The Odyssey Karya Christopher Nolan Raih Pendapatan US$ 264,1 Juta  

BRIEF.ID – Film epik terbaru The Odyssey garapan sutradara Christopher Nolan,  mencatat debut yang sangat impresif di box office dunia dengan meraih pendapatan global sebesar US$264,1 juta pada akhir pekan pembukaannya.

The Odyssey mencatatkan debut yang  lebih baik daripada film Oppenheimer dan menandai pembukaan terbaik sang sutradara sejak  The Dark Knight Rises tahun 2012.

Capaian tersebut menjadikan The Odyssey sebagai salah satu film pembukaan terbesar tahun 2026 dan memperkuat reputasi Nolan sebagai salah satu sutradara yang mampu menarik penonton ke bioskop melalui film-film berskala besar.

“Sangat menggembirakan melihat antusiasme yang begitu nyata di bioskop akhir pekan ini. Nolan telah menciptakan petualangan epik. Skala film ini sangat luar biasa dan mendapat respons positif dari penonton,” kata Jim Orr, kepala distribusi domestik Universal dikutip dari Associated Press, Senin (20/7/2026).

Dipromosikan sebagai film fitur pertama Nolan yang seluruhnya difilmkan menggunakan  kamera IMAX, format ini mendorong sebagian besar penjualan tiket. Penjualan itu termasuk US$ 29,6 juta di dalam negeri melalui IMAX dan US$ 51,8 juta secara global, yang menghasilkan akhir pekan terbaik perusahaan sepanjang masa.

Layar IMAX

Sutradara Christopher Nolan (kiri) dan Emma Thomas

IMAX mendedikasikan layarnya sepenuhnya untuk  The Odyssey selama tiga pekan. Meskipun hanya 41 layar IMAX yang dapat menayangkan  The Odyssey  dalam format 70 mm, film ini menyumbang US$ 6,3 juta dalam penjualan tiket.

Antusiasme penonton terlihat dari tingginya okupansi bioskop di berbagai negara, termasuk pemutaran dalam format premium seperti IMAX.

“Keberadaan IMAX di dalamnya membantu mengubahnya bukan hanya dari film laris, tetapi juga menjadi acara budaya global. Kami sudah menjual tiket untuk pekan kelima di beberapa bioskop dan beberapa di antaranya sudah terjual habis,” kata Rich Gelfond, kepala eksekutif IMAX.

Di pasar domestik Amerika Utara, film ini mencatat pendapatan yang kuat, sementara pasar internasional juga memberikan kontribusi signifikan pada total pendapatan global. Keberhasilan itu didukung oleh ulasan positif dari para kritikus serta tingginya minat penonton terhadap adaptasi sinematik kisah klasik karya Homer yang dikemas dengan gaya khas Nolan.

Analis industri perfilman menilai performa awal The Odyssey menjadi sinyal positif bagi industri bioskop global yang terus menunjukkan pemulihan.

Keberhasilan film ini juga diperkirakan akan mendorong pendapatan box office selama musim liburan dan memperkuat posisi film-film layar lebar sebagai daya tarik utama bagi penonton di tengah persaingan dengan platform streaming.

Dengan awal yang sangat kuat, The Odyssey diperkirakan masih memiliki peluang besar untuk terus menambah pendapatan dalam beberapa pekan mendatang dan berpotensi menjadi salah satu film dengan pendapatan tertinggi pada 2026. (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

DPR Desak Audit Forensik KSP Mekarsari, Ungkap Aliran Dana Rp600 Miliar

BRIEF.ID - Dugaan persoalan di Koperasi Simpan Pinjam (KSP)...

Sektor Konsumsi dan Ekspor Harus Didorong untuk Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

BRIEF.ID - Pejabat sementara (Pjs) Gubernur Bank Indonesia, Destry...

BI: Capital Inflow Capai US$1,8 Miliar di Juli-Agustus 2026

BRIEF.ID - Bank Indonesia (BI) menyatakan aliran modal asing...

BI Tahan Suku Bunga di Level 5,75% untuk Perkuat Stabilitas Rupiah

BRIEF.ID - Bank Indonesia (BI) memutuskan menahan suku bunga...