All Posts By

Gespy

News

Perkuat Pemasaran dan Penjualan, Pegadaian Agresif Lakukan Kolaborasi di Sumatera Utara

September 18, 2019

Jakarta – PT Pegadaian (Persero) terus berkolaborasi untuk memperkuat pemasaran dan penjualan produk melalui sinergi bisnis dengan berbagai mitra (baik Badan Usaha Milik Negara (BUMN), swasta, perguruan tinggi dan asosiasi) di seluruh Indonesia. Kali ini, Pegadaian melakukan kolaborasi dengan 22 mitra yang terdiri atas perusahaan BUMN, Swasta, dan Perguruan Tinggi di Medan, Sumatera Utara.

“Kami (pegadaian) akan terus membangun dan memperkuat jejaring sinergi bisnis melalui kolaborasi dengan berbagai mitra. Kolaborasi merupakan kunci perseroan untuk terus bertumbuh di tengah era disrupsi ekonomi digital,” kata Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto di Medan (17/9).

Hingga Agustus 2019, tambah Kuswiyoto, perseroan telah melakukan kolaborasi bisnis dengan 20 perusahaan BUMN, 8 perusahaan Swasta, 29 Perguruan Tinggi, dan 4 asosiasi di seluruh Indonesia.

Kuswiyoto menjelaskan melalui kolaborasi kekuatan bisnis masing-masing perusahaan dapat lebih dioptimalkan, sehingga memberikan nilai tambah tidak hanya bagi pengguna jasa, tetapi juga kontribusi positif pada negara. Lebih lanjut, pemasaran produk dan volume penjualan pun meningkat seiring kolaborasi.

Dimulainya kolaborasi ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Pegadaian dengan 23 mitra, yaitu: PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk., PT. Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk., PT. Telekomunikasi Seluler, PT. Kawasan Industri Medan (Persero), Radio Republik Indonesia, PT. Permodalan Nasional Madani (Persero), PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero), PT. Askrindo, PT. Pelni, PT. Jamkrindo, PT. Indonesia Asahan Aluminium (INALUM), PTPN I, BULOG, PT. Nutrifood Indonesia, Grab, PT. Kedai Kita , PD Pasar Kota Medan, Adimulia Hotel, Garuda Plaza Hotel, Universitas Sumatra Utara, Politeknik LP3I dan STMIK Budi Dharma.

Melalui kolaborasi ini setiap perusahaan dapat memanfaatkan kapasitas dan kapabilitas dalam melaksanakan, mengembangkan, dan meningkatkan bisnis masing-masing. “Selain itu sumber daya manusia (SDM) masing-masing dapat saling bersinergi, untuk mewujudkan One Family, One Nation, One Vision to Excellence semakin nyata.”

News

Jokowi Siap Revisi 74 UU Guna Mudahkan Investasi

September 16, 2019

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan dirinya sudah mengajukan revisi pada 74 undang-undang terkait investasi. Jokowi menyebut revisi tersebut diperlukan untuk menyingkirkan hambatan dalam berinvestasi di Indonesia.

Rencananya revisi akan diajukan saat DPR periode 2019-2024 sudah dilantik pada Oktober mendatang. Baginya, kemudahan dalam berinvestasi menjadi salah satu daya tarik investor untuk berinvestasi di Indonesia.

“Setelah pelantikan DPR yang baru, kita akan ajukan revisi undang-undang soal investasi. Ada 74 yang sudah kita hitung agar kecepatan investasi bisa meningkat dan bersaimg dengan negara lain,” kata Jokowi, Senin (16/9/2019).

“Pemerintah akan kerja keras untuk menyingkirkan hambatan investasi. Agar indonesia menjadi magnet investasi dan mengalahkan negara lain,” sambungnya.

Tak hanya itu, Jokowi juga menyoroti soal pengusaha Indonesia yang dianggapnya sulit bahkan enggan bermitra. Padahal kemitraan menjadi salah satu poin penting dalam mengembangkan bisnis.

“Kelemahan kita adalah sulit dan enggan bermitra. Ini kesempatan besar untuk kita mendapat mitra. Jadikan mereka mitra, investor yang masuk itu. Karena langkah kita baru setengah jalan, kita perlu modal kedua yaitu revolusi mindset. Ini harus kita perbaiki,” pungkasnya.

