All Posts By

Aditya

News

Prospektus Right Issue Diterbitkan, BRI Optimistis Investor dan Pasar Menyambut Dengan Antusias

August 31, 2021

Jakarta – PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk resmi menerbitkan prospektus Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) kepada para pemegang saham perseroan dalam rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Adapun jumlah dana hasil inbreng yang akan diperoleh perseroan sehubungan dengan aksi korporasi ini sebanyak banyaknya sebesar Rp 95,92 triliun.

Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan tujuan dari transaksi ini adalah memperkuat pertumbuhan bisnis perseroan di masa yang akan datang melalui pembentukan dan penguatan ekosistem ultra mikro. Hal itu ditempuh dengan menambah portofolio perusahaan anak yang selama ini bergerak dan berkinerja baik di segmen usaha ultra mikro yaitu Pegadaian dan PNM.

“Perseroan memerlukan sumber pertumbuhan baru ke depan yaitu segmen usaha ultra mikro. Sehingga perseroan dapat tumbuh berkelanjutan dan memberikan kontribusi positif bagi para pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya, tak terkecuali pelaku usaha ultra mikro dan UMKM,” kata Sunarso menegaskan.

Seperti diketahui, BRI mendapatkan persetujuan rights issue dengan mekanisme PMHMETD, dari mayoritas pemegang saham pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 22 Juli lalu. Dalam aksi korporasi ini, BRI menawarkan sebanyak-banyaknya 28,6 miliar saham baru.

Pemerintah akan melaksanakan seluruh haknya sesuai dengan porsi kepemilikan sahamnya dalam BRI dengan cara penyetoran saham dalam bentuk lain selain uang (Inbreng) sesuai PP No. 73/2021. Seluruh saham Seri B milik Pemerintah dalam Pegadaian dan PNM akan dialihkan kepada BRI melalui mekanisme inbreng.

Dana segar yang diraup dari publik melalui rights issue diperkirakan mencapai Rp41 triliun. Namun bila ditotal dengan nilai inbreng, optimalisasi aksi korporasi BRI diperkirakan bernilai sekitar Rp96 triliun. Dana hasil dari aksi korporasi itu di antaranya akan dimanfaatkan oleh BRI untuk pembentukan Holding BUMN UMi bersama kedua BUMN tersebut.

Oleh karena itu, Sunarso berharap agar minority shareholder dapat menunaikan haknya dalam aksi rights issue tersebut karena prospeknya sangat baik. Bahkan Sunarso merinci proyeksi bisnis perseroan, jika rights issue terserap optimal maka 5 tahun ke depan pertumbuhan kredit dalam ekosistem usaha UMi akan tumbuh rata-rata 14% per tahun.

Namun jika investor publik mengeksekusi rights-nya hanya 50% saja pertumbuhan kredit perseroan rata-rata 10,7% per tahun untuk 5 tahun ke depan. Manajemen BRI pun menjanjikan akan menjaga dividen payout ratio tidak kurang dari 50%. Jika tidak diambil, maka saham akan terdilusi sekitar 18%.

“Nanti dapat peluang pertumbuhan seperti itu, pasti revenue-nya kan ikut naik, income-nya ikut naik. Kemudian kita menjanjikan akan jaga dividen payout ratio kita tidak kurang dari 50%. Jadi pilihannya ambil dengan prospek seperti tadi, atau tidak ambil tapi terdilusi,” ujarnya menekankan.

Sunarso pun menyebut aksi korporasi ini sejalan dengan rencana pemerintah untuk meningkatkan inklusi keuangan nasional. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan inklusi keuangan di Indonesia baru mencapai 76,6% pada akhir 2019. Di sisi lain, sesuai arahan Presiden Joko Widodo pemerintah menargetkan inkluasi keuangan nasional naik menjadi 90% pada 2024.

Ekosistem usaha ultra mikro yang kuat bertujuan untuk memberikan akses layanan keuangan yang lebih luas dan lebih mudah kepada segmen usaha ultra mikro di Indonesia. Sunarso memaparkan, melalui holding bisnis model BRI, Pegadaian dan PNM akan saling melengkapi untuk memberikan layanan keuangan yang terintegrasi.

Sementara itu, Direktur Keuangan BRI Viviana Dyah Ayu R.K menekankan aksi korporasi ini diharapkan mampu mendukung Perseroan dalam melakukan pengelolaan modal yang prudent untuk memitigasi risiko yang tidak terprediksi dalam lingkungan yang menantang.

“Juga untuk mendanai pertumbuhan bisnis di masa depan, sehingga mampu memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pemegang saham,” ujarnya. Vivi menyebutkan harga saham baru yang diterbitkan BRI adalah sebesar Rp.3400 per lembar.

“Kami sampaikan dalam penetapan pricing rights issue, kami mempertimbangkan banyak faktor, termasuk kondisi makro ekonomi dan industri yang terakhir, kinerja perseoran, fluktuasi harga perseroan dan masukan dari para pemegang saham,” ujarnya.

