Anggota Komisi VI DPR RI Sebut Ada Sindikat di Pertamina

BRIEF.ID – Anggota Komisi VI DPR RI, Asep Wahyuwijaya menyatakan, mega korupsi di tubuh Pertamina yang berlangsung selama lima tahun mencerminkan adanya sindikat yang beroperasi secara sistematis,  permufakatan jahat, dan lemahnya fungsi pengawasan holding  pada anak perusahaan.  

Asep mengungkapkan hal itu menanggapi  temuan Kejaksaan Agung  terkait  kasus dugaan mega korupsi di PT Pertamina,  yang diperkirakan merugikan negara sebesar Rp193,7 triliun. Kasus ini melibatkan manipulasi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang selama periode 2018 – 2023.

“Ini luar biasa parah. Seruan untuk menegakkan akhlak di lingkungan Kementerian BUMN justru diluluhlantakkan oleh salah satu BUMN terbesar yang katanya berkelas dunia,” ujar Asep dalam keterangan tertulis  di Jakarta, Rabu (26/2/2025).

Ia mendesak pemerintah melakukan audit  menyeluruh yang dilakukan  auditor  independen yang kredibel untuk memastikan transparansi keuangan dan tata kelola di perusahaan itu.

“Saran saya, lakukan audit total dan pemeriksaan menyeluruh oleh pihak yang benar-benar independen dan memiliki kredibilitas tinggi terhadap kondisi keuangan serta manajemen perusahaan,” tegasnya.

Politisi  Partai NasDem itu  mendukung langkah konkret Kejaksaan Agung (Kejagung)  membongkar kasus di Pertamina dan menindak tegas para pelaku tanpa pandang bulu dalam rangka pemberantasan korupsi di Pertamina.

“Saya kira kasus ini merupakan kejahatan sistematis dan terorganisasi (organized crime). Kejaksaan Agung mendapatkan momentum untuk melakukan bersih-bersih hingga ke akar-akarnya,” kata Asep. (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Wacana Pemakzulan Menguat, Posisi Gibran Makin Terpuruk

BRIEF.ID – Posisi Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka...

Kepala BIN Menghadap Presiden Prabowo, Ada Apa?

BRIEF.ID – Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra...

Cadangan Devisa Oktober 2026 Tetap Terjaga

BRIEF.ID – Cadangan devisa Indonesia pada akhir Oktober 2026...

Sidang Dugaan Korupsi, Dirut PT SAM Bantah Ada Fee untuk Febrie Adriansyah

JAKARTA - Direktur Utama PT SAM, AS memberikan keterangan...