(Bisma)

News

Bahlil Haladalia punya Kesan yang Amat Mendalam pada Jokowi

September 16, 2019

Dalam 4 tahun masa kepemimpinannya sebagai Ketua Umum Hipmi Bahlil Lahadalia, mengatakan dirinya memililki kesan yang sangat mendalam pada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bahlil menyebut bila Jokowi selalu hadir dalam acara-acara yang dibuat oleh Hipmi.

“Saya merasa senang karena Bapak Presiden selalu datang ke acara yang kita adakan, sampai pengurus Hipmi juga diundang ke istana,” kata Bahlil

Menurutnya, pemerintahan Jokowi membangun pondasi yang kuat dalam hal ekonomi. salah satu caranya adalah dengan pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh wilayah.

“Kita tahu apa yang dilakukan pemerintah dalam membangun pondasi ekonomi sangat baik, salah satunya adalah dengan pembangunan infrastruktur. Ini menumbuhkan dan pemerataan ekonomi. Hari ini anak desa bisa mengakses apa saja lewat infrastruktur yang sudah dibuat,” sebutnya.

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang 5 persen, ini adalah prestasi yang tidak bisa dinafikan dalam kerja pemerintah,” pungkasnya.

News

Sebut Indonesia Perlu Konglomerat Baru, Jokowi: Saya Masih Tunggu Nama 20 Calonnya

September 16, 2019

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bila keberadaan konglomerat baru di Indonesia memang diperlukan untuk menunjang perekonomian Indonesia yang terus berkembang. Dirinya meminta Hipmi untuk segera memberikan daftar 20 calon konglomerat di Indonesia.

“Bahlil menyampaikan bahwa perlu konglomerat baru, perlu saya ingatkan, bahwa tiga tahun yang lalu saya udah minta kepada Hipmi, kepada Kadin 20 nama, tapi sampai sekarang saya belum dapat 20 nama itu. Saya tidak tahu apakah masih dalam proses seleksi atau dalam proses yang lainnya,” kata Jokowi dalam pembukaan Munas XVI Hipmi di Jakarta, Senin (16/9/2019).

Meski belum mendapatkan 20 nama tersebut, Jokowi mengatakan bila pemerintah akan turun tangan dan memberikan jalan serta peluang pada para pengusaha. Menurutnya, para pemerintah akan memberikan jalan bagi mereka untuk memanfaatkan peluang bisnis di Indonesia.

“Memang pemerintah perlu turun tangan memberikan jalan, memberikan peluang peluang yang ada kepada mereka dan pemerintah akan terus memperkokoh kelembagaan kabinet yang bisa mengurus investasi, yang mampu membujuk investor, untuk menciptakan berbagai macam spill over,” ungkap Jokowi.

Bahlil sendiri menyebut bila pengusaha di Hipmi harus bisa naik kelas dan menjadi konglomerat. Menurutnya, selama ini Indonesia hanya dikuaisai oelh segelintir konglomerat saja. Namun dirinya juga mengingatkan bila konglomerat harus dijadikan teman bukan musuh.

“Politik, gubernur sudah berganti, menteri berganti, tetapi konglomeratnya belum berganti, itu-itu saja. Kami mohon, teman-teman muda ingin naik kelas. Kami tidak bermaksud konglomerat tidak kita musuhi, yang kuat tetap kuat tapi yang bawah bisa jadi kuat,” tutur .Bahlil

News

Canda Jokowi pada Bahlil Soal Menteri: Saya Nangkap

September 16, 2019

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut dirinya menangkap kelakar Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Bahlil Lahadalia soal calon menteri. Sambil bercanda, Jokowi mengatakan bila Bahlil juga menginginkan kursi menteri kabinet 2019-2024.

“Tadi Bahlil menyorong-nyorongkan dan merekomendasikan beberapa yang hadir. Tadi seperti Muhammad Lutfi, Ketua Umum Kadin Rosan Roeslani. Tapi saya tahu Bahlil ini pintar sebenarnya dia menyorongkan diri sendiri tapi ditutupi oleh mereka berdua. Saya nangkap saya nangkap. Mereka ini berdua pesaingmu loh,” kata Jokowi, Senin (16/9/2019).

Hal ini dikatakan oleh Jokowi dalam Munas XVI Hipmi di Hotel Sultan, Jakarta. Ini juga menjawab permintaan Bahlil dalam pidatonya yang meminta Jokowi agar memilih menteri yang pro pada pengusaha.

Dalam sambutannya, Bahlil meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk menunjuk menteri yang pro dengan pengusaha. Sebab pengusaha merupakan bagian penting juga bagi pemerintah untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas. Menurut Bahlil, pihaknya sama sekali tidak meminta posisi Menteri di kabinet Jokowi.

