Browsing Tag

Pegadaian

News

Dirut Pegadaian Kuswiyoto Sinergi dengan Kawasan Berikat Nusantara

November 12, 2019

Jakarta, 12 November 2019 – Wujudkan semangat sinergi bisnis antar perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Pegadaian (Persero) menjalin kerja sama untuk pemanfaatan produk dan pelayanan dengan PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) (Persero). Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto dan Direktur Utama KBN Sattar Taba.

“Kerja sama ini merupakan bentuk semangat sinergi BUMN guna pemanfaatan produk dan pelayanan antar perusahaan. Pada kerja sama kali ini Tabungan Emas Pegadaian menjadi produk unggulan yang ditawarkan pada KBN,” kata Kuswiyoto di acara Penandatanganan Kerja Sama Pegadaian dan KBN, Jakarta, Selasa (12/11).

Kuswiyoto menerangkan jumlah tabungan emas per September 2019 sebesar 3,6 ton dari sebelumnya hanya sebesar 3,4 ton. Sementara jumlah nasabah tabungan emas sudah mencapai 3,3 juta orang atau naik dari posisi sebelumnya sebanyak 3,1 juta nasabah.

Sedangkan itu Kuswiyoto juga menerangkan, kerja sama dengan KBN sebagai pedoman dan langkah awal dalam meningkatkan sistem penjualan dan pemasaran dengan kompetensi, fasilitas serta pemberian jasa dengan prinsip saling menguntungkan. Sehingga, kerja sama ini juga untuk mengembangkan jaringan kedua BUMN.

“Dengan kerja sama dengan KBN, bisnis gadai akan semakin meningkat. Karena, kami meyakini akan membawa dampak usaha kedua belah pihak akan lebih meningkat.”

Penandatangan kerja sama tersebut bertujuan untuk memanfaatkan kemampuan masing-masing pihak dalam melaksanakan, mengembangkan, dan meningkatkan bidang usaha sesuai ketentuan yang berlaku.

Seperti yang diketahui bahwa di tahun 2019, Pegadaian telah menjalin kerja sama dengan lebih dari 100 perusahaan yang terdiri dari BUMN, BUMD, Swasta, Asosiasi, dan Instansi Pendidikan di seluruh Indonesia. Perusahaan besar yang sudah jalin kerja sama dengan Pegadaian diantaranya adalah PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) (Persero), PT Bank Mandiri (Persero), PT Telekomunikasi Indonesia (Persero), dan PT Telekomunikasi Selular (Persero).

News

Pegadaian Raih Penghargaan BUMN Terbaik 2019

October 28, 2019

Jakarta – PT Pegadaian (persero) raih penghargaan dalam kategori BUMN Berpredikat Sangat Bagus Atas Kinerja Keuangan Selama Tahun 2018 pada acara Penganugerahan The Best BUMN 2019 yang diselenggarakan oleh Majalah Infobank. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kinerja perseroan yang tetap komitmen menjaga performa dan pertumbuhan kinerja keuangan.

Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan rating yang dilakukan biro riset Infobank terhadap 118 BUMN. Pada proses penetapan pemenang terdapat kategori yaitu : 20 BUMN yang mendapatkan predikat “Tidak Bagus”, perusahaan BUMN berpredikat “Baik” sebanyak 21 BUMN, 13 BUMN berpredikat “Cukup Baik”dan perusahaan BUMN dengan predikat “Baik” sebanyak 54.

Penghargaan tersebut juga diberikan berdasarkan kinerja bisnis perusahaan yang terus mendorong upaya-upaya untuk menjadi BUMN sebagai agen pembangunan yang kuat, lincah, dan kompetitif.

Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto mengungkapkan bahwa penghargaan yang diraih merupakan suatu bentuk apresiasi terhadap kinerja perseroan selama ini. Sehingga menjadi pemicu agar Pegadaian terus melakukan inovasi-inovasi baru.

“Pegadaian saat ini terus mengembangkan inovasi baru agar kinerja keuangan terus meningkat. Hal ini dikarenakan rencana kami kedepannya yaitu menjadikan Pegadaian sebagai perusahaan finansial terbaik di Indonesia dan sebagai agen inklusi keuangan pilihan utama masyarakat Indonesia,” ujar Kuswiyoto.

