Sektor Konsumsi dan Ekspor Harus Didorong untuk Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

BRIEF.ID – Pejabat sementara (Pjs) Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, mengatakan sektor konsumsi dan ekspor harus didorong untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Terkait dengan itu, BI akan mendukung pemerintah melalui bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran, untuk memperkuat struktur pertumbuhan ekonomi Indonesia. 

“Kebijakan BI akan terus disinergikan dengan kebijakan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan eknonomi 2026 berada dikisaran 4,9%-5,7%,” ungkap Destry.

Sebagai informasi, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2026 tercatat sebesar 5,29% secara tahunan (year on year/yoy), melanjutkan pertumbuhan 5,61% yoy pada kuartal sebelumnya.

BI menilai pertumbuhan ekonomi pada periode tersebut banyak ditopang oleh stimulus fiskal pemerintah yang berdampak terhadap konsumsi pemerintah dan investasi.

“BI optimistis pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan tetap baik ditopang implementasi program stimulus pemerintah dan keyakinan pelaku ekonomi yang terjaga,” ungkap Destry Damayanti. (Jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

BMKG Revisi Kekuatan Gempa Kepulauan Seribu dari M 5,9 Menjadi M 6,5

BRIEF.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merevisi...

Tim SAR Intensifkan Pencarian Lima Wartawan Hilang di Selat Sunda

BRIEF.ID - Pencarian lima wartawan dan tiga awak kapal...

Presiden Prabowo Hadiri  KTT BRICS di New Delhi

BRIEF.ID - Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto tiba...

Petani Banggai Tak Punya Sawah, Mentan Amran Beri Hand Tractor untuk Usaha Jasa

BRIEF.ID - Pemerintah mengklaim berupaya memperluas akses ekonomi bagi...