Adapun jadwal waktu terkait rights issue BRI yang harus dicatat investor antara lain:

  • Tanggal Efektif Pernyataan Pendaftaran HMETD dari OJK 30 Agustus 2021
  • Tanggal Pencatatan (Recording Date) untuk memperoleh HMETD 9 September 2021
  • Tanggal Terakhir Perdagangan Saham Dengan HMETD (Cum-Right) di 
  • Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi 7 September 2021
  • Pasar Tunai 9 September 2021
  • Tanggal Mulai Perdagangan Saham Tanpa HMETD (Ex Right) di
  • Pasar Reguler dan Negosiasi 8 September 2021
  • Pasar Tunai 10 September 2021
  • Tanggal Distribusi HMETD 10 September 2021
  • Tanggal Pra Pencatatan Saham di Bursa Efek Indonesia 13 September 2021
  • Periode Perdagangan HMETD 13 – 22 September 2021
  • Periode Pendaftaran, Pembayaran dan Pelaksanaan HMETD 13 – 22 September 2021
  • Periode Penyerahan Saham Hasil Pelaksanaan HMETD 15 – 24 September 2021
  • Tanggal Terakhir Pembayaran Pemesanan Saham Tambahan 24 September 2021
  • Tanggal Penjatahan untuk Pemesanan Saham Tambahan 27 September 2021
  • Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan Saham Tambahan 29 September 2021
News

Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Kuningan

August 31, 2021

Jawa Barat — Presiden Joko Widodo meresmikan Bendungan Kuningan dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat, pada Selasa, 31 Agustus 2021. Usai diresmikan, bendungan yang telah dibangun selama tujuh tahun dengan biaya Rp513 miliar tersebut siap untuk digunakan.

“Alhamdulillah Bendungan Kuningan di Provinsi Jawa Barat yang telah dibangun selama 7 tahun dengan biaya Rp513 miliar hari ini selesai dan siap untuk difungsikan,” ujar Presiden dalam sambutannya saat peresmian berlangsung.

Menurut Presiden Jokowi, Bendungan Kuningan yang memiliki kapasitas daya tampung sebesar 25,9 juta meter kubik tersebut akan berfungsi menyuplai air secara berkelanjutan bagi 3 ribu hektar sawah masyarakat yang ada di sekitar bendungan, mulai dari Kabupaten Kuningan, Kabupaten Cirebon, hingga Kabupaten Brebes.

“Jika suplai air untuk irigasi ini terus terjaga, petani bisa menambah frekuensi tanamnya dari satu kali setahun menjadi dua atau tiga kali setahun, sehingga dapat meningkatkan produksi dan juga berdampak pada kesejahteraan petani kita,” imbuhnya.

Selain itu, Bendungan Kuningan juga diharapkan akan memberikan manfaat lain bagi masyarakat sekitar, mulai dari ketahanan air, pengendalian banjir, penyediaan air baku 0,30 meter kubik per detik, hingga menghasilkan listrik sebesar 0,5 megawatt.

Presiden Jokowi pun meminta agar bendungan tersebut disambungkan dengan penataan jaringan irigasi agar kehadiran Bendungan Kuningan dapat memberikan manfaat nyata bagi penyediaan air irigasi untuk para petani.

“Saya berharap bendungan ini juga bisa memberikan nilai tambah bagi daerah bukan saja meningkatkan produktivitas pertanian tapi juga memudahkan penyediaan air bersih yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat,” ucap Presiden.

Dalam peresmian kali ini, Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Bupati Kuningan Acep Purnama.

Selepas peresmian Bendungan Kuningan, Presiden Jokowi beserta rombongan terbatas langsung menuju Bandar Udara Cakrabhuwana, Kota Cirebon, untuk lepas landas menuju Jakarta dengan menggunakan Pesawat Khusus ATR 72-600. (*)

News

Pentingnya Branding dan Komunikasi Bagi Usaha Mikro, Kecil & Menengah (UMKM) Agar Tetap Eksis

August 24, 2021
  • Saksikan Webinar #MerdekaBerkolaborasi dari Briefer dengan tema “Pentingnya Branding dan Komunikasi bagi pelaku UMKM” di sini: https://youtu.be/wqpM7r3rX4s

Jakarta — Branding dan mengkomunikasikan produk merupakan hal penting yang harus dilakukan oleh para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) agar bisa menembus pasar dan tetap eksis sehingga dapat memperluas usahanya.   

Briefer.id, platform kolaborasi bagi para praktisi di industri komunikasi yang tengah berfokus pada bidang public relations dan brands menyelenggarakan Seri Webinar bertajuk #MerdekaBerkolaborasi “Branding & Komunikasi untuk Pelaku UMKM, Penting gak sih?!” dengan menghadirkan pelaku UMKM Driana Rini dan Brand Strategist Purwanto Hasan. 

Communication Lead Briefer.id, Celixa Yovanka mengungkapkan bahwa untuk dapat terus bertumbuh pelaku UMKM di Indonesia perlu membekali diri dengan kemampuan untuk melakukan branding dan mengkomunikasikan produk, sehingga mereka dapat memanfaatkan medium-medium digital yang relatif terjangkau. 

Saat ini, mengkomunikasikan produk UMKM dan usaha secara digital, melalui sosial media lebih optimal. Karena dapat menyasar khalayak yang ditarget dan dapat menumbuhkan skala bisnisnya secara bertahap, demikian hasil rangkuman dari webinar bertajuk #MerdekaBerkolaborasi.

Melalui seri webinar ini, Celixa berharap dapat menjadi wadah bagi para pelaku UMKM  untuk mengkomunikasikan tentang bagaimana produk dan mereknya serta  berbagi inspirasi. “Bukan hanya kisah sukses, tetapi juga kisah kegagalan untuk mendapatkan ragam pengalaman langsung dari pakarnya,” tutur Celixa.

