IHSG Melesat Tembus Level 6.400 Ditopang Saham-Saham BUMN

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) melesat hingga menembus level psikologis 6.400 pada penutupan perdagangan Jumat (14/8/2026).

Penguatan IHSG pada perdagangan akhir pekan ini, terutama ditopang aksi beli investor terhadap saham-saham Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di berbagai sektor.

Hingga akhir perdagangan pada pukul 16:00 waktu JATS, IHSG terpantau melesat 1,59% atau 100,12 poin ke level 6.401. Sebelumnya, IHSG dibuka melemah 0,08% atau 5,18 poin ke posisi 6.296, pada awal perdagangan hari ini.

IHSG cenderung bergerak fluktuatif pada sesi I perdagangan, namun berbalik menguat dan bergerak di zona hijau sepanjang sesi II perdagangan, dengan menyentuh level tertinggi di 6.401, dan level terendah di 6.267.

Data perdagangan BEI menunjukkan sebanyak 334 saham naik harga, 268 saham turun harga, dan 191 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga atau stagnan.

Volume saham yang ditransaksikan mencapai 31,456 miliar lembar, dengan frekuensi transaksi sebanyak 1.745.884 kali, dan nilai transaksi sebesar Rp12,448 triliun.

Penguatan IHSG ditopang saham-saham BUMN, yang aktif diborong terutama di sektor konstruksi, termasuk saham PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), yang telah didepak Morgan Stanley Capital International dari daftar konstituen MSCI Global Small Cap Indexes.

Harga saham SMGR terpantau melonjak 4,64% atau Rp70 menjadi Rp1.580 per lembar, diikuti saham PTPP yang menguat 4,04% atau Rp8 menjadi Rp206 per lembar.

Di sektor keuangan, seluruh saham bank BUMN juga membukukan kenaikan, antara lain PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Bank Rakyat Indonesia Tk (BBRI).

Adapun harga saham BMRI melambung 0,97% atau Rp40 menjadi Rp4.170 per lembar, BBNI menguat 0,55% atau Rp20 menjadi Rp3.620 per lembar, dan BBRI naik 0,32% atau Rp10 menjadi Rp3.120 per lembar.

Selain itu, BUMN telekomunikasi, yakni PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) juga melonjak sebesar 1,16% atau Rp30 menjadi Rp2.620 per lembar.

Lonjakan harga saham-saham BUMN tidak terlepas dari respons positif investor terhadap Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto, yang antara lain memaparkan konsolidasi dan penataan BUMN.

Prabowo bahkan menggagas rencana membentuk Pengadilan Ad Hoc yang secara khsuus mengusut penyimpangan di BUMN, termasuk jajaran pengurus dan direksi BUMN. (Jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Prabowo Targetkan Giant Sea Wall Pantura Rampung 20 Tahun, Dibangun dari Banten hingga Jawa Timur

BRIEF.ID - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan segera...

Prabowo: Mulai 2027, 10.000 Puskesmas Direnovasi, Negara Siapkan Ambulans Udara

BRIEF.ID - Presiden Prabowo Subianto mengumumkan langkah besar pemerintah...

Presiden Prabowo Pastikan Ekonomi Indonesia Tetap Kokoh, Disiplin Fiskal Terjaga

BRIEF.ID – Presiden Prabowo Subianto memastikan perekonomian Indonesia tetap...

RAPBN 2027 Didesain Ekspansif, Dorong Pertumbuhan Ekonomi

BRIEF.ID – Presiden Prabowo Subianto mengatakan capaian ekonomi pada...