BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) bertahan di zona hijau, ditopang aksi beli selektif investor terhadap saham-saham di sektor konsumsi, dan properti.
Pada akhir sesi I perdagangan Rabu (23/9/2026), IHSG ditutup di zona hijau, menguat 0,64% atau 40,41 poin ke level 6.317. Sebelumnya di awal perdagangan hari ini, IHSG dibuka menguat 0,33% ke level 6.297.
Sepanjang 3 jam perdagangan yang berakhir pada pukul 12:00 waktu JATS, IHSG bergerak variatif, dengan menyentuh level tertinggi di 6,325, dan level terendah di 6.253.
Data perdagangan BEI menunjukkan sebanyak 400 saham naik harga, 211 saham turun harga, dan 175 saham tidak mengalami perubahan harga atau stagnan.
Penguatan IHSG dipicu aksi borong saham yang dilakukan investor, terhadap saham-saham unggulan terutama di sektor konsumsi, dan properti.
Saham perusahaan besar di sektor konsumsi, seperti Indofood, Gudang Garam, dan Mayora, aktif ditransaksikan. Begitu juga saham-saham pengembang besar di sektor properti, seperti Alam Sutera, Sumarecon, Agung Podomoro, dan Pakuwon.
Di sektor konsumsi, harga saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) melesat 3,01% atauRp200 menjadi Rp6.850 per lembar, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menguat 1,55% atau Rp275 menjadi Rp17.975 per lembar, dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik 0,67% atau Rp10 menjadi Rp1.495 per lembar.
Sedangkan di sektor properti, harga saham PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) melonjak 3,31% atau Rp4 menjadi Rp125 per lembar, PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) menguat 2,33% atau Rp6 menjadi Rp264 per lemabr, dan PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) naik 1,68% atau Rp2 menjadi Rp121 per lembar.
Investor melakukan pembelian saham secara selektif menjelang pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG-BI), terutama terkait suku bunga acuan atau BI-Rate.
Konsensus pasar meyakini RDG-BI masih akan memeprtahankan suku bunga acuan di level 5,75%, meskipun ada tekanan terhadap mata uang rupiah, dan lonjakan inflasi global.
Terkait dengan itu, pergerakan IHSG hari ini diprediksi menguat terbatas, dan menguji level psikologis 6.300. IHSG diperkirakan bergerak di kisaran level suipport 6.250, dan level resistance 6.350. (Jea)