Brand Strategist Purwanto Hasan mengatakan meski banyak produk yang sama di pasaran, namun tetap ada bedanya. “Yang membedakan adalah apa tujuan dari pembuatan produknya atau bagaimana kisah di balik produk tersebut. Hal itu tentunya penting untuk dikomunikasikan melalui branding yang baik kepada konsumen agar tetap loyal.”

Artinya, dalam hal ini branding bukan sekadar masalah merek atau visualisasi yang bagus dari sebuah produk. Lebih dalam dari itu, branding terkait nilai-nilai yang ingin disampaikan seperti awal sebuah produk terbentuk, hingga citra yang ingin dicapai. 

“Contohnya Wakai, dia mengincar orang–orang yang suka produk look-alike Jepang dengan harga yang lebih murah. Makanya dia membuat produk sepatu Jepang sehingga orang-orang berprasangka bahwa itu adalah produk Jepang padahal produk lokal,” ujar Purwanto. 

Dengan menguatkan komunikasi melalui branding yang baik, konsumen dapat membedakan produk yang satu dengan produk yang lain meski tampak sama. Harapannya konsumen lebih menyukai dan mengkonsumsi produk tersebut.

Menurut Purwanto, kisah yang tepat dari sebuah produk akan juga membuat konsumen tersentuh dan tertarik untuk mencoba dan membeli produk tersebut. Karena itu dalam membuat kisah sebuah produk, pelaku UMKM harus mencari keunikan di balik produk tersebut. 

Kisah atau cerita di balik sebuah brand pun menurutnya harus konsisten. Pelaku usaha harus menjauhi kisah negatif yang membuat konsumen enggan mencoba produk tersebut.

“Pertama cari insights dulu, apa yang orang-orang mau. Tapi mulailah dari produk yang diketahui dan disukai oleh diri sendiri. Story – story (negatif) tersebut menurut saya gak akan terjual, mungkin sekali, tetapi habis itu orang akan merasa bahwa you’re just making it up biar orang mau beli,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, pemilik usaha kuliner Sei Sapi dengan merek “Frozen Food by @venustweets” yang juga pegiat media sosial Driana Rini mengamini Purwanto. Berdasar pengalaman pribadinya, Driana mengungkapkan cara berjualan paling enak adalah dengan bercerita atau story telling

Pasalnya, hal tersebut bisa menyentuh hati para konsumen. Selain itu, kata dia, penjual juga harus memastikan produknya bagus, cita rasa makanan enak, dan tonjolkan keunikannya. 

“Lebih baik juga untuk menjual sesuatu yang kita tahu dan suka. Semua makanan yang saya jual itu tadinya yang saya suka beli, seperti empek-empek, sei sapi, bakso. Itu sebenarnya jualan dari produksi temen – temen yang tadinya saya beli ke mereka. Jadi pastikan kita suka dulu sama produknya, produknya enak dan bagus,” ujar Driana.

Dia pun menekankan pelaku UMKM harus kreatif dan inovatif. Selain itu selalu berani mencoba hal-hal baru, sehingga konsumen akan selalu datang kembali mencoba produk dari si penjual tersebut.

“Menghadapi dinamika kenormalan baru, kolaborasi juga menjadi bagian yang penting dalam UMKM demi menciptakan pertalian kuat dalam kreativitas sehingga bersama-sama dapat menggerakan produktivitas perekonomian,” tutup Celixa.

Tentang Briefer.id

Briefer.id, sebuah platform kolaborasi bagi para praktisi di industri komunikasi yang berfokus pada bidang public relations, brands dan industri komunikasi terkait lainnya. Briefer.id merupakan unit strategis dari IGICO Advisory, perusahaan jasa konsultasi manajemen komunikasi yang sedang membangun kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menumbuhkan manajemen komunikasi yang sehat di era digital. Melalui Briefer.id, IGICO Advisory berharap dapat membangun kolaborasi lintas stakeholder dalam ekosistem komunikasi yang sehat, kredibel, komprehensif dan efektif.


News

Rindu Wisata? Sambut 2021, OVO Hadirkan Kesempatan Tour & Travel Virtual

December 28, 2020

Sudah lebih dari sepuluh bulan warga dunia dihadapkan  pada pandemi global. Suka tidak suka, pandemi ini tentu banyak menghambat aktivitas masyarakat, seperti bekerja, berbelanja, bersekolah, dan bahkan berlibur. Memahami kondisi tersebut, dalam rangka menyambut akhir tahun,  OVO sebagai platform pembayaran digital, rewards, dan layanan finansial terkemuka di Indonesia berupaya untuk tetap menjawab kebutuhan dan wishlists para pengguna yang merindukan berlibur  ke berbagai destinasi di dalam negeri maupun ke luar negeri. 

OVO menghadirkan kampanye Agan Harap2 Wisata Tour & Travel bareng OVO, liburan tahun baru dengan wisata virtual berkolaborasi dengan Agan Harahap, seorang ilustrator foto ternama dan pelaku seni rupa. 

Berdasarkan mini-survei yang dilakukan OVO, wisata yang paling diimpikan untuk dikunjungi di ranah domestik yaitu  Yogyakarta, Jakarta, Ubud dan Bandung, serta Tokyo, Kuala Lumpur, Singapura dan Bangkok di ranah internasional. “Melihat antusiasme masyarakat yang sudah sangat rindu liburan, mulai dari 28 Desember 2020 hingga 6 Januari 2021, pengguna OVO mendapatkan kesempatan untuk ikut wisata virtual  ke destinasi yang mereka inginkan bersama Agan Harahap dan memenangkan sejumlah hadiah senilai jutaan rupiah,” ujar Harumi Supit, Head of Corporate Communications OVO.

Agan Harahap, ilustrator foto ternama mengungkapkan, “Ini bukan prank ya. Saya terinspirasi dari fakta yang ada selama pandemi ini, dimana semua orang tidak dapat liburan karena terhalang oleh kondisi yang tidak memungkinkan. Oleh karena itu, saya tergerak untuk membantu mewujudkan mimpi liburan yang tertunda lewat kemampuan yang saya miliki. Saya sangat menyambut baik kolaborasi dengan OVO untuk menghadirkan kampanye  Agan Harap2 Wisata Tour & Travel bareng OVO ini. Saya berharap lewat kampanye ini dapat membantu memberikan penghiburan bagi publik, khususnya para pengguna OVO.”

Logo Agan Harap2 Wisata Tour & Travel (sumber: instagram.com/aganharahap)

“Dari foto yang masuk, saya bersama dengan OVO akan memilih 40 foto dan caption terbaik yang akan menjadi pemenang. Tentunya pemenang yang terpilih dinilai berdasarkan caption yang paling membutuhkan liburan ke destinasi pilihannya.  Kemudian, saya akan mengedit foto mereka dan membawanya ke tujuan yang mereka pilih dengan cara saya,” tambah Agan Harahap.

Peserta dapat memilih destinasi wisata yang mereka impikan, termasuk Australia, Antartika, Jepang, Maroko, Spanyol dan bahkan kunjungan antariksa ke Bulan, bagi mereka yang mungkin sudah semakin jenuh tinggal di Bumi.

Harumi menambahkan, “OVO senantiasa berupaya menjawab kebutuhan masyarakat khususnya para pengguna OVO, dan lomba ini sebagai salah satu bentuk kepedulian OVO di saat masyarakat ingin mencari kesempatan rekreasi akhir tahun. Lewat kegiatan virtual ini diharapkan dapat memberikan sedikit hiburan di penghujung tahun 2020 yang penuh tantangan ini, dengan cara yang tetap aman untuk menjaga kesehatan bersama.”

Kampanye Agan Harap2 Wisata Tour & Travel bareng OVO berjalan mulai 28 Desember 2020 hingga 6 Januari 2021. Cara ikutannya sangatlah mudah. Cukup unggah foto paling menjenuhkan selama di rumah saja disertai caption satu destinasi yang ingin dituju beserta alasannya. Jangan lupa gunakan hashtag #OVOHarap2Wisata dan mention @ovo.id dan @aganharahap. 40 orang yang terpilih akan diajak berwisata lewat digital imaging yang dipandu langsung oleh Agan Harahap. Untuk syarat dan ketentuan yang lengkap dapat diakses melalui akun media sosial resmi OVO yaitu @ovo_id. 


News

Dorong Inovasi Sektor Tambang, MIND ID Selenggarakan Hackathon 2020

August 11, 2020

MIND ID, holding industri pertambangan beserta anggotanya PT Antam Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero) dan PT Timah Tbk menggelar Hackathon 2020, seiring percepatan transformasi digital yang ditegaskan oleh Presiden Joko Widodo. Hackathon yang diselenggarakan MIND ID ini merupakan bagian dari upaya percepatan mencari solusi pengembangan teknologi pertambangan inovatif untuk masa depan.

Sebelumnya, pekan lalu Presiden Jokowi menekankan bahwa pandemi yang saat ini terjadi harus dijadikan momentum untuk melakukan percepatan transformasi digital.

“Mandat yang diamanahkan kepada MIND ID adalah terus bertumbuh menjadi perusahaan kelas dunia. Salah satu langkah yang kami lakukan adalah terus mencari dan mengembangkan inovasi di industri tambang dari teknologi 4.0 melalui gelaran seperti Hackathon ini,” ungkap Ratih Amri, SVP Mining and Minerals Industry Institute MIND ID pada 11/08/2020.

Perkembangan teknologi, tambah Ratih, pada revolusi industri 4.0 yang berlangsung 10 tahun terakhir tidak hanya berdampak positif tetapi juga telah membawa disrupsi pada beberapa sektor industri strategis, termasuk pertambangan.

“Kami yakin dan percaya, disrupsi hanya dapat dihadapi dengan terus berinovasi pada sisi operasional dan bisnis, serta prinsip keberlanjutan. Kami berharap, ajang MIND ID Hackaton 2020 dapat melahirkan inovasi-inovasi berbasis IT di bidang industri pertambangan yang belum terpikirkan sebelumnya,” tutup Ratih.

Sebagai informasi, para pemenang MIND ID Hackathon 2020 akan mendapatkan dukungan pendanaan sampai dengan 500juta rupiah yang dapat digunakan untuk pengembangan ide atau inovasi hingga menghasilkan produk piranti lunak.

Ajang ini dapat diikuti oleh peserta dari beragam latar belakang pendidikan dengan ketentuan diantaranya jumlah anggota tim minimal 3 (tiga) orang, maksimal 5 (lima) orang, masing-masing tim terdiri dari Hustler (Konseptor), Hipster (Desainer), dan Hacker (Programmer), dan setiap peserta dapat mengajukan lebih dari 1 (satu) ide pada tahap administrasi dan registrasi.

Pendaftaran dibuka pada 10 Agustus sampai 14 September 2020. Pengumuman seleksi akan diumumkan pada tanggal 13 Oktober 2020, serta seleksi kedua pada 14 Oktober-25 Oktober 2020 dan pengumuman seleksi kedua pada 11 November 2020. Lalu dilanjutkan dengan rangkaian terakhir lomba yaitu presentasi pada 24-27 November dan pengumuman pemenang pada 27 November 2020.