Kuswiyoto menjelaskan di tahun 2018 Pegadaian menduduki posisi ke 7 sebagai BUMN yang memberikan deviden terbesar yaitu sebesar Rp1,3 triliun. Sedangkan, laba bersih pegadaian di tahun 2018 tercatat sebesar Rp2,7 triliun, sehingga untuk meningkatkan kinerja keuanga di tahun 2019 perseroan terus menciptakan inovasi-inovasi baru.

“Ada dua inovasi yang dijalankan oleh Pegadaian, yaitu produk dan channel layanan. Inovasi produk yang dijalankan merupakan sistem layanan Pegadaian kepada nasabah, yaitu Gadai Tabungan Emas, Gadai on Demand, Gadai Efek (Saham & Obligasi), G-Cash, Gold Card, Digital Lending, Arrum Umroh, dan Rahn Tasjily Tanah,” ujarnya.

Sedangkan inovasi channel layanan memiliki manfaat dalam meningkatkan inklusi keuangan, membuka lapangan pekerjaan baru, meningkatkan produktivitas karyawan, efisiensi biaya sehingga

tarif lebih kompetitif, meningkatkan sinergi (bersifat mutualisme), dan meningkatkan transaksi. Bukti manfaat inovasi tersebut terlihat dari outlet Pegadaian yang saat ini telah mencapai lebih dari 4.100 outlet, agen pegadaian yang lebih dari 9.600 jiwa, menjalin kolaborasi dengan 19 perusahaan BUMN/Swasta, lebih dari 1.800 sales force, lebih dari 13.400 karyawan (program EGC), dan lebih dari 1 juta pengguna Pegadaian Digital.

“Kedua inovasi ini terus dilakukan oleh perusahaan, sehingga menjadikan Pegadaian sebagai perusahaan yang menarik untuk nasabah maupun partner bisnis perusahaan,” ujarnya.

News

Dirut Pegadaian Kuswiyoto Beri Kuliah Umum di Universitas Negeri Makassar

October 10, 2019

Makassar – PT Pegadaian (Persero) terus mengintensifkan program literasi keuangan dan bisnis bagi kalangan generasi muda dalam menghadapi era digital di Indonesia melalui kuliah umum di Universitas Negeri Makassar (UNM), Sulawesi Selatan.

Direktur Utama Pegadaian Kuswoyoto hadir sebagai narasumber untuk menyampaikan materi dengan tema “Transformasi di Era Digital”. Melalui kegiatan tersebut, Kuswiyoto menyampaikan bahwa Perseroan terus melakukan transformasi, sehingga produk dan pelayanan yang diberikan semakin muda(h) diakses oleh masyarakat khususnya generasi muda.

“Kegiatan ini bukan semata-mata memberikan informasi seputar pengalaman Pegadaian dalam melakukan transformasi di era digital industri 4.0 tapi juga berdiskusi bagaimana cara mengembangkannya. Terutama mengenai bagaimana Pegadaian terus melakukan transformasi, khususnya di sektor digital,” Ujarnya di UNM, Makassar, Kamis (10/10).

Pegadaian melaksanakan transformasi digital dari mulai proses bisnis, budaya kerja, dan produk layanan berupa aplikasi yang dapat diunduh melalui Playstore dan Appstore. “Untuk generasi milenial yang ingin mengakses layanan Pegadaian dapat mendownload aplikasi Pegadaian Digital Service (PDS), tapi aplikasi ini juga dapat dinikmati oleh seluruh golongan masyarakat di Indonesia.”

Dijelaskan bahwa di dalam PDS pengguna bisa menemukn informasi terkait produk dan layanan Pegadaian. Tidak hanya itu, melalui PDS semua nasabah dapat melakukan transaksi secara online, bahkan dapat mengembangkan bisnis dengan menjadi agen Pegadaian.

“Di era digital ini, mahasiwa UNM juga dapat merintis bisnis dengan menjadi mitra Pegadaian sebagai agen. Sebagai bukti bahwa Pegadaian memberikan solusi keuangaan bagi generasi muda, Pegadaian meluncurkan produk Gadai Prima di outlet konvensional dan Rahn Hasan di outlet syariah,” jelasnya.

