BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (15/6/2026) diprediksi bergerak bervariasi (sideways) dengan kecenderungan menguji area support dan resistance.
Riset Phintraco Sekuritas menyebutkan, IHSG akan bergerak pada resistance 6.200, pivot 6.100, dan support 6.000. Saham-saham yang diunggulkan adalah AMMN, CUAN, RATU, KETR, ESSA, dan MBMA.
“Secara teknikal, diperkirakan IHSG berpeluang menguji level MA20, sehingga berpotensi bergerak pada support 5.900-6.000 dan resistance 6.150-6.200, pada pekan ini,” demikian disebutkan dalam riset itu.
Sementara itu, indeks di Wall Street ditutup menguat pada Jumat (12/6/2026). Kenaikan harga saham SpaceX pada hari pertama listing menjadi sentimen positif, selain ekspektasi tercapainya kesepakatan damai AS-Iran, yang akan ditandatangani di Swiss, pada Jumat (19/6/2026).
Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif mengatakan kesepakatan AS-Iran telah tercapai dan Pakistan mempersiapkan penandatanganan elektronik perjanjian damai, diikuti oleh pembicaraan tingkat teknis setelahnya.
Media pemerintah Iran melaporkan bahwa draf nota kesepahaman AS-Iran mencakup komitmen AS untuk mencabut sanksi minyak, serta komitmen dari Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz.
Sinyal AS dan Iran sedang menuju kesepakatan untuk mengakhiri konflik akan membuat investor mencermati prospek pasokan energi dari Timur Tengah. Harga minyak mulai turun di bawah level US$ 90 per barel pada akhir pekan lalu. Investor juga mencermati kebijakan bank sentral AS, The Fed dalam memutuskan suku bunga pada pertemuan pertama Chairman The Fed Kevin Warsh, pada Rabu (17/6/2026). Selain itu, keputusan terkait suku bunga akan diumumkan BoE, pada Kamis (18/6/2026), BoJ (16/6/2026), dan RBA (16/6/2026).
Koreksi harga minyak dunia akan menjadi faktor positif bagi investor di dalam negeri, sehingga diharapkan dapat mengurangi tekanan terhadap defisit APBN.
Selain itu, adanya harapan efisiensi anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) serta diturunkannya target pembangunan koperasi desa Merah Putih sebesar 50%. Investor menantikan Global Market Accessibility Review dari MSCI, pada Jumat (19/6/2026) dan rebalancing indeks FTSE.
Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang akan diselenggarakan Kamsi (18/6/2026), sesuai konsensus akan menaikkan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75%. (nov)