News

Lewat ‘KolaborArtsy’ dengan Jakarta City Philharmonic, OVO Bantu Pekerja Seni Terdampak Covid-19

May 21, 2020

~Bersama Jakarta City Philharmonic, OVO menggarisbawahi pentingnya peran seniman tradisional dalam ekosistem seni budaya Indonesia

~Konser daring ini akan menjadi ajang ngabuburit sebelum menyambut hari kemenangan sekaligus mengajak masyarakat untuk berdonasi secara digital bagi seniman tradisi 

~100% donasi akan disalurkan lewat BenihBaik untuk membantu para seniman tradisional Indonesia

Jakarta, 21 Mei 2020 – Memperkuat semangat berbagi di penghujung bulan Ramadan, OVO, platform pembayaran digital dan layanan finansial terdepan di Indonesia, mendukung konser daring Jakarta City Philharmonic Orchestra bertemakan “Berbagi dalam Keterbatasan”. Konser daring ini digelar untuk membantu industri seni budaya, khususnya seniman tradisional yang terdampak pandemi COVID-19. 

Dalam program yang diinisiasi oleh Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Jakarta City Philharmonic ini, penonton akan disuguhkan pertunjukan orkestra virtual yang menghadirkan musisi ternama nasional seperti Melly Goeslaw, Maruli Tampubolon dan Tohpati, sebagai pelengkap momen kebersamaan saat menanti waktu berbuka puasa. Melalui kampanye ‘KolaborArtsy’, OVO mewujudkan dukungannya dengan memungkinkan para penonton untuk berdonasi secara nyaman dari rumah. Donasi yang terkumpul akan disalurkan kepada para penerima manfaat di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan lewat kolaborasi dengan BenihBaik.com yang akan memastikan penyaluran donasi dalam bentuk uang tunai langsung ke penerima manfaat. 

Hilmar Farid, Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, menjelaskan, Ditjen Kebudayaan mendukung penuh kolaborasi yang dilakukan oleh Jakarta City Philharmonic dan OVO, karena donasi yang terkumpul akan disalurkan sepenuhnya kepada seniman. 

“Saat ini peran teknologi dalam mengangkat luasnya khasanah seni budaya Indonesia semakin nyata, terlebih di tengah situasi yang menuntut para seniman untuk di rumah saja. Kami apresiasi dan dukung penuh upaya yang dilakukan Jakarta City Philharmonic, yang mengajak masyarakat untuk berbagi dalam keterbatasan, serta dukungan dari OVO dan Benih Baik sebagai platform teknologi sebagai fasilitator upaya dari para seniman Indonesia,” jelas Hilmar.

Selain itu, Hilmar juga menegaskan, saat ini yang diperlukan adalah bersama-sama menghidupkan semangat para pekerja seni budaya di Indonesia agar mereka tetap bisa berkarya tanpa beban karena harus berpikir bagaimana dengan kelangsungan hidup mereka sehari-hari. 

“Bersama kita bisa membantu dan menguatkan mereka, Dengan semangat yang sama, kolaborasi ini menjadi gerakan yang diharapkan dapat memotivasi gerakan lain nantinya yang bertujuan menggalang dana bagi jejaring dan komunitas seni, ” tegas Hilmar.

Sementara Anto Hoed, selaku Dewan Komisaris Jakarta City Philharmonic, menuturkan bahwa platform teknologi telah membuat mereka dapat terus bekerja, berkarya, dan menyebarkan keindahan musik ke seluruh Indonesia serta dapat membagikan harapan baru kepada para seniman.

“Kami berharap proyek ini dapat membagikan harapan baru, terutama bagi seniman tradisional yang terkena dampak COVID-19. Kami dibantu oleh musisi-musisi seperti Maruli Tampubolon, Melly Goeslaw, dan Tohpati untuk membangun semangat berbagi dan menggalang dukungan nasional demi keberlangsungan pekerja seni tradisional di industri seni budaya Indonesia,” tuturnya.

Kampanye ini dilakukan OVO untuk mendukung industri seni budaya di Indonesia, khususnya seniman tradisional, yang menjadi salah satu segmen pekerja informal paling terdampak dari pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akibat pandemi COVID-19.

Melalui ‘OVO KolaborArtsy’, OVO membangun inisiatif Bersama dengan Ditjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk berkolaborasi membantu menghidupkan kembali kegiatan industri seni Indonesia di tengah pandemi melalui sistem pembayaran terintegrasi yang disediakan oleh OVO, di mana penonton dapat mendukung para seniman pilihan mereka.

“OVO sebagai platform pembayaran digital terdepan di Indonesia, terus berinovasi untuk membangun semangat berbagi, membantu pemerintah dan mereka yang sangat terdampak pandemi COVID-19,” jelas Presiden Direktur OVO, Karaniya Dharmasaputra.

Karaniya menambahkan, OVO bermitra dengan Jakarta City Philharmonic untuk mengadakan pertunjukan orkestra virtual yang dimulai pada 22 Mei 2020. Nantinya, total donasi yang terkumpul akan didistribusikan oleh BenihBaik untuk disalurkan kepada para seniman tradisional di Indonesia yang terkena dampak COVID-19.

