IHSG Masih Tertekan di Bawah Level 6.000, Investor Cermati Rilis Data Ekonomi AS

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih tertekan di bawah level 6.000 pada perdagangan awal pekan ini, Senin (29/6/2026), seiring investor mencermati rilis data ekonomi Amerika Serikat (AS).

Pada awal sesi I perdagangan hari ini, IHSG dibuka menguat 0,61% atau 35,90 poin ke level 5.932. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 0,17% atau 0,98 poin ke posisi 584,70.

Meski demikian, IHSG perlahan berbalik arah ke zona merah seiring jalannya perdagangan, hingga kembali tertekan ke level psikologis 5.800.

Hingga pukul 13:00 waktu JATS, IHSG terpantau masih bergerak di zona merah, terkoreksi 0,97% atau 57,18 poin di level 5.838. Sepanjang  perdagangan hari ini, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 5.942, dan level terendah di 5.834.

Data perdagangan BEI menunjukkan sebanyak 378 saham turun harga, 244 saham naik harga, dan 183 saham lainnya tidak mengalami perubahan atau stagnan.

Adapun volume perdagagan terpantau mencapai 7,510 miliar lembar, dengan frekuensi transaksi sebanyak 683.717 kali, dan nilai transaksi sebesar Rp4,062 triliun.

Pergerakan IHSG hari ini diprediksi fluktuatif dengan kecenderungan melemah, dipengaruhi sorotan investor terhadap rilis data ekonomi AS pada pekan ini.

Pemerintah AS akan mengumumkan data Job Openings and Labor Turnover Survey (JOLTs) AS, pidato Gubernur The Fed Kevin Warsh, data Non-Farm Payrolls (NFP) AS, dan tingkat pengangguran AS.

Selain itu, sejumlah negara maju, juga akan merilis data ekonomi, antara lain Tiongkok untuk data Purchasing Manager’s Index (PMI) manufaktur, serta Eropa untuk data inflasi Zona Euro.

Penguatan dolar AS masih memengaruhi pasar keuangan dunia termasuk ASia, terutama negara-negara berkembang atau emerging market termasuk Indonesia.

Arus modal keluar dari pasar keuangan Indonesia masih tinggi, karena investor mengurangi risiko kerugian dengan berinvestasi di aset dalam negeri, termasuk Surat Utang Negara (SUN).

Untuk perdagangan hari ini, IHSG diprediksi bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah di kisaran level support 5.750 hingga level resistance 5.950. (jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Harga Emas Naik Hampir 2%, Bertahan di Atas Level Kunci US$ 4.000 per Troy Ons

BRIEF.ID – Harga emas dunia menguat hampir 2% pada...

Trump Berlakukan Tarif 100% Obat Generik Impor Mulai 2028

BRIEF.ID – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan...

Pickleball Jadi Bintang Utama Film Komedi Olahraga The Dink

BRIEF.ID – Pickleball adalah olahraga yang memadukan unsur tenis...

Harga Minyak Naik, Konflik AS-Iran dan Ancaman Houthi Picu Kekhawatiran

BRIEF.ID – Harga minyak dunia kembali menguat pada perdagangan...