Sementara itu, nasabah yang produktif menggunakan layanan Pegadaian secara proses konvensional dengan umur di bawah 36 tahun (milenial) mencapai sekitar 33 persen, dengan porsi perempuan 63 persen dan laki-laki 37 persen. Sedangkan proses digital yang umur di bawah 36 tahun mencapai 72 persen dengan jumlah sebanding yakni perempuan 50,5 persen dan laki-laki 49,4 persen.

Pada kesempatan yang sama, Pegadaian juga memberikan beasiswa untuk mahasiswa/wi berprestasi sebesar Rp163 Juta dan 10 Unit Laptop. “Adanya beasiswa ini diharapkan dapat memberikan motivasi bagi mahasiswa untuk lebih giat belajar.”

Kegiatan Kuliah Umum ini merupakan bagian dari program BUMN Hadir untuk Negeri dalam memberikan edukasi kepada siswa maupun mahasiswa. Direksi sejumlah BUMN secara kontinyu memberikan materi kepemimpinan dan pengalaman terkait peran BUMN dalam pembangunan ekonomi bangsa. Di sisi lain juga memperkenalkan produk dan layanan BUMN yang bermanfaat bagi masyarakat.

News

Perkuat Pemasaran dan Penjualan, Pegadaian Agresif Lakukan Kolaborasi di Sumatera Utara

September 18, 2019

Jakarta – PT Pegadaian (Persero) terus berkolaborasi untuk memperkuat pemasaran dan penjualan produk melalui sinergi bisnis dengan berbagai mitra (baik Badan Usaha Milik Negara (BUMN), swasta, perguruan tinggi dan asosiasi) di seluruh Indonesia. Kali ini, Pegadaian melakukan kolaborasi dengan 22 mitra yang terdiri atas perusahaan BUMN, Swasta, dan Perguruan Tinggi di Medan, Sumatera Utara.

“Kami (pegadaian) akan terus membangun dan memperkuat jejaring sinergi bisnis melalui kolaborasi dengan berbagai mitra. Kolaborasi merupakan kunci perseroan untuk terus bertumbuh di tengah era disrupsi ekonomi digital,” kata Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto di Medan (17/9).

Hingga Agustus 2019, tambah Kuswiyoto, perseroan telah melakukan kolaborasi bisnis dengan 20 perusahaan BUMN, 8 perusahaan Swasta, 29 Perguruan Tinggi, dan 4 asosiasi di seluruh Indonesia.

Kuswiyoto menjelaskan melalui kolaborasi kekuatan bisnis masing-masing perusahaan dapat lebih dioptimalkan, sehingga memberikan nilai tambah tidak hanya bagi pengguna jasa, tetapi juga kontribusi positif pada negara. Lebih lanjut, pemasaran produk dan volume penjualan pun meningkat seiring kolaborasi.

Dimulainya kolaborasi ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Pegadaian dengan 23 mitra, yaitu: PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk., PT. Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk., PT. Telekomunikasi Seluler, PT. Kawasan Industri Medan (Persero), Radio Republik Indonesia, PT. Permodalan Nasional Madani (Persero), PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero), PT. Askrindo, PT. Pelni, PT. Jamkrindo, PT. Indonesia Asahan Aluminium (INALUM), PTPN I, BULOG, PT. Nutrifood Indonesia, Grab, PT. Kedai Kita , PD Pasar Kota Medan, Adimulia Hotel, Garuda Plaza Hotel, Universitas Sumatra Utara, Politeknik LP3I dan STMIK Budi Dharma.

Melalui kolaborasi ini setiap perusahaan dapat memanfaatkan kapasitas dan kapabilitas dalam melaksanakan, mengembangkan, dan meningkatkan bisnis masing-masing. “Selain itu sumber daya manusia (SDM) masing-masing dapat saling bersinergi, untuk mewujudkan One Family, One Nation, One Vision to Excellence semakin nyata.”

News

Pegadaian Komit Dukung Pemerintah Bangun SDM Unggul Lewat Tabungan Emas

August 21, 2019

Jakarta – PT Pegadaian (Persero) terus berkomitmen mendukung program pemerintah untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul bagi Indonesia. Salah satu cara yang akan mereka lakukan adalah dengan secara kontinu memberikan apresiasi pada anak-anak muda Indonesia yang memiliki prestasi secara akademik maupun non akademik.