Pada acara yang sama, Anggit Hernowo, Co-Founder BenihBaik menyampaikan apresiasi, “BenihBaik merasa terhormat dapat menjadi bagian dari gerakan mempertahankan eksistensi industri seni Indonesia di tengah pandemi COVID-19. Tanpa adanya pandemi ini saja, industri seni sering luput dari perhatian. Penting bagi publik dan swasta untuk bermitra selama masa-masa sulit ini.”

Sebagai informasi, pada tanggal 22 Mei 2020 pukul 16.00 WIB, pemirsa dapat menikmati live streaming konser daring di Youtube.com/budayasaya, sambil menunggu waktu berbuka puasa dan berpartisipasi secara digital untuk berdonasi dengan mengklik tautan DOKU yang tertanam di bagian deskripsi video Youtube. Pengguna dapat dengan mudah mengikuti langkah-langkah yang tersedia untuk donasi di platform dan menyelesaikan pembayaran dengan OVO. Beberapa karya yang akan dimainkan:

Supratman, Wage Rudolf; Indonesia Raya

Embut, Mochtar; Varia Ibukota

Goeslaw, Melky; Sio Mama, akan dibawakan oleh Melly Goeslaw

Marzuki, Ismail; Wanita, akan dibawakan oleh Maruli Tampubolon

Offenbach, Jacques; Can-can dari Opera “Orpheus in Underworld”

Tohpati; Jatuh Cinta

 ****

News

Kartu Prakerja Diluncurkan Pemerintah, OVO Jadi Mitra Resmi Uang Elektronik

April 11, 2020

Hari ini, program Kartu Prakerja secara resmi diluncurkan sebagai bagian dari upaya pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kompetensi kerja, produktivitas, dan daya saing serta mengembangkan jaring pengaman sosial selama pandemi COVID-19. OVO, platform pembayaran digital terkemuka di Indonesia, menjadi mitra resmi uang elektronik, bersama dengan bank milik negara, BNI. Pemerintah juga menggandeng 8 mitra resmi lainnya untuk platform digital seperti, Tokopedia dan RuangGuru.

Kartu Prakerja diprioritaskan bagi para pencari kerja dan pekerja serta pelaku usaha mikro dan kecil, dengan tujuan menekan angka pengangguran di Indonesia, terlebih di situasi sulit saat ini akibat pandemi COVID-19.

Presiden Direktur OVO Karaniya Dharmasaputra menuturkan, “OVO terus berupaya sekuat tenaga untuk membantu pemerintah mengatasi dampak pandemi COVID-19, dalam hal ini mendistribusikan dana bantuan pemerintah untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing tenaga kerja muda IndonesiaAda 5 orang engineer OVOdan 2 orang desainer UI/UX Bareksa yang kami kerahkan untuk ikut membangun sistem Kartu Prakerja di bawah arahan Ibu Denni Puspa Purbasari, Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja. Mereka bekerja bahu-membahu bersama engineer lain untuk memungkinkan peserta program mengakses, melakukan registrasi dan menerima dana bantuan secara online–hal yang sangat penting di masa masyarakat saat ini beraktivitas di rumah masing-masing.”

Karaniya optimis Kartu Prakerja dapat berkontribusi secara signifikan dalam mengurangi tingkat pengangguran muda, yang jumlahnya sekitar 3,7 juta jiwa, dan membantu mereka meningkatkan kemampuan, pengetahuan serta kompetensi agar sesuai dengan kebutuhan  pasar saat ini, terkhusus setelah pandemi COVID-19 bisa diatasi.

Sebagai mitra resmi pembayaran digital program Kartu Prakerja, OVO mendapat amanat untuk menyalurkan dana insentif senilai Rp 600.000 setiap bulan, yang akan ditransfer dalam beberapa tahap selama 4 bulan, ke akun uang elektronik para peserta yang telah menyelesaikan pelatihan dalam program ini. Peserta akan memperoleh bantuan pelatihan senilai Rp 1 Juta untuk digunakan di Platform Digital Mitra.

Melalui program Kartu Prakerja, peserta dapat mengikuti berbagai pelatihan yang dipersyaratkan industri yang ada dalam layanan Sistem Informasi Ketenagakerjaan (Sisnaker). Dengan program Kartu Prakerja, peserta dapat memperoleh kemampuan baru untuk masuk di dunia kerja namun tetap menerapkan physical distancing lewat belajar online.

Adapun syarat untuk menjadi peserta Kartu Prakerja adalah: Warga Negara Indonesia yang berusia minimal 18 tahun dan tidak sedang mengikuti pendidikan formal, merupakan pekerja, pencari kerja maupun pegiat usaha mikro dan kecil. Calon peserta perlu menginput data dan mengikuti seleksi online. Pendaftaran peserta Kartu Prakerja bisa dilakukan secara online di laman http://prakerja.go.id/.

Karaniya mengapresiasi langkah progresif pemerintah yang telah melibatkan industri keuangan elektronik sebagai pilar penting dalam program Kartu Prakerja. Memanfaatkan kapasitas dan jangkauan teknologi digital menjadi kunci penting bagi terciptanya kesetaraan akses bagi seluruh calon peserta di pelosok Indonesia, termasuk mereka yang belum memiliki rekening bank.

Sebelumnya, OVO telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari pada 20 Maret 2020 lalu. Hadir pada acara itu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dan Kepala Staf Presiden, Moeldoko. Nota kesepahaman ditandatangani bersamaan dengan peluncuran situs resmi Kartu Prakerja (prakerja.go.id).

News

AMSI: Media Harus Dorong Publik Rasional & Tidak Picu Kepanikan

March 3, 2020

JAKARTA — Sebagaimana sudah diumumkan Presiden Joko Widodo, Senin 2 Maret 2020, dua warga Indonesia dipastikan terkena virus Corona. Keduanya kini sudah dirawat secara intensif di Rumah Sakit Sulianti Saroso Jakarta, dan kondisi mereka membaik, perlahan mulai pulih.

Di tengah merebaknya berita tentang virus ini, para penderita, dan upaya pemerintah menangani serta menghadang penyebaran, AMSI menghimbau pimpinan dan pemilik media anggota AMSI di seluruh Indonesia untuk mengedepankan kode etik jurnalistik dalam pemberitaan dan mengikuti langkah-langkah berikut:

Pertama, identitas penderita virus Corona harus dirahasiakan. Nama, alamat dan data pribadi pasien tidak boleh disebarluaskan. Media wajib memastikan pemerintah sudah menangani para penderita secara maksimal dan melakukan segala yang diharuskan demi mencegah penyebaran virus ini.

Kedua, hindari konten berita yang memicu publik menjadi panik. Konten seperti itu tidak akan membantu siapapun, tidak akan membantu negara, atau masyarakat dalam menangkal penyebaran virus ini dan menangani mereka yang tertular.

Ketiga, perbanyak konten-konten berita yang sifatnya edukatif, tentang bagaimana cara penularan, cara mengantisipasi, cara bersin dan cara batuk agar virus apapun tidak menular ke keluarga, sahabat di kantor, atau orang lain di area publik yang mereka kunjungi.

Keempat, edukasi publik bahwa peluang sembuh dari virus ini sangatlah besar. Tumbuhkan optimisme lewat data. Data kesembuhan tersedia di banyak negara. Vietnam bahkan mengumumkan semua yang terkena virus ini sembuh total. Kehati-hatian sangat penting, tapi ketakutan dan paranoid tidak membantu apa-apa, malah justru memparah suasana.

Kelima, edukasi publik untuk hidup sehat. Konsumsi makanan sehat, olahraga, cara mencuci tangan, dan begitu banyak cara-cara sederhana agar terhindari dari virus ini.

Keenam, dorong para pebisnis, pemilik, dan pengelola fasilitas umum seperti pusat perbelanjaan, restoran, hotel, perkantoran, transportasi umum untuk mengikuti ketentuan standar World Health Organization (WHO) dan pemerintah, dalam mengoperasikan fasilitas publik demi mencegah terjadinya penyebaran virus ini.

Ketujuh, dorong dan bantu pemerintah agar terus melakukan sosialisasi secara terus-menerus tentang standardisasi penanganan yang dilakukan dan hindari ruang media kita dipakai untuk debat kusir, bertengkar, berpolemik yang tak perlu, yang justru menimbulkan kebingungan dan kepanikan di tengah masyarakat.

Kedelapan, kepada seluruh media anggota AMSI agar dalam penugasan setiap wartawan dan kru ke lapangan harus memperhatikan aspek-aspek keamanan dan keselamatan sesuai prosedur standar masing-masing.

Demikian himbauan ini kami sampaikan untuk diikuti semua anggota AMSI di seluruh Indonesia.

Kepada masyarakat umum dan pengguna media sosial, kami berharap agar bersama para pengelola media, mari mencegah penyebaran berita bohong, dengan membaca berita dari sumber terpercaya, serta terus tumbuhkan semangat optimisme. Sudah puluhan ribu orang sembuh total dari virus ini.

Jakarta, 3 Maret 2020

Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI)

ttd
Wenseslaus Manggut

News

BOPLBF Perkuat Sinergitas dengan Stakeholder, Wujudkan Labuan Bajo Destinasi Super Premium

February 7, 2020

LABUAN BAJO  –  Sebagai satu dari 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas, Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, terus berbenah, salah satunya dengan memperkuat sinergitas antar para pemangku kepentingan terkait.

Langkah sinergitas tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi antara Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLBF) dengan seluruh perangkat daerah di Kabupaten Manggarai Barat. BOPLBF, sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah, menginisiasi rakor tersebut sebagai tindak lanjut atas arahan Presiden Joko Widodo.

Direktur Utama BOPLBF, Shana Fatina mengungkapkan pihaknya berharap rakor bersama seluruh jajaran Pemda Manggarai Barat dapat menjadi stimulisator bagi terlaksananya percepatan pembangunan pariwisata di Labuan Bajo.

Sinergi keseluruhan perangkat daerah tersebut, kata Shana, diyakini akan memberi kekuatan dan dorongan yang sangat besar untuk mewujudkan semua arahan Presiden Joko Widodo, demi tercapainya cita-cita dan harapan Labuan Bajo sebagai Destinasi Super Premium.

“Tahun 2020 ini menjadi momentum berharga untuk pembangunan pariwisata Labuan Bajo yang tidak boleh kita lewatkan. Apalagi dengan perhatian dan dukungan pemerintah pusat yang begitu besar saat ini bagi Labuan Bajo harus kita respon dengan semangat membangun pariwisata berkelanjutan”, ungkap Shana, seusai Rapat Koordinasi di Ruang Rapat Sekda Kabupaten Manggarai Barat, Kamis (6/2/2020).

Shana memastikan 7 arahan Presiden Joko Widodo terimplementasi dengan baik di lapangan. Karena itu, peran koordinasi yang diemban BOPLBF akan semakin dimaksimalkan dan diintensifkan, melalui sinergi bersama segenap perangkat pemerintah daerah di Kabupaten Manggarai Barat seperti yang dilakukan dalam rakor kali ini.