“Hipmi tidak meminta menteri tapi kalo bisa menteri Menterinya pro kepada para pengusaha,” ujarnya.

(Bisma)

News

Bahlil Luncurkan Buku “Anak Papua Membuka Jalan Untuk Negeri”

September 16, 2019

JAKARTA : Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) Bahlil Lahadalia meluncurkan buku berjudul “Anak Papua Membuka Jalan untuk Negeri” di sela penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) ke-15 Himpi, yang dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Jakarta, pada Senin (16/9/2019).

Peluncuran ditandai penyerahan buku secara simbolis yang dilakukan Bahlil kepada Presiden Jokowi, yang hadir bersama sejumlah menteri Kabinet Kerja seusai memberikan kata sambutan membuka Munas Hipmi ke XVI dan menutup masa tugasnya sebagai Ketua Umum Hipmi periode 2015-2019.

Buku yang ditulis wartawati senior Neneng Herbawati dan diterbitkan Penerbit Igico, menceritakan tentang lika-liku perjalanan hidup Bahlil, seorang pengusaha nasional asal Papua yang mengawali perjuangannya dari seorang kondektur angkutan umum (Angkot) hingga menjadi pengusaha nasional yang sukses.

“Saya berterima kasih mendapat kepercayaan untuk menuliskan buku tentang perjalanan hidup Pak Bahlil. Tujuan penulisan buku ini sebenarnya sebagai legacy Pak Bahlil disaat mengakhiri kepemimpinannya di Hipmi selama 4,5 tahun,” jelas Neneng.

Ia mengatakan, proses penulisan hingga pencetakan buku terbilang singkat. Ia hanya membutuhkan waktu sekitar tiga bulan lamanya. Tepatnya, pada pekan ketiga bulan Mei 2019, Bahlil memintanya menulis buku yang dapat memotivasi generasi muda Indonesia agar berani mengatasi berbagai tantangan yang menghadang.

“Riset dan wawancara berlangsung satu setengah bulan lamanya. Sedangkan proses editing juga selama satu setengah bulan,” jelas dia.

Neneng mengaku bangga dalam penulisan buku ini turut berkontribusi sejumlah tokoh nasional, di antaranya Presiden Jokowi, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Perkasa Roeslani, mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, dan Ketua DPR Bambang Soesatyo.

“Pada suatu kesempatan (Juli), saya sebagai relawan Jokowi-Ma’ruf diundang ke Istana Kepresidenan Bogor. Saat itulah, saya meminta Bapak Presiden Jokowi untuk menuliskan Kata Pengantar untuk buku “Bahlil Lahadalia, Anak Papua Membuka Jalan untuk Negeri.” Alhamdulillah, Bapak Presiden langsung mengiyakan,” jelas Neneng.

Disebutkan, Presiden Jokowi, secara eksplisit memberikan apresiasi yang tinggi atas prestasi gemilang Bahlil di sepanjang perjuangannya meraih kesuksesan.

“Tidak ada prestasi yang sempurna tanpa kerja keras, dedikasi, keberanian, daya juang, dan kecerdasan. Tidak ada capaian yang lebih baik dibanding yang lainnya, jika tanpa langkah yang cepat, smart shortcut, dan selalu bisa mengubah strategi untuk menghadapi pesaing. Hal-hal inilah yang membuat keterbatasan menjadi kekuatan, ketidak mugkinan menjadi peluang, dan mengubah langkah sederhana menjadi lompatan,” kata Presiden Jokowi mengawali Kata Pengantarnya.

Kepala Negara mengungkapkan, berangkat dari segala keterbatasannya, dan sejak kecil harus bersiasat untuk bisa hidup lebih baik dari sebelumnya, seorang anak Papua yang pernah tercatat sebagai anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), berhasil meniti sukses hingga meraih posisi terhormat di panggung nasional.

“Dialah Saudara Bahlil Lahadalia, yang ketika buku ini ditulis dalam posisi sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi). Prestasi ini, menurut saya luar biasa,” kata Kepala Negara.

Disebutkan, posisi ketua umum BPP Hipmi yang biasanya dipegang oleh keluarga pejabat tinggi atau pengusaha sukses tingkat nasional, kali ini dipegang oleh Bahlil yang notabene berasal dari keluarga sederhana dari Papua. Diakuinya, proses pematangan diri sebelum sampai pada posisi ketua umum BPP Hipmi bukanlah jalan yang mudah.