Bagi PT Pegadaian (Persero), anak-anak muda merupakan aset besar bagi kemajuan Indonesia ke depan. Karena itu, mereka ingin mendorong agar muncul bibit-bibit unggul berprestasi yang siap membangun negeri.

“Ini juga merupakan bukti nyata bahwa Pegadaian selalu mengikuti dan mendukung program dari pemerintah, yaitu untuk menciptakan SDM yang unggul. Pemberian apresiasi ini akan secara rutin kita lakukan untuk mendorong agar muncul anak-anak muda yang unggul dan siap membangun Indonesia,” kata Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto di Jakarta, Rabu (21/8/2019).

Salah satu bentuk apreasiasi yang diberikan oleh PT Pegadaian (Persero) adalah dengan memberikan Tabungan Emas. Tabungan Emas sendiri merupakan salah satu program unggulan dari PT Pegadaian (Persero).

“Pegadaian ingin memberikan apresiasi kepada anak-anak bangsa yang berprestasi dengan memberikan sebuah Tabungan Emas yang merupakan produk unggulan di sini selain Pegadaian Digital Service (PDS) dan Kredit Cepat Aman (KCA). Kemudian apresiasi ini juga merupakan wujud kepedulian terhadap generasi muda,”

Sebagai langkah awal dari komitmen tersebut, Kuswiyoto memberikan Tabungan Emas kepada 68 orang Tim Paskibraka Nasional 2019 dengan total nilai Rp189.000.000,-. Masing-masing anggota Tim Paskibra mendapatkan tabungan emas senilai Rp2.000.000,- serta pemberian apresiasi untuk para pelatih, komandan pasukan dan panitia.

(Bisma)

News

Pegadaian & 18 Perguruan Tinggi Ciptakan SDM Unggul Bersertifikat

August 20, 2019

Jakarta, 20 Agustus 2019 – PT Pegadaian (persero) berkomitmen membangun kapasitas sumber daya manusia (SDM) unggul yang dicanangkan pemerintah, ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (MoU) Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) dengan 18 Perguruan Tinggi di Indonesia.

“Kami sangat mendukung program pemerintah untuk menciptakan SDM Unggul. Melalui program pemagangan merupakan implementasi link and match antara dunia pendidikan dengan dunia kerja. Diharapkan melalui program magang (PMMB) ini para lulusan universitas siap kerja,” kata Kepala Divisi Pegadaian Corporate University Rofiq Aviv Azis di Gedung Langen Palikrama, Kantor Pusat Pegadaian, Jakarta, Senin (19/8).

Rofiq menjelaskan program tersebut diikuti oleh 147 orang peserta dari 18 perguruan tinggi di Indonesia. Pesertanya merupakan mahasiswa yang masih aktif maupun fresh graduate. Dia menambahkan program Magang Mahasiswa Bersertifikat bertujuan untuk menciptakan Sumber Daya Manusia yang dapat bersaing di pasar global saat ini.

PMMB dilaksanakan selama 6 bulan yang tersebar di Pegadaian seluruh Indonesia di sesuaikan dengan tempat perguruan tinggi itu berada. Peserta PMMB akan diberikan materi pengenalan perusahaan atau induksi secara online mandiri.

“Selama 6 bulan mahasiswa yang mengikuti program ini dibimbing oleh seorang mentor yang kita tunjuk dan peserta akan dievaluasi setiap bulan dan diakhir magang. Apabila peserta dapat mengikuti pmmb ini sampai 6 bulan sampai dengan selesai, maka akan diberikan sertifikat industri,” ujarnya.

Pelaksanaan Program Magang Mahasiswa Bersertifikat tanggal 19 Agustus 2019 sampai dengan 18 Februari 2020, penempatan peserta disesuaikan dengan daerah Universitas.

Perguruan tinggi yang terlibat dalam program tersebut diantaranya Sekolah Tinggu Ilmu Ekonomi Indonesia Jakarta, Universitas Pancasila, Universitas Borobudur Jakarta, STIKOM London School of Public Relations, Politeknik LP3I Jakarta, Politeknik Negeri Malang, Politeknik Negeri Banyuwangi, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Universitas Muhammadiyah Malang, Politeknik Pos Indonesia Bandung, Universitas Internasional Semen Indonesia, Universitas Fajar Makassar, Universitas Alma Ata, STIM NITRO (Institut Bisnis dan Keuangan NITRO) Makassar, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Institur STIAMI.