Dalam kunjungan kerja pada 21 Januari lalu, BOPLBF mencatat ada 7 arahan Presiden Joko Widodo terkait pembangunan pariwisata di Labuan Bajo. Ke-7 arahan tersebut a.l: pertama, penataan kawasan secara terintegrasi, baik yang berkaitan dengan kerapian, kebersihan, kenyamanan, dan keamanan bagi para wisatawan. Kedua, pembangunan Infrastruktur, yaitu dengan segera membangun runway dan terminal bandara Komodo pada awal 2020.

Ketiga, menyiapkan SDM dengan meningkatkan keahlian dan kompetensi SDM masyarakat lokal. Keempat, pengelolaan sampah. Kelima, pengadaan air baku. Keenam, promosi pariwisata melalui kegiatan promosi besar-besaran. Terakhir, ketujuh yakni keamanan wisatawan melalui penguatan Organisasi Perangkat Derah (OPD) yang berkaitan dengan keamanan para wisatawan.

Menindaklanjuti ke-7 arahan Presiden Jokowi di atas dan arahan presiden saat melakukan kunjungan kerja Juli 2019, rakor kali ini juga sekaligus untuk menginformasikan dan melaporkan apa-apa saja yang sudah dilakukan BOPLBF, sebagai impelementasi saat kunjungan pertama Presiden Joko Widodo.

“Rakor kali ini sekaligus untuk mengkonsolidasikan apa-apa saja yang harus disiapkan bersama oleh BOPLBF, pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo tahun ini,” ujar Shana.

Sejak Juli 2019, Labuan Bajo menyandang status sebagai Destinasi Wisata Premium, yang kemudian dinaikkan lagi statusnya sebagai Destinasi Pariwisata Super Premium. Menyandang status sebagai Destinasi Wisata Super Prioritas dan Destinasi Super Premium, menurut Shana, bukanlah hal mudah bagi Manggarai Barat yang baru akan memasuki usia 17 tahun pada 25 Februari 2020. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi.

“Kami telah menyusun program kerja yang semuanya disesuaikan arahan Presiden Jokowi, antara lain terkait penataan kawasan dan penguatan kapasitas SDM. Penataan kawasan menjadi salah satu perhatian utama BOPLBF, seperti kawasan Kampung Air.”

Mulai Maret-November 2020, BOPLBF bersinergi bersama Kemenparekraf dan Kementerian Koperasi dan UKM, akan fokus mempersiapkan SDM kepariwisataan. Bentuk programnya melalui pelatihan dan pendampingan kepada sekitar 230 UKM yang ada di Labuan Bajo.

Selain itu, BOPLBF juga mencari peluang pasar bagi hasil produksi melalui sinergi dengan para stakeholder yang ada di Labuan Bajo. BOPLBF juga menjalin koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pada 22 Januari 2020.

“Semua bersepakat ke depannya akan membangun kantor bersama guna memperkuat mitigasi bencana Labuan Bajo, guna menjamin keamanan para wisatawan. Penguatan mitigasi bencana ini juga memberi manfaat bagi masyarakat Labuan Bajo sendiri,” jelas Shana.

BOPLBF, sesuai dengan landasan yuridis pembentukannya yaitu Perpres No. 32 Tahun 2018 dan secara struktur dibentuk pada tahun 2019, mengemban peran sebagai akselerator pembangunan pariwisata melalui fungsi koordinatif dan otoritatif di kawasan Labuan Bajo dan 10 Kabupaten lainnya di daratan Flores.

News

RUPSLB, Garuda Indonesia kini punya Direksi dan Komisaris baru

January 22, 2020

Jakarta — Garuda Indonesia baru saja menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) dan mengumumkan pergantian jajaran komisaris dan direksi perseroan, setelah beberapa bulan terakhir mengalami gonjang ganjing karena diterpa banyak masalah, mulai dari laporan keuangan, penyelundupan motor gede hingga pramugari.

Di jajaran komisaris, RUPSLB hari ini mengangkat nama-nama baru seperti Triawan Munaf (mantan Kepala Bekraf) dan Yenny Wahid (putri dari Presiden RI ke-4). Sementara itu, posisi Direktur Utama kini diisi oleh Irfan Setiaputra yang sebelumnya lebih dikenal sebagai pemain di industri tambang dan sempat menjadi Direktur Utama di PT INTI (Persero).

RUPSLB Garuda Indonesia digelar pada Rabu, 22/01/2020.

Berikut susunan komisaris dan direksi Garuda Indonesia yang baru:

Komisaris
1. Komisaris Utama: Triawan Munaf
2. Wakil Komisaris Utama: Chairal Tanjung
3. Komisaris Independen: Yenny Wahid
4. Komisaris Independen: Elisa Lumbantoruan
5. Komisaris: Peter F Gontha

Direksi
1. Direktur Utama: Irfan Setiaputra
2. Wakil Direktur Utama: Dony Oskaria
3. Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Fuad Rizal
4. Direktur Operasi: Tumpal Manumpak Hutapea
5. Direktur Human Capital: Aryaperwira Adileksana
6. Direktur Teknik: Rahmat Hanafi
7. Direktur Layanan, Pengembangan Usaha, dan IT: Ade R. Susardi
8. Direktur Niaga dan Kargo: M. Rizal Pahlevi

Perlu diketahui, sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir memberhentikan lima direktur karena terlibat dalam penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton di pesawat baru Garuda Airbus A330-900 NEO yang dikirim langsung dari Prancis.

***