Ekonomi Inggris Kuartal II-2026,Tumbuh 1,2% YoY  

BRIEF.ID – Perekonomian Inggris tumbuh 1,2% secara tahunan (year on year/YoY) pada kuartal II 2026, meningkat dari pertumbuhan 0,9% YoY pada kuartal I 2026, berdasarkan data Office for National Statistics (ONS) yang dirilis Kamis (13/8/2026).

Secara kuartalan, produk domestik bruto (PDB) Inggris tumbuh 0,4% pada April-Juni 2026, melambat dibandingkan pertumbuhan 0,6% pada kuartal sebelumnya. Meski demikian, pertumbuhan tersebut sesuai dengan perkiraan pasar dan menunjukkan perekonomian Inggris masih memiliki daya tahan di tengah berbagai tekanan global.

Pertumbuhan pada kuartal II terutama ditopang sektor jasa, termasuk sektor informasi dan komunikasi serta jasa profesional. Aktivitas ekonomi pada Juni juga meningkat 0,3% secara bulanan, antara lain didukung peningkatan aktivitas konsumen dan kondisi cuaca yang lebih baik.

Namun, prospek ekonomi Inggris masih menghadapi sejumlah tantangan. Tekanan harga energi dan ketidakpastian global berpotensi membebani konsumsi serta pertumbuhan ekonomi pada paruh kedua 2026. Kenaikan biaya energi juga dapat kembali meningkatkan tekanan inflasi.

Data pertumbuhan tersebut menjadi perhatian investor karena turut memengaruhi ekspektasi terhadap arah kebijakan moneter Bank of England (BoE). Pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dari perkiraan dapat mengurangi urgensi pelonggaran kebijakan moneter, terutama jika tekanan inflasi kembali meningkat.

Dengan pertumbuhan 1,2% YoY pada kuartal II, perekonomian Inggris menunjukkan pemulihan yang relatif solid meskipun laju pertumbuhan kuartalannya mulai melambat. Investor selanjutnya akan mencermati perkembangan inflasi, konsumsi, dan aktivitas bisnis untuk menilai keberlanjutan momentum ekonomi Inggris pada paruh kedua tahun ini. (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

IHSG Ambruk ke Level 6.100 saat BEI Berlakukan Batas Bawah Harga Saham Jadi Rp1

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk ke...

Rupiah Lanjutkan Tren Melemah, Pelaku Pasar Khawatir Lonjakan Inflasi

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah melanjurkan tren melemah...

Harga Emas Antam Melemah di awal Pekan, Dibanderol Rp2.597.000 per Gram

BRIEF.ID - Harga emas batangan produksi  PT Aneka Tambang...

IHSG Diperkirakan Masih Tertekan, Berpeluang Uji Level 6.200

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih...