat dan menopang penguatan IHSG, yaitu PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Harga ASII terpantau melonjak sebesar 5,73% atau Rp250 menjadi Rp4.610 per lembar, dan BBCA melonjak 4,12% atau Rp200 menjadi Rp5.050 per lembar.

Untuk perdagangan hari ini, IHSG diprediksi terus menguat dan bergerak di kisaran level support 5.300 hingga level resistance 5.600. (jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Rupiah Lanjutkan Tren Melemah Saat Pemerintah Gelar Lelang SUN Hari Ini

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah melanjutkan tren melemah...

Adhi Commuter Properti Tunda Bayar Bunga Obligasi Rp10,29 Miliar

BRIEF.ID – PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) mengajukan...

Harga Emas Dunia Melemah Sentuh Level Terendah Sepanjang Tahun Ini

BRIEF.ID - Harga emas dunia berada dalam tren melemah,...

Pemerintah Batalkan Kebijakan Gross Split Minerba

BRIEF.ID – Pemerintah memutuskan membatalkan rencana penerapan skema gross...