Rupiah Jadi Mata Uang Asia Paling Perkasa Lawan Dolar AS Hari Ini

BRIEF.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah menjadi mata uang Asia paling perkasa melawan dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Rabu (30/4/2025).

Berdasarkan data transaksi antarbank hari ini, kurs rupiah dibuka menguat 0,27% atau 46 poin menjadi Rp16.715 per dolar AS dari level sebelumnya Rp16.761 per dolar AS.

Sedangkan nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka menguat 0,29% atau 48 poin menjadi Rp16.713 per dolar AS. Di pasar offshore, kurs rupiah cenderung stabil di kisaran Rp16.730 per dolar AS.

Kinerja positif rupiah ditopang sentimen dalam negeri menjelang konferensi pers Kementerian Keuangan yang akan melaporkan kinerja keuangan negara.

Selain itu, sentimen pasar global cenderung positif bagi investasi di emerging market, termasuk Indonesia, seiring ketidakpastian perkembangan perang dagang dari AS.

Selain rupiah, sejumlah mata uang Asia juga dibuka menguat pada perdagangan hari ini, antara lain Dolar Taiwan (+0,28%), Peso Filipina (+0,28%), Won Korsel (+0,11%), dan Ringgit Malaysia (+0,10%).

Sedangkan mata uang Asia lainnya yang dibuka melemah, antara lain Baht Thailand (-0,13%), Yen Jepang (-0,11%), Yuan Offshore (-0,11%), Yuan Tiongkok (-0,07%), dan Dolar Singapura (-0,07%).

Untuk perdagangan hari ini, nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat di kisaran level Rp16.710 per dolar AS hingga Rp16.730 per dolar AS. (jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

IHSG Diperkirakan Masih Melanjutkan Koreksi

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan...

Bursa Wall Street Ditutup Mixed, Saham Samsung Electronics dan SK Hynix Rebound

BRIEF.ID – Indeks di Bursa Wall Street, New York,...

Total Aset Bersertifikat Pemprov DKI Tembus Rp124,25 Triliun

BRIEF.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menerima 499...

Pupuk Indonesia Tembus Pasar Global, Ekspor Urea ke Australia Capai 47.250 Ton

BRIEF.ID – Transformasi bisnis yang dijalankan PT Pupuk Indonesia...