IIKP Mendapatkan Penghargaan di Hari Kartini

Jakarta, 4 Mei 2019 – Ikatan Istri Karyawan PT Pegadaian (persero) atau IIKP mendapatkan penghargaan dari Ketua Ikatan Istri Pimpinan BUMN (IIP BUMN) Ibu Erry Imam Aprianto Putro kepada Ketua IIKP atau Istri dari Direktur Utama Pegadaian, Hj. Dra. Endah Watiningsih Kuswiyoto, Ak. Penghargaan diberikan dalam peringatan Hari Kartini yg diselenggarakan oleh IIP BUMN di Pelindo, Tanjung Priok.

Penghargaan IIP BUMN 2019 diberikan, karena IIKP dinilai berperan sangat aktif dalam mendukung program Indonesia Bersih yang dicanangkan oleh organisasi OASE dibawah kepemimpinan ibu Iriana Joko Widodo, yang merupakan organisasi induk dari IIP BUMN. “Bagi kami, penghargaan ini merupakan sebuah bentuk apresiasi atas kerja keras dan aktif dari para istri dibawah organisasi IIKP,” tutur Endah dalam sambutannya.

Endah menambahkan bahwa penghargaan ini menjadi pendorong bagi IIKP, agar selalu memberikan yang terbaik bagi kesinambungan program Indonesia Bersih. “Harapan kami, program Indonesia Bersih dapat menjadi kerangka kerja agar seluruh masyarakat Indonesia semakin sadar dan bertanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan. Dan semakin sadar kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab kita semua sebagai warga negara agar tercipta masyarakat yg sehat dan sejahtera,” ujar Endah.

Endah menjelaskan bahwa program Indonesia Bersih merupakan gerakan kolaboratif antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, swasta dan berbagai pihak untuk mewujudkan Indonesia Bebas Sampah di 2020, karena saat ini Indonesia menduduki peringkat ke dua dunia yg tercemar sampah plastik.

Untuk mencapai terwujudnya Indonesia Bersih, pengelolaan sampah perlu ditangani dengan serius. Salah satu bentuk yang telah dilakukan oleh Pegadaian adalah Program Mengubah Sampah menjadi Emas, dimana sampah-sampah plastik dikumpulkan, ditimbang di Bank Sampah dan dapat ditukar dengan Emas. Hingga saat ini Pegadaian telah mengelola Bank Sampah di 19 titik dari 58 titik yang dicanangkan.

Hal lain yang tak kalah penting adalah pengendalian pencemaran lingkungan yang dimulai dari diri sendiri dengan meminimalisir penggunaan plastik, misalnya membawa minum dengan tumbler sebagai pengganti botol plastik dan penggunaan tas kain untuk belanja yang bisa dipakai berkali-kali sebagai pengganti kantong plastik.

“Saya berharap IIKP dapat terus menunjukkan perkembangannya dalam membantu meminimalkan penggunaan sampah plastik sehingga tercipta lingkungan yang bebas plastik sesuai harapan kita dan pemerintah,” tutup Endah.

****

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Kejagung Sita 11 Mobil PT PSMI Terkait Dugaan Korupsi Perkebunan di Kawasan Inhutani V

BRIEF.ID - Kejaksaan Agung melakukan penyitaan dalam penyidikan dugaan...

Nusron Wahid Akhirnya Muncul Usai OTT KPK, Pastikan Pelayanan ATR/BPN Tetap Jalan

BRIEF.ID - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan...

Penerimaan Pajak Tembus Rp1.409 T, Tumbuh 24,1 Persen hingga Agustus 2026

BRIEF.ID - Pemerintah mengklaim bahwa penerimaan pajak hingga Agustus...

PAM JAYA Setop Operasi IPA Hutan Kota, Jaga Kualitas Air untuk Pelanggan

BRIEF.ID – PAM JAYA menghentikan sementara operasi Instalasi Pengolahan...