All Posts By

Gespy

News

PT Pegadaian (Persero) Memperpanjang Program Gadai Peduli

September 15, 2020

Jakarta, 15 September 2020 – PT Pegadaian (Persero) memperpanjang program Gadai Peduli untuk masyarakat yakni dengan gadai tanpa bunga (bunga 0%) untuk pinjaman sampai Rp. 1 juta sampai tanggal 31 Desember 2020.


Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan PT Pegadaian (Persero) Basuki Tri Andayani mengatakan bahwa program bunga 0% merupakan bukti kepedulian perusahaan terhadap masyarakat selama pandemi Covid-19. Program Gadai Peduli ini sudah berlangsung sejak Mei 2020.


“Sampai akhir Agustus 2020 tercatat program ini sudah dimanfaatkan oleh lebih dari 2 juta nasabah dengan total pinjaman Rp.1,39 triliun dengan rata-rata pinjaman Rp.690 ribu. Hal ini tentu membantu masyarakat dalam memperoleh solusi keuangan di tengah pandemi yang berdampak pada kondisi perekonomian,” jelas Basuki.


Masyarakat dapat mengajukan program tersebut dengan menggadaikan barang dengan melampirkan fotokopi KTP dan mengisi formulir yang sudah disediakan di outlet-outlet Pegadaian. Agar program ini bermanfaat bagi lebih banyak orang, setiap keluarga hanya boleh mengakses satu transaksi.


“Kondisi pandemi Covid-19 belum menunjukkan tanda-tanda berakhir. Karena itu Pegadaian memperpanjang program ini agar masyarakat dapat merasakan kehadiran perusahaan sebagai solusi keuangan yang tepat dalam memberikan solusi,” demikian kata Basuki.


Untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 Pegadaian dalam memberikan pelayanan juga menerapkan protokol pencegahan seperti mensyaratkan nasabah untuk dilakukan pengukuran suhu badan, mencuci tangan, memakai masker dan mengatur jarak dalam bertransaksi.

News

Sukses Membantu Proses Belajar Ratusan Ribu Pelajar SMA, Pahamify Tawarkan Live Class secara Gratis

September 15, 2020

Bogor, 15 September 2020. Menyambut diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta maupun di daerah zona merah lainnya di Indonesia, Pahamify terus berupaya memberikan fasilitas pendidikan terbaik untuk menunjang kegiatan belajar mereka selama Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Di tahun ini Pahamify telah sukses mengantarkan ratusan siswa pengguna aplikasi, baik yang berlangganan paket belajar, maupun paket Try Out, dalam meraih PTN impian mereka dengan keketatan yang tinggi.

Dilansir melalui CNN Indonesia, Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Mohammad Nasih menyatakan, “Yang lulus [SBMPTN] ada 167.653 peserta. Kalau dipersentasekan ada 23,87 persen. Ini berarti kurang lebih keketatan secara nasional satu banding lima,” ujarnya melalui konfrensi video  Jumat (14/8).

Ratusan siswa menceritakan bagaimana ia berproses bersama Pahamify dari yang awalnya tidak paham materi menjadi mudah memahami dan bersaing mendapatkan skor tinggi saat UTBK. Fitur Try Out di Pahamify ini dilengkapi dengan rasionalisasi jurusan yang mengacupada SBMPTN tahun sebelumnya, sehingga siswa dapat mengukur peluang masuk di jurusan dan kampus yang akan mereka pilih.

Kabar baik ini membuat Pahamify semakin berupaya memberi dampak positif yang lebih besar untuk siswa-siswi Indonesia dengan meluncurkan program-program baru selama pandemi ini, salah satunya dengan menawarkan paket belajar diskon 80%.

Syarif Rousyan Fikri selaku CEO Pahamify, mengatakan, memasuki Penilaian Tengah Semester (PTS) Pahamify juga meluncurkan fitur khusus untuk mempersiapkan menghadapiujian PTS dengan mengadakan TO PTS secara gratis.

“Selain itu, Pahamify juga mengadakan kelas online live streaming yang dapat diakses oleh siapapun secara gratis langsung di aplikasi,” kata Syarif Rousyan Fikri melalui keterangan resminya di Jakarta, Selasa 15 September 2020

Siswa hanya perlu membuat akun di aplikasi Pahamify dan menonton kelas online setiap pukul 14.00-16.00 WIB dari hari Senin sampai Jumat. Live streaming ini dipandu oleh Rockstar Teacher dengan membahas semua mata pelajaran yang dilakukan secara bergilir dari kelas X-XII IPA dan IPS. Semua program ini dirancang untuk memudahkan siswa dalam belajar serta memberi wadah bagi siswa untuk melatih pemahaman serta kemampuan akademiknya.

