Optimisme Kesepakatan AS-Iran, Indeks Wall Street Menguat

BRIEF.ID – Indeks di Wall Street New York, Amerika Serikat (AS) ditutup menguat pada perdagangan, Kamis (16/4/2026). Penguatan dipicu  optimisme  tercapainya kesepakatan AS-Iran untuk mengakhiri perang, setelah Presiden AS Donald Trump  mengumumkan gencatan senjata 10 hari Israel dan Lebanon.

Iran menyatakan bahwa penghentian serangan Israel terhadap Lebanon merupakan syarat utama dimulainya negosiasi AS-Iran. Sedangkan perundingan AS-Iran berikutnya diperkirakan pada akhir pekan depan, menurut Presiden Trump. Gencatan senjata selama dua minggu antara AS dan Iran akan berakhir pada hari Selasa 21 April 2026.

Klaim pengangguran untuk pekan yang berakhir pada 11 April mencapai 207 ribu, turun 11 ribu dari pekan sebelumnya dan di bawah perkiraan sebesar 215 ribu.

Data ekonomi ini mengikuti Fed’s Beige Book  yang mengungkapkan meningkatnya ketidakpastian bagi bisnis AS sebagai akibat dari perang Iran. Investor juga menghadapi kembali serangan terhadap independensi bank sentral AS ketika Presiden Trump mengancam untuk memecat Chairman The Fed Jerome Powell jika tidak mengundurkan diri sebagai Gubernur Fed setelah masa jabatannya berakhir bulan depan.

Harga minyak mentah menguat mendekati level  US$100 per barel pada  Kamis (16/4/2026) meskipun lalu lintas kapal tanker melalui Selat Hormuz tetap dibatasi. Obligasi Pemerintah AS tenor 10 tahun naik 3  bps ke level 4,311%. Harga emas spot menguat 0,6% ke level US$ 4.816 per troy ons. (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, BPPD NTB Dorong Uji Ketahanan Pariwisata Jelang MotoGP 2026

BRIEF.ID – Gangguan penerbangan rute Lombok–Jakarta akibat sebaran abu...

Operasi SAR Selat Sunda Hari Ketiga, Area Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak Diperluas

BRIEF.ID - Tim SAR Gabungan memperluas area pencarian speed...

IHSG Jatuh ke Zona Merah Dipicu Konflik Timur Tengah yangh Kembali Memanas

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

Rupiah Melemah Tertekan Harga Minyak Dunia yang Melonjak ke Level US$100 per Barel

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah melemah terhadap dolar...