Pernyataan Connie Bakrie Kembali Menggema, Skenario Prabowo Dua Tahun Jadi Perbincangan

BRIEF.ID – Pernyataan pengamat pertahanan dan geopolitik, Connie Rahakundini Bakrie, mengenai dugaan skenario politik pergantian kepemimpinan nasional yang pernah disampaikannya pada 2024 kembali menjadi perbincangan publik.

Pernyataan Connie yang sempat menuai kontroversi  kini dikaitkan dengan dinamika politik, khususnya mencuatnya isu penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Pada Februari 2024, Connie pernah mengungkapkan dugaan skenario bahwa Prabowo hanya akan menjabat selama dua tahun sebagai presiden, kemudian digantikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Pernyataan Connie saat itu dibantah oleh Rosan Perkasa Roeslani, yang dipercayakan sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada Pemilihan Umum Presiden 2024. Bahkan pernyataan itu berujung pada laporan polisi terhadap Connie atas dugaan pencemaran nama baik, fitnah, dan penyebaran berita bohong.

Polemik ini kembali mencuat setelah Juru Bicara PDI Perjuangan, Mohamad Guntur Romli, menyinggung pernyataan Connie. Menurut Guntur, apa yang dulu dianggap sebagai spekulasi politik kini kembali relevan untuk dibicarakan seiring perkembangan isu dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo.

Skenario Politik

Guntur mengaitkan dugaan penyadapan dengan kemungkinan adanya upaya mengendalikan informasi dan dinamika politik di sekitar Presiden. Ia juga mempertanyakan siapa pihak yang memerintahkan penyadapan dan siapa yang diduga menerima hasilnya.

Disebutkan, terbongkarnya dugaan praktik penyadapan tersebut membuat kembali muncul pertanyaan mengenai relasi kekuasaan di balik pemerintahan Prabowo-Gibran.

Hubungan antara dugaan penyadapan dan skenario pergantian presiden dua tahun tersebut belum terbukti. Keduanya masih harus ditempatkan sebagai isu dan interpretasi politik, bukan fakta yang telah dikonfirmasi.

Skenario Masa Jabatan

Pada 2024, Rosan Perkasa Roeslani secara tegas membantah pernah menyampaikan skenario masa jabatan dua tahun bagi Prabowo. Bahkan, ia melaporkan Connie ke Bareskrim Polri atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah.

Kini, setelah lebih dari dua tahun berlalu, pernyataan Connie kembali menjadi bahan perdebatan politik nasional.

Apakah ucapan Connie benar-benar mengarah pada gambaran dinamika politik yang sedang terjadi, atau hanya kebetulan yang kemudian ditafsirkan sebagai keterkaitan?

Publik masih menunggu fakta dan hasil penelusuran aparat penegak hukum untuk menjawab berbagai pertanyaan itu. (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Menag Instruksikan Dirjen Bimas Kristen Benahi Gereja Sion

BRIEF.ID – Perhatian Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar terhadap...

Dugaan Penyadapan Guncang Kepercayaan di Lingkar Istana

BRIEF.ID – Satu pertanyaan besar yang sampai saat ini...

Kasus Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Media Asing Soroti Jokowi  

BRIEF.ID – Kasus dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto...

Stasiun Gambir Terbakar, Perjalanan Kereta Api Tetap Normal

BRIEF.ID – Kebakaran yang terjadi di kawasan Stasiun Gambir,...