“Saudara Bahlil yang tumbuh dari keluarga sangat sederhana, yang semasa kecilnya pernah jualan kue, serta pernah menjadi kondektur dan supir angkutan umum untuk bisa kuliah di Jayapura. Semua ini adalah proses pematangan diri dan penguatan karakter yang siap berjuang menghadapi tantangan yang berat,” kata Presiden Jokowi.

Weekly Brief

Demi Pertumbuhan Ekonomi, Darmin Minta Budi Karya Kembangkan Transportasi Logistik

September 14, 2019

Jakarta – Menteri Perekonomian Darmi Nasution mengharapkan agar jasa layanan untuk angkutan barang fokus terhadap sektor logistik. Hal tersebut disampaikan agar langsung didengar oleh pihak Kementerian Perhubungan, sehingga tidak hanya berfokus pada sektor layanan jasa angkutan barang saja.

“Di negara-negara yang lebih maju, rangkaian kereta itu panjang sekali, apalagi kereta barang. Di sana angkutan kereta api sangat berperan dalam angkutan masal suatu barang. Orang iya, tapi barang tidak kalah pentingnya,” ujar Darmin saat menyampaikan keynote speech pada Konferensi Harhubnas 2019 di Jakarta (14/9).

Ia menambahkan, transportasi hendaknya dilihat sebagai bagian yang tak terpisahkan dari sistem logistik dari para pengusaha yang memproduksi barang.Sebagai informasi, saat ini sekitar 90% pengangkutan barang masih menggunakan truk. Pengangkutan barang dengan truk pun sebagian besar melakukan pelanggaran aturan beban maksimum. Hal ini tentu harus jadi perhatian.

Dari RPJMN, Pemerintah telah memilih Proyek Strategis Nasional (PSN) yang pada saat ini terdiri dari 223 Proyek dan 3 Program.“Ini semua merupakan backbone dari sarana transportasi” ujar Menko Darmin.

Infrastruktur perhubungan yang sudah dibangun di Jawa dan beberapa Pulau lain harus dikembangkan lagi serta dioptimalisasi pemanfaatannya sehingga terhubung dengan Kawasan pusat pertumbuhan ekonomi dan sentra produksi rakyat untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.

Hal ini sesuai dengan salah satu Visi Indonesia 2019-2024 yaitu Pembangunan Infrastruktur yang berkesinambungan.“Nah setelah dioptimalkan, maka kita perlu melahirkan standar dan keteraturan. Kita perlu tahu dari setiap antar kota itu perlu ada informasi yang jelas, jadwalnya, biayanya. Begitu juga kereta api, kapal laut, bahkan angkatan udara. Kalau sudah begitu kita bisa berharap logistik modern akan terlahir,” terang Menko Darmin.

Menko Darmin juga mengatakan bahwa diperlukan sistem informasi di kota mengenai alat angkutan, sarana, barang, harga, tarif dan jadwal. Itu sebuah usaha besar. Itu memerlukan transformasi ekonomi dan digital.

Sebagai penutup Menko Darmin menginformasikan bahwa saat ini Pemerintah sedang menyiapkan penyederhanaan besar-besaran dalam hal perizinan. Namun, kedepannya perizinan ini akan difokuskan kepada monitoring dan pengawasan sehingga pengusaha akan lebih mudah dan lebih baik dalam berusaha.

Sementara itu, Menko Darmin juga mengapresiasi kinerja Kemenhub dalam pengelolaan sumber daya manusia.Turut hadir dalam acara ini Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, para pejabat eselon satu dan dua Kementerian Perhubungan, perwakilan kementerian dan lembaga serta para taruna dan taruni perhubungan.

News

Presiden Jokowi Akan Kaji Usul Pemekaran di Papua dan Papua Barat

September 13, 2019

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengkaji aspirasi yang disampaikan oleh para tokoh Papua mengenai pemekaran sejumlah wilayah di Papua dan Papua Barat. Aspirasi tersebut disampaikan kepada Presiden saat bertemu dengan 61 tokoh Papua di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa, 10 September 2019.

Tokoh masyarakat Papua yang juga Ketua DPRD Kota Jayapura, Abisai Rollo, mengusulkan pemekaran provinsi bagi lima wilayah di Provinsi Papua dan Papua Barat. Namun, Jokowi mengusulkan pemekaran tersebut hanya dua atau tiga wilayah saja.

“Berkaitan dengan pemekaran, jangan banyak-banyak dulu. Saya iya (setuju), tetapi mungkin sementara tidak lima dulu. Mungkin kalau nggak dua ya tiga,” ujar Jokowi.