Sebelumnya, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) saat ini sedang menggalakkan program magang bersertifikat yang bekerja sama dengan 25 universitas terdiri dari universitas swasta dan universitas negeri. Ribuan mahasiswa akan magang pada posisi tertentu di 63 BUMN yang membutuhkan. Nantinya, Sebanyak 2.732 mahasiswa dari 25 universitas tersebut terdaftar pada tahap pertama program magang tersebut.

Beberapa BUMN yang melakukan program magang bersertifikat bagi mahasiswa antara lain, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, PT Bank Tabungan Negara Tbk, PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Nasional Indonesia Tbk, PT Taspen (Persero), Perum Bulog, PT Waskita Karya Tbk, Perum Perikanan Indonesia, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, PT Perkebunan Nusantara III, DAMRI dan Krakatau Steel.

Sebelumnya Menteri BUMN Rini M Soemarno mengatakan, keterlibatan BUMN dalam Program Pendidikan Vokasi merupakan bentuk komitmen BUMN sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam mendukung kemajuan dan kemandirian bangsa. Adanya keterlibatan BUMN merupakan sinergi saling menguntungkan dalam membangun SDM unggul yang lahir dari program ini akan menjadi alternatif sumber rekrutmen BUMN.

News Weekly Brief

Pegadaian Jalin Kerjasama dengan ASDP

July 30, 2019

Jakarta, 24 Juli 2019 – PT Pegadaian (Persero) menjalin kerja sama dengan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), sebagai bentuk sinergi bisnis antar perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kerja sama tersebut merupakan bentuk nyata kolaborasi antar BUMN penjualan produk.

Jalinan sinergi ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dan Nota Kesepahaman Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto dan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi.

“Pegadaian mendapatkan kesempatan untuk bekerjasama dalam penjualan dan pemasaran produknya dengan mengoptimalkan kanal distribusi dan media komunikasi BUMN lain. Sehingga dapat memberikan keuntungan untuk kedua belah pihak Pegadaian dan ASDP,” kata Kuswiyoto di JS Luwansa Hotel Jakarta, Kamis (25/7).

Kuswiyoto menambahkan sumber daya yang dimiliki Pegadaian dapat dioptimalkan oleh ASDP, sehingga sinergi untuk mewujudkan One Family, One Nation, One Vision to Excellence. “Dengan penandatanganan kerja sama ini, kami meyakini akan membawa dampak usaha seluruh perseroan yang terlibat akan lebih meningkat.”

Penandatanganan ini bertujuan untuk memanfaatkan kemampuan masing-masing pihak dalam melaksanakan, mengembangkan, dan meningkatkan bidang usaha, sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi mengatakan bahwa kerja sama dengan Pegadaian merupakan upaya ASDP dalam meningkatkan layanan kepada pengguna jasanya. “Kiranya kerja sama ini dapat memberikan banyak manfaat bagi para pengguna jasa kami, sehingga memberikan nilai keuntungan satu sama lain”, ujarnya.

Ira juga mengharapkan bahwa sinergi ASDP dan Pegadaian dapat memperkuat posisi perusahaan di masing-masing bidangnya. “Upaya ini sangat penting untuk mengoptimalkan setiap kekuatan yang ada sehingga pada akhirnya tidak hanya dapat mengembangkan bisnis masing-masing perusahaan, namun juga dapat memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa kedua perusahaan dan lebih jauh lagi juga dapat memberikan kontribusi positif pada negara”.

News

Pegadaian Raih Penghargaan HR Asia Best Companies to Work for in Asia 2019

June 18, 2019

PT Pegadaian (Persero) meraih penghargaan bergengsi dari HR Asia Best Companies to Work for in Asia 2019. Penghargaan tersebut diberikan dalam kategori The Best Work Place.

Penghargaan tersebut merupakan apresiasi terhadap keberhasilan Pegadaian sebagai BUMN dalam melakukan transformasi digital, dari mulai membenahi Sumber Daya Manusia (SDM), produk, layanan, proses kerja dan budaya kerja yang berbasis pada tata kelola perusahaan (GCG/good corporate governance) dan kinerja PT Pegadaian (Persero) yang berbasis teknologi informasi.

