Pilkada Maluku Utara 2024, Delapan Parpol Usulkan Sherly Tjoanda Sebagai Pengganti Benny Laos

BRIEF.ID – Delapan partai politik pengusung Benny Laos dan Sarbin Sehe, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Maluku Utara, sudah menggelar rapat untuk membahas pengganti Benny Laos yang meninggal akibat kecelekaan speedboat. Kedelapan partai politik tersebut mengusulkan Sherly Tjoanda, istri Benny, sebagai pengganti Benny Laos di pemilihan kepala daerah Maluku Utara.

“Hasil rapat diikuti delapan pimpinan partai koalisi telah sepakat untuk mendorong Sherly Tjoanda, merupakan istri mendiang Benny Laos, menggantikan suaminya sebagai calon gubernur Malut berpasangan dengan Sarbin Sehe,” kata Muksin Amrin, juru bicara pasangan calon Benny-Sarbin, Minggu (13/10/2024).

Muksin menjelaskan alasan sehingga mengusulkan Sherly Tjoanda sebagai calon gubernur pengganti Benny Laos. Ia mengatakan, Sherly diusulkan agar perjuangan mendiang suaminya untuk mensejahterakan masyarakat bisa terwujud.

“Memang kami telah bulat usulkan nama Sherly Tjoanda menggantikan suaminya. Tetapi ada skema lainnya kalau istrinya tidak bersedia. Tentu harus ada nama lain yang diusulkan karena waktu yang diberikan sangat terbatas,” jelas Muksin.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maluku Utara itu mengatakan akan menemui Sherly Tjoanda, Selasa (15/10/2024). Mereka hendak  secara langsung akan meminta kesediaan Sherly Tjoanda untuk menjadi calon gubernur Maluku Utara.

Ia melanjutkan, jika Sherly Tjoanda bersedia menjadi calon gubernur, maka seluruh syarat, termasuk formulir dukungan partai politik yaitu B1.KWK akan diusulkan untuk diterbitkan. “Kami targetkan pekan ini telah tuntas proses pengganti cagub Malut karena keluarga almarhum juga berada di Jakarta. Jadi, proses pengusulannya akan lebih mudah,” kata politikus Partai Kebangkitan Bangsa ini.

Benny Laos meninggal akibat insiden kebakaran speedboat Bella 72 di Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu, Sabtu (12/10/2024). Benny Laos sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Bobong sebelum meninggal. (Tempo.co)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Harga Bitcoin Turun ke Level US$ 73.000

BRIEF.ID - Harga Bitcoin merosot di bawah level US$...

Christine Lagarde: Independensi Bank Sentral Masih Berisiko

BRIEF.ID – Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde...

Rupiah Offshore Betah di Level Rp17.800 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Tak Perlu Revisi APBN

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah offshore masih betah...

Nilai Tukar Rupiah Tembus Rp 17.800 per Dolar AS, Menkeu: Fundamental Ekonomi Bagus

BRIEF.ID – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan...