Harga Bitcoin Bertahan di Atas US$ 63.000

BRIEF.ID – Harga Bitcoin bertahan di atas level US$ 63.000 pada perdagangan Minggu (2/8/2026), mencatat kenaikan tipis meski pasar dihadapkan pada meningkatnya kerugian akibat kerentanan dompet perangkat keras Coldcard serta aksi jual Bitcoin oleh Trump Media & Technology Group.

Hingga pukul 21.00 GMT atau Senin (3/8/2026) pukul 04.00 WIB, Bitcoin diperdagangkan di level US$ 63.526 atau naik sekitar 1,38% dalam 24 jam terakhir.

Menurut Galaxy Research, kerugian yang terkait dengan celah keamanan pada dompet perangkat keras Coldcard telah mencapai 1.367 Bitcoin dengan nilai mendekati US$89 juta.

Gelombang ketiga serangan terjadi antara Jumat sore hingga Sabtu pagi, ketika sekitar 208 BTC dipindahkan dari 1.912 alamat dompet. Secara keseluruhan, dana dari 4.585 alamat telah terkuras dalam tiga gelombang serangan.

Serangan pertama yang terjadi pada 30 Juli 2026 yang menguras 1.083 BTC dari 1.196 dompet hanya dalam waktu 41 menit. Pada gelombang terbaru, pelaku menargetkan saldo yang lebih kecil dan menggunakan metode berbeda untuk mengumpulkan dana, memunculkan dugaan bahwa penyerang mengubah taktik atau terdapat pelaku lain yang mengeksploitasi kerentanan yang sama.

Galaxy Research menjelaskan bahwa celah keamanan tersebut berasal dari firmware Coldcard yang dirilis pada Maret 2021. Versi tersebut menggunakan sistem pengacakan berbasis perangkat lunak yang dapat diprediksi saat menghasilkan seed phrase, alih-alih memanfaatkan sumber angka acak dari perangkat keras. Kondisi ini memungkinkan pelaku merekonstruksi kemungkinan kunci privat secara offline tanpa harus memiliki akses fisik ke perangkat korban.

Di sisi lain, tekanan terhadap pasar juga datang dari aksi jual Bitcoin oleh Trump Media & Technology Group Corp. Berdasarkan data akun analitik blockchain Lookonchain, perusahaan tersebut kembali menjual 2.628 BTC dengan nilai sekitar US$165 juta.

Trump Media dilaporkan telah melepas total 7.281 BTC dari kepemilikan awal sebanyak 11.542 BTC yang sebelumnya dibeli senilai sekitar US$1,37 miliar. Harga rata-rata pembelian aset tersebut tercatat sekitar US$118.522 per Bitcoin.

Meski dihadapkan pada tekanan dari insiden keamanan dan aksi jual institusional, Bitcoin masih mampu bertahan di atas level US$63.000, mencerminkan pasar yang sejauh ini masih dapat menyerap tambahan pasokan dan sentimen negatif yang berkembang. (Investing.com/nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Jepang-AS Dikabarkan Berkoordinasi Stabilkan Nilai Tukar Yen

BRIEF.ID – Pemerintah Jepang diperkirakan akan mengumumkan pada Senin...

IHSG Berpeluang Lanjutkan Penguatan, Investor Cermati Data Ekonomi dan Konflik AS-Iran

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan berpeluang...

OPEC+ Sepakat Menaikkan Produksi Minyak 188.000 Barel per Hari, Mulai September

BRIEF.ID – Tujuh anggota utama aliansi OPEC+ sepakat meningkatkan...

Iran Bantah Ada Kesepakatan Pembukaan Kembali Selat Hormuz

BRIEF.ID – Pemerintah Iran membantah laporan yang menyebut telah...