“Kami sangat mengapresiasi penghargaan dari HR Asia Best Companies to Work for in Asia 2019 ini. Penghargaan ini akan terus mendorong kami untuk konsisten dalam mengimplementasikan GCG secara berkelanjutan, dengan membangun sistem transparansi berbasis digital dan pengembangan big data serta SDM yang kami miliki,” ungkap Direktur SDM dan Hukum, Edi Isdiwarto, Jakarta, Jumat (14/6).

Sistem penilaian yang dilakukan melalui tiga proses, yaitu company description, sample survey ke 30 karyawan terkait aspek-aspek lingkungan kerja, dan presentasi mengenai company practices.

Edi menyatakan penghargaan tersebut akan memberikan sebuah motivasi dalam mencapai visi dan misi Pegadaian. Sehingga akan menciptakan perkembangan dalam peningkatan kapabilitas yang meliputi knowledge, skill, dan attitude.

“Untuk peningkatan produktivitas tenaga kerja di Pegadaian. Maka perusahaan memiliki strategi – strategi yang disusun, diantaranya melalui peningkatan kompetensi, peningkatan kesejahteraan, benefit, kompensasi yang kompetitif dan berbasis kinerja.”

Seperti yang diketahui, Pegadaian semakin fokus menjalankan prinsip-prinsip pengembangan talent management dan sumber daya manusia yang mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik. Oleh sebab itu Pegadaian memiliki program Pegadaian Bersih-Bersih, yang terdiri dari Program Bersih Administrasi, Bersih Hati, dan Bersih Lingkungan. Program ini bertujuan untuk mendorong penerapan GCG di dalam dan di sekitar Pegadaian.

Pegadaian juga sedang fokus terhadap program Groom Talent (G-Talent) yang bertujuan untuk mengembangkan talen internal. Oleh karenanya perusahaan pada penyiapan SDM dilakukan secara serius untuk menyongsong era baru.

Tidak hanya itu, Pegadaian juga memiliki Program The Gade Goes to Campus. Program tersebut menunjukkan perseroan kini menjadi tempat bekerja yang dibanggakan, sekaligus mencari talenta-talenta muda di kampus-kampus terbaik di Indonesia. Selain itu juga dalam upaya memberikan literasi keuangan untuk generasi minenial, ditengah makin pesatnya industri teknologi digital dan banyaknya produk-produk keuangan.

Berdasarkan data perusahaan, jumlah pegawai organik Pegadaian mencapai 13.400 orang, sedangkan outsourcing 12.700 orang dengan jumlah outlet 4.319. Adapun dua strategi untuk memperluas jaringan yang dulu telah diubah menjadi agen Pegadaian yang berstatus sebagai mitra.

Adapun metode perusahaan dalam melakukan rekrutmen SDM dilakukan secara terbuka melalui media massa atau sarana lain agar informasi diterima oleh masyarakat secara luas. Penerimaan SDM yang kompeten sesuai dengan persyaratan yang ditentukan dan selaras dengan perkembangan perusahaan, PT Pegadaian (Persero) melakukan pengadaan pegawai yang berazaskan kepada prinsip transparansi, akuntabilitas, independen, dan keadilan.

News Weekly Brief

Pegadaian Berangkatkan 2.512 Pemudik, Naik 25% Dibanding Tahun Lalu

May 31, 2019

Jakarta, 31 Mei 2019 – Untuk membantu masyarakat merayakan lebaran dengan aman dan nyaman, PT Pegadaian (Persero) memberangkatkan 2.512 pemudik yang dilaksanakan di berbagai kota besar di Indonesia.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kegiatan “BUMN Mudik Bareng Idul Fitri 1440 H Tahun 2019” yang di oleh 104 BUMN yang memberangkatkan lebih dari 250.338 pemudik yang diprakarsai oleh Kementerian BUMN.

Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis PT Pegadaian (Persero) Ninis Kesuma Adriani mengatakan bahwa kegiatan mudik bareng BUMN ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan BUMN Hadir Untuk Negeri yang rutin dijalankan setiap tahun.

“Pegadaian sebagai salah satu perusahaan BUMN, selalu konsisten untuk hadir membantu memberikan kemanfaatan bagi masyarakat. Upaya itu dilakukan dengan menyediakan beragam produk yang memberikan solusi bagi masyarakat yang memerlukan dana, menginvestasikan dana atau transaksi keuangan yang cepat dan aman. Selain ini Pegadaian juga terus membantu masyarakat melalui program-program CSR perusahaan”.