Meski demikian, Presiden menuturkan bahwa usulan tersebut mesti dikaji terlebih dahulu. Sebab, pemekaran wilayah diatur dalam Undang-Undang.

“Ini perlu ada kajian karena undang-undangnya kelihatannya sudah mendukung ke sana dan saya memang ingin ada dari bawah usulan itu,” tuturnya.

Selain soal pemekaran wilayah, Presiden Joko Widodo juga menanggapi sejumlah aspirasi lainnya. Di antaranya ialah penyelesaian proyek Palapa Ring Paket Timur yang akan diselesaikan pada tahun ini sehingga kualitas konektivitas dan jaringan informasi di Papua akan jauh lebih baik.

“Palapa Ring ini akan selesai akhir tahun ini. Tanah Papua nanti 4G semuanya,” kata Presiden.

Kepala Negara juga mendukung pembangunan asrama Nusantara di setiap daerah studi agar para pelajar dari berbagai penjuru Nusantara dapat berbaur dan mengenali satu sama lain. Presiden juga mendukung penuh usulan para tokoh Papua untuk membentuk lembaga adat yang diperuntukkan bagi anak dan perempuan Papua.

“Bagus untuk memberikan akselerasi untuk perlindungan anak dan perempuan di Papua. Saya kira silakan, akan saya dukung,” pungkasnya.

News

Tahun 2020, Kementerian PUPR Tambah Anggaran Infrastruktur di 5 Kawasan Pariwisata Super Prioritas

September 11, 2019

Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada tahun 2020 memproyeksikan peningkatan anggaran untuk pembangunan infrastruktur di lima Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Super Prioritas yakni Danau Toba, Borobudur, Lombok, Labuan Bajo, serta Manado Bitung-Likupang. Pembangunan infrastruktur di lima KSPN dilakukan secara bertahap dimana tahun 2019 dianggarkan sebesar Rp 1,7 triliun untuk pembangunan infrastruktur meningkatkan konektivitas, sumber daya air, perumahan dan permukiman. Untuk mengakselerasi pengembangan di lima KSPN tersebut, Kementerian PUPR akan meningkatkan pagu anggaran infrastruktur menjadi sebesar Rp 7,1 triliun pada tahun 2020.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan Kementerian PUPR melaksanakan visi dan misi Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan dan mempercepat pembangunan di lima destinasi yang telah ditetapkan Presiden Joko Widodo setelah rapat terbatas pada 15 Juli 2019.

“Sektor pariwisata adalah sektor unggulan yang harus didukung oleh ketersediaan infrastruktur,” kata Menteri Basuki pada Rapat Koordinasi Nasional Pariwisata tahun 2019 di Jakarta, Selasa (10/9/2019).

Hadir pada kesempatan tersebut Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional /Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang P.S. Brodjonegoro, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, serta Wakil Menteri Keuangan, Mardiasmo.

Pada tahun 2020, dalam mendukung konektivitas di KSPN Danau Toba,
Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga, membangun infrastruktur diantaranya Jembatan Tano Pangol di Kabupaten Samosir sepanjang 1,2 km dengan anggaran Rp 297 miliar dengan masa pelaksanaan tahun 2020 – 2021. Kemudian Preservasi dan Pelebaran Jalan Lingkar Samosir dengan total anggaran sebesar Rp 526 miliar.

Sementara infrastruktur Sumber Daya Air berupa Pelebaran Alur Tano Ponggol dari 25 meter menjadi 80 meter dengan panjang 120 meter dengan anggaran Rp 325 miliar. Kementerian PUPR juga melakukan Penataan Kawasan Parapat yakni Pembangunan Gerbang Kawasan Rp 148,2 Miliar, dan Penataan Ruang Publik Parapat dengan anggaran Rp 50 Miliar

Di KSPN Borobudur, tahun 2020 dilakukan kegiatan berupa penataan kawasan permukiman Borobudur dengan membangun Gerbang Palbapang dan Penataan Koridor Jalan Mayor Kusen dengan anggaran sebesar 150 triliun, pembangunan Gerbang Klangon dan penataan jalan Klaben, Gerbang Wisata Borobudur serta Penataan parkir, Drop Off dan Koridor pedagang Kaki Lima di kawasan Candi Mendut dengan anggaran sebesar Rp 70 miliar.

