BRIEF.ID – Lionel Messi resmi menorehkan tinta emas dalam sejarah sepak bola global dengan menjadi pencetak gol terbanyak (top skor) sepanjang masa di Piala Dunia. Namun di balik gemilang rekor tersebut, Lionel Messi kini juga tercatat sebagai pemain yang paling sering gagal mengeksekusi penalti dalam sejarah waktu reguler Piala Dunia.
Kepastian Messi sebagai top skor diraih setelah Kapten Tim Nasional Argentina mengemas dua gol (brace) dalam laga kemenangan Argentina 2-0 atas Austria pada babak penyisihan Grup J Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Dallas Stadium, Texas, Selasa (23/6) dini hari WIB. Tambahan gol tersebut sekaligus mengokohkan posisi Argentina di puncak klasemen dengan raihan sempurna 6 poin.
Melalui sumbangan dua gol tersebut, penyerang berusia 38 tahun ini kini mengoleksi total 18 gol di panggung Piala Dunia. Catatan monumental ini sekaligus melampaui rekor legendaris milik mantan striker timnas Jerman, Miroslav Klose, yang sebelumnya memegang rekor dunia dengan 16 gol. Gol ke-17 Messi dicetak pada menit ke-39 untuk membuka keunggulan Albiceleste, sebelum akhirnya ia menggenapkan kemenangan sekaligus mengunci posisi puncak top skor sejarah pada akhir babak kedua.
Namun, di balik kegemilangan rekor tersebut, laga bersejarah ini juga melahirkan catatan unik tersendiri bagi sang megabintang. Lionel Messi kini juga tercatat sebagai pemain yang paling sering gagal mengeksekusi penalti dalam sejarah waktu reguler Piala Dunia (tidak termasuk babak adu penalti). Pada menit ke-9 laga melawan Austria, Messi sempat mendapatkan kesempatan emas melalui titik putih, namun sepakannya melenceng dari gawang lawan.
Berdasarkan data statistik resmi dari Opta, kegagalan tersebut menjadi yang ketiga kalinya bagi Messi dari total 7 kesempatan penalti yang ia eksekusi sepanjang partisipasinya di enam edisi Piala Dunia. Sebelumnya, pemain berjuluk La Pulga ini pernah gagal mengonversi penalti pada edisi Piala Dunia 2018 saat melawan Islandia dan Piala Dunia 2022 saat melawan Polandia. Dengan catatan 3 kali gagal, Messi melewati rekor mantan legenda Ghana, Asamoah Gyan, yang mencatatkan 2 kegagalan penalti.
Kendati diwarnai drama kegagalan penalti, performa gemilang Messi tetap menjadi kunci utama yang memastikan langkah Timnas Argentina melaju mulus ke babak gugur Piala Dunia 2026. Pencapaian ganda yang kontras ini semakin mempertegas status Lionel Messi sebagai salah satu figur paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola modern, di mana ia mampu mengawinkan rekor ketajaman tertinggi di dunia dengan dinamika drama yang tak terduga di atas lapangan hijau. (opa)