Lebih lanjut Ninis mengatakan bahwa jumlah pemudik yang diberangkatkan Pegadaian tahun ini meningkat 25% lebih banyak dibandingkan tahun lalu. Pada kegiatan Mudik Bareng Pegadaian 2018 perusahaan memberangkatkan 2.007 orang sedangkan pada tahun ini sebanyak 2.512 orang pemudik.

Peserta mudik Pegadaian diberangkatkan dari berbagai kota seperti Jakarta, Medan, Manado, Palembang, dan Makassar. Pegadaian juga bersinergi dengan PT Pelni untuk 250 pemudik menggunakan kapal laut jurusan Batam-Belawan.

Pemudik dari Jakarta diberangkatkan dari Kantor Pusat PT Pegadaian (Persero) pada hari Jumat, 31 Mei 2019 pukul 13.30 WIB. Sebanyak 28 bus membawa 1.257 pemudik menuju Malang, Surabaya, Madiun, Solo, Yogyakarta, Semarang, Purwokerto, Wonogiri, dan Lampung.

Sumarni, pemudik asal Solo menyampaikan terima kasih kepada Pegadaian atas kegiatan mudik bareng yang digelar. Pedagang sayur yang sudah belasan tahun merantau di Jakarta ini merupakan nasabah Pegadaian yang merasa terbantu dengan produk pembiayaan, juga program mudik bareng yang dilakukan.

“Kami bersyukur dan senang dengan program mudiknya Pegadaian. Program ini sangat membantu bagi kami sekeluarga. Pelayanannya juga baik, ramah, dan busnya bagus-bagus. Mudah-mudahan semakin lama semakin banyak bus yang disiapkan sehingga makin banyak pula masyarakat yang terbantu,” ungkapnya dengan wajah berseri-seri.

*Jelang Lebaran Menteri BUMN Menambah Komisaris*

Sementara itu Rabu (29/05/2019) Menteri BUMN selaku Rapat Umum Pemegang Saham mengangkat Wahyu Wibowo sebagai Komisaris PT Pegadaian (Persero). Surat Keputusan tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pegadaian diserahkan oleh Asisten Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan, M. Khoerur Roziqin di Kantor Kementerian BUMN.

Dalam sambutannya Roziqin menyampaikan bahwa pengangkatan Wahyu Wibowo ini dimaksudkan untuk mengisi jabatan Anggota Komisaris yang ditinggalkan oleh Bandung Pardede karena telah berakhir masa tugasnya.

“Dengan pengangkatan pak Wahyu Wibowo ini maka kelengkapan organ perusahaan terpenuhi sehingga fungsi pengawasan yang selama ini telah berjalan baik dapat semakin ditingkatkan. Apalagi di tengah kondisi bisnis Pegadaian yang semakin kompleks, maka tim yang solid dan kerjasama yang harmonis menjadi sangat penting dalam pengelolaan perusahaan ke depan,” pungkasnya.

News Weekly Brief

Bersama Pegadaian, Garuda Indonesia, PTPN III, & Taspen Tandatangani Kerja Sama Komersial dalam Penerbangan Jakarta-Denpasar

May 20, 2019

Jakarta, 20 Mei 2019 – PT Pegadaian (Persero) menjalin kerja sama dengan tiga perusahaan BUMN, sebagai bentuk sinergi bisnis antar perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam penjualan produk. Tiga perusahaan BUMN tersebut adalah PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, PT Perkebunan Nusantara III (PTPN III) (Persero), dan PT Tabungan dan Asuransi Pensiun (Taspen) (Persero).

Jalinan sinergi ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dan Nota Kesepahaman dalam penerbangan GA-404 Jakarta-Denpasar oleh Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto, Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra, Direktur Utama PTPN III (Persero) Dolly P Pulungan, dan dilanjutkan dengan signing Perjanjian Kerja Sama di The Gade Coffee and Gold Denpasar oleh Direktur Jaringan, Operasi dan Penjualan PT Pegadaian (Persero) Damar Latri Setiawan dan Direktur Operasi dan Manajemen Risiko PT Taspen (Persero) Ermanza sebagai tindak lanjut atas Nota Kesepahaman yang telah ditandatangani sebelumnya.