Untuk KSPN Lombok akan dilakukan pembangunan Jalan Bandara Internasional Lombok (BIL) – Kuta Mandalika dengan panjang 17 KM lebar 25 meter dengan anggaran Rp 1,45 triliun, pembangunan Promendede dengan anggaran Rp. 20 miliar Pengembangan Kawasan Gili sebesar 50 miliar, dan pengembangan Geopark Rinjani anggaran Rp 30 miliar.

Untuk KSPN Labuan Bajo, pada tahun 2020 dilakukan peningkatan jalan dan trotoar ruas jalan Soekarno Hatta Atas, peningkatan jalan dan trotoar ruas jalan Soekarno Hatta Bawah, penataan kawasan Puncak Waringin, Batu Cermin, Kampung Baru, Bukit Pramuka, serta Kawasan Rinca.

Kemudian untuk KSPN Manado – Bitung – Likupang akan diselesaikan pembangunan Bendungan Kuwilkawangkoan di Kabupaten Minahasa Utara, peningkatan Jalan Akses Likupang, pembangunan Jembatan Bitung – Pulau Lembeh, Jalan Tol Manado – Bitung, penataan Kawasan Bunaken, penataan Kawasan Pantai Malalayang, dan Kawasan Wisata Pantai PAAL – Likupang.

Kelima KSPN Super Prioritas tersebut merupakan bagian dari 10 “ Bali Baru” yang dikembangkan Pemerintah untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Sektor pariwisata diharapkan menjadi sektor andalan untuk mendatangkan devisa, membuka lapangan kerja serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal.

News

100 Sarjana Muda Papua akan Ditempatkan di BUMN

September 10, 2019

Presiden Joko Widodo pada Selasa, 10 September 2019, bertemu dengan 61 tokoh Papua di Istana Negara, Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, para tokoh Papua menyampaikan usulan dan aspirasi mereka langsung kepada Presiden.

“Tadi yang disampaikan oleh Pak Abisai Rollo mengenai pembangunan SDM itu betul. Sangat diperlukan yang namanya pembangunan SDM karena SDM ini menjadi kunci,” ujar Presiden.

Abisai Rollo, seorang tokoh masyarakat Papua yang mewakili para tokoh Papua menyampaikan sejumlah aspirasi, berharap kepada pemerintah untuk mendorong generasi muda Papua agar dapat menempuh pendidikan dan memiliki kesempatan untuk meningkatkan kapasitas diri yang lebih baik sehingga nantinya mampu memberikan bakti lebih bagi pembangunan negara.

“Bapak Jokowi sebagai sobat kami di Papua, kami sangat berharap dengan keserasian investasi di bidang SDM ini maka stigma negatif tidak lagi diletakkan kepada kami. Generasi muda kami memiliki masa depan dan mereka tidak pernah melupakan sejarah bangsa yang besar ini,” ucap Abisai.

Terkait dengan hal tersebut, Presiden Jokowi memberikan respons dan menggunakan kewenangan yang dimilikinya agar tenaga-tenaga muda Papua dapat diserap oleh BUMN-BUMN serta perusahaan lainnya.

“Siang hari ini saya mau buka (lapangan kerja), ini untuk BUMN dan perusahaan swasta besar yang akan saya paksa. Kalau lewat prosedur nanti kelamaan. Jadi kewenangan saya, saya gunakan untuk bisa menerima yang baru lulus mahasiswa dari Tanah Papua,” kata Presiden.

Presiden melanjutkan bahwa dirinya, dalam tahap pertama, akan mengalokasikan kesempatan kerja bagi 1.000 sarjana muda Papua. Menurutnya, dalam sejumlah kunjungan ke luar negeri, Presiden beberapa kali bertemu dengan para mahasiswa asal Papua yang memiliki kualitas kemampuannya tak diragukan.

“Saya bangga, waktu saya ke California di Amerika, saya bertemu mungkin dengan 12 mahasiswa kita yang dari Papua. Bukan pintar-pintar, (tapi) sangat pintar-pintar. Waktu saya ke New Zealand juga ketemu dengan lebih dari 10 mahasiswa dari Tanah Papua. Saya lihat juga pintar-pintar semuanya,” tuturnya.

Selain itu, Kepala Negara juga akan membuka kesempatan yang lebih luas bagi para ASN Papua untuk dapat berkontribusi lebih bagi pembangunan dengan menempatkan putra-putri Papua di tingkatan eselon sejumlah kementerian dan lembaga negara.

“Mengenai masalah PNS tadi supaya juga ada penempatan di provinsi-provinsi yang lain termasuk mulai kita atur di eselon 1, eselon 2, dan eselon 3,” ujarnya.