BRIEF.ID – Mayoritas pengguna TransBandara rute Blok M-Bandara Internasional Soekarno-Hatta mengaku puas terhadap layanan yang diberikan.
Hasil survei Litbang Kompas mencatat tingkat kepuasan pelanggan mencapai 97,5 persen, dengan aspek kebersihan armada, keamanan, dan profesionalisme petugas menjadi penilaian tertinggi.
Temuan tersebut dipaparkan dalam media briefing terkait penetapan tarif TransBandara di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (31/7).
Perwakilan Litbang Kompas, Juno Omarali, mengatakan mayoritas responden juga menilai tarif baru TransBandara sebesar Rp15.000 masih tergolong terjangkau dibandingkan moda transportasi lain menuju Bandara Soekarno-Hatta.
“Sebanyak 89,7 persen responden menilai tarif Rp15.000 masih jauh lebih murah dibandingkan moda lain, dan 78,3 persen merasa manfaat layanannya sangat sepadan,” tuturnya.
Selain menilai tarif tetap kompetitif, survei juga menunjukkan 63,5 persen responden menyatakan bersedia membayar tarif Rp15.000 untuk menggunakan layanan TransBandara.
Angka tersebut menunjukkan sebagian besar pengguna menilai biaya yang dikeluarkan sebanding dengan kualitas layanan yang diterima.
Menurut Juno, hasil survei memperlihatkan bahwa layanan TransBandara tidak hanya diterima dengan baik oleh masyarakat, tetapi juga mampu memberikan pengalaman perjalanan yang memuaskan bagi pengguna transportasi publik menuju Bandara Soekarno-Hatta.
Tingginya tingkat kepuasan tersebut didorong oleh sejumlah faktor, mulai dari kondisi armada yang bersih, rasa aman selama perjalanan, hingga pelayanan petugas yang dinilai profesional.
Hasil survei ini menjadi salah satu gambaran bahwa layanan TransBandara mendapat respons positif dari masyarakat, bahkan setelah pemerintah menetapkan tarif reguler sebesar Rp15.000 yang akan mulai berlaku pada 1 September 2026. (ayb)