Hadir juga Komisaris Utama Pegadaian Ina Primiana serta beberapa jajaran direksi lainnya Direktur Niaga Garuda Indonesia Pikri Ilham Kurniansyah, Direktur Human Capital Garuda Indonesia Heri Akhyar, serta Direktur Pemasaran PTPN III I Kadek K. Laksana.

“Pegadaian mendapatkan kesempatan untuk bekerjasama dalam penjualan dan pemasaran produknya dengan mengoptimalkan kanal distribusi dan media komunikasi BUMN lain, demikian sebaliknya sumber daya yang dimiliki Pegadaian dapat dioptimalkan oleh tiga BUMN tersebut, itulah sinergi untuk mewujudkan One Family, One Nation, One Vision to Excellence. Dengan penandatanganan kerja sama ini, kami meyakini akan membawa dampak usaha seluruh perseroan yang terlibat akan lebih meningkat,” kata Kuswiyoto (20/5).

Penandatanganan ini bertujuan untuk memanfaatkan kemampuan masing-masing pihak dalam melaksanakan, mengembangkan, dan meningkatkan bidang usaha, sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu dalam kesempatan yang sama Direktur Utama Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askhara mengatakan bahwa kerja sama dengan Pegadaian merupakan upaya Garuda Indonesia dalam meningkatkan layanan kepada pengguna jasanya. “Kiranya kerja sama ini dapat memberikan nilai tambah bagi para pengguna jasa kami khususnya kemudahan dalam mengakes pembelian tiket Garuda Indonesia, dengan adanya sinergi ini dapat diakses melalui ‘The Gade Café Pegadaian’ yang tersebar di seluruh Indonesia”, papar I Gusti Ngurah Askhara yang akrab dipanggil Ari.

Ari juga mengharapkan bahwa sinergi Garuda Indonesia dan Pegadaian dapat memperkuat posisi perusahaan di masing-masing bidangnya. “Upaya ini sangat penting untuk mengoptimalkan setiap kekuatan yang ada sehingga pada akhirnya tidak hanya dapat mengembangkan bisnis masing-masing perusahaan, namun juga dapat memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa kedua perusahaan dan lebih jauh lagi juga dapat memberikan kontribusi positif pada negara”.

Dijelaskan bahwa untuk memajukan jalinan kerjasama ini, Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto akan ikut serta ke Perancis dalam kegiatan penjemputan Pesawat Airbus 330 yang di beli oleh GIA pada Oktober 2019.

Direktur Pemasaran PTPN III, I Kadek K Laksana juga memberikan pernyataan bahwa adanya kerjasama tersebut akan membangun solidaritas antar perusahaan BUMN, terutama dalam pengembangan produk. Pada kerjasama ini PTPN III akan menggunakan jasa logistik Garuda Indonesia dalam mengembangkan produk.

“Kerjasama tersebut sebenarnya dapat mengambangkan semua produk baik PTPN III, Pegadaian, dan Garuda. Khusus PTPN IIII, nantinya perusahaan akan berkesempatan menggunakan jasa layanan logistik Garuda yang diperuntukan untuk penyaluran logistik dan memasok kopi, teh, dan gula produk PTPN Holding,” kata I Kadek.

Sementara itu, Kuswiyoto mengungkapkan bahwa 150.000 karyawan dari PTPN III dan Taspen akan disinergikan dengan produk-produk Pegadaian. Kuswiyoto menambahkan kerja berbentuk: kanal distribusi, promosi, loyalty dan ancillary, kerja sama bidang Corporate Social Responsibility (CSR) khususnya mengenai program memilah sampah menabung emas, dan kerja sama program benefit dan sales bagi karyawan antara Pegadaian, Garuda Indonesia, PTPN III, dan TASPEN.

“Nantinya semua karyawan dari Garuda Indonesia, PTPN III, serta TASPEN akan mudah mendapatkan tabungan emas Pegadaian. Karena produk Pegadaian ini akan tersedia di kantor-kantor tiga BUMN tersebut. Kerja sama ini sangat menguntungkan bagi semua pihak, khusus untuk Garuda, nanti pihak Pegadaian akan membantu dalam penjualan tiket pesawat Garuda Indonesia. Sedangkan Garuda akan membantu memasarkan produk-produk Pegadaian kepada konsumen-nya,” tutup Kuswiyoto.