BRIEF.ID – Mantan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Lumajang Komisaris Besar (Kombes) Polisi Muhammad Arsal Sahban ditetapkan sebagai tiga besar kandidat “Polisi Berintegritas” Hoegeng Awards 2026. Ia diusulkan masyarakat Lumajang, Jawa Timur yang menilainya berjasa menekan angka kriminalitas di daerah itu.
Arsal yang dijuluki “Komandan Cobra” dinilai memiliki rekam jejak kuat dalam menjaga integritas, keberanian dalam penegakan hukum, dan konsistensi menjalankan tugas kepolisian.
Penetapan tiga besar dilakukan Dewan Pakar Hoegeng Awards 2026, melalui proses verifikasi ketat pada rekam jejak, gaya hidup, kepatuhan etik, hingga laporan harta kekayaan para kandidat. Adapun Dewan pakar terdiri atas Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman; Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian Indonesia Alissa Qotrunnada Wahid; Mantan Plt. Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Mas Achmad Santosa; dan Wakil Ketua Komnas HAM Putu Elvina.
Saat menjabat Kapolres Lumajang pada 2018, Arsal membentuk Tim Cobra untuk memberantas begal, pencurian ternak, dan tambang pasir ilegal. Langkah itu dinilai berhasil menekan angka kriminalitas di Lumajang.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kejahatan di Kabupaten Lumajang turun signifikan pada 2019, saat Arsal masih menjabat sebagai Kapolres.
Integritas Arsal juga diakui mantan Kepala Tim Cobra, Hasran. Ia menyebut Arsal pernah menolak suap berupa dua koper uang yang ditawarkan untuk memengaruhi penanganan perkara.
Di bidang akademik, Arsal tercatat sebagai dosen tetap di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian–Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK-PTIK) dengan jabatan akademik lektor.
Pada Desember 2025, Arsal lulus dari Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri dengan predikat terbaik bidang ide baru atau novelty. Karya tulisnya membahas pelacakan kejahatan keuangan digital berbasis teknologi blockchain.
Ia juga menggagas kerja sama antara Polri dan Northern Illinois University (NIU), Amerika Serikat.
Meski memiliki karier dan prestasi akademik menonjol, Arsal tetap aktif sebagai Ketua Rukun Tetangga (RT) 014/Rukun Warga (RW) 02 Tanjung Duren, Jakarta Barat, selama lebih dari 15 tahun. (nov)