Menghadirkan belajar lewat konsep yang memadukan ilmu pengetahuan dengan gamifikasi, Pahamify telah diakses oleh lebih dari ratusan ribu pengguna dan menjadi teman belajar terbaik mereka secara online. Promo diskon 80% ini diharapkan dapat membantu lebih dari 2 juta siswa Indonesia dalam meningkatkan belajar prestasi mereka di tengah pandemi COVID-19.

News

Pemerintah Tingkatkan Kapasitas Fasilitas Kesehatan dan Pusat Karantina Pasien Covid-19

September 14, 2020

Pemerintah terus mempersiapkan tempat-tempat isolasi bagi pasien Covid-19, baik yang tanpa gejala maupun yang memiliki gejala ringan. Salah satu tempat yang masih siap yaitu Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.

Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo saat memimpin rapat terbatas mengenai “Laporan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional” melalui konferensi video dari Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 14 September 2020.

“Kita lihat di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran ini masih kosong untuk bisa menampung 2.581 (pasien). Ini masih mempunyai ruang, ini untuk yang gejala ringan. Ini 858 di tower 6 dan 1.723 di tower 7. Kemudian untuk flat isolasi mandiri di Wisma Atlet Kemayoran juga masih tersedia kapasitas 4.863 (pasien), ini di tower 4 dan tower 5,” kata Presiden.

Selain di Wisma Atlet Kemayoran, pemerintah juga menyiapkan Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) di berbagai wilayah seperti di Ciloto yang telah menampung 653 orang. Selain itu juga disiapkan Bapelkes di Batam, Semarang, dan Makassar.

Di samping itu, pusat-pusat karantina untuk pasien dengan gejala ringan juga terus disiapkan agar pasien tidak melakukan isolasi mandiri. Hal ini penting untuk dilakukan guna mencegah potensi penularan kepada keluarga.

“Kita telah bekerja sama dengan hotel bintang 1, bintang 2 untuk menjadi fasilitas karantina. Ini tolong juga disampaikan ada 15 hotel bintang 2 dan 3 di Jakarta dengan kapasitas 3.000 (pasien). Ini kita telah bekerja sama dengan grup-grup hotel yang ada,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara juga meminta agar tempat tidur dan ruang perawatan intensif atau ICU di rumah sakit rujukan untuk pasien bergejala berat terus dipastikan ketersediaannya. Secara khusus, Presiden meminta Menteri Kesehatan untuk segera melakukan audit dan koreksi mengenai protokol keamanan di rumah sakit.

“Saya minta ini agar Menteri Kesehatan segera melakukan audit dan koreksi mengenai protokol keamanan untuk tenaga kesehatan dan pasien di seluruh rumah sakit, sehingga rumah sakit betul-betul menjadi tempat yang aman dan tidak menjadi klaster penyebaran Covid,” ujarnya.

Presiden juga meminta agar ketimpangan kapasitas testing antardaerah terus diperkecil. Misalnya, di DKI Jakarta kapasitas testing sudah mencapai 324 ribu, namun di Jawa Timur masih 184 ribu, di Jawa Tengah 162 ribu, di Jawa Barat 144 ribu, dan di provinsi-provinsi lain masih di bawah 100 ribu.

“Jangan sampai ada yang sudah terlalu tinggi, tetapi ada provinsi-provinsi yang lain yang masih jauh di bawahnya,” katanya.

Sebagai sebuah negara kepulauan, Presiden memandang bahwa penanganan Covid-19 tidak bisa dibandingkan dengan negara lain yang bukan kepulauan. Untuk itu, pemahaman mengenai penyebaran Covid-19 sangat penting dalam menangani pandemi ini.

“Saya juga minta ini kepada Menteri Kesehatan dan komite, satgas, untuk fokus dalam penanganan ini sehingga hasilnya setiap minggu bisa kelihatan angka-angkanya,” ujarnya.

Di penghujung arahannya, Presiden meminta agar penegakan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan terus ditingkatkan, terutama memakai masker dan menjaga jarak. Presiden juga mengingatkan jajarannya untuk mempercepat seluruh program insentif yang bersifat cash transfer guna mengungkit ekonomi nasional di kuartal ketiga.

“Terakhir, terkait dengan pemulihan ekonomi nasional, kita masih punya waktu sampai akhir September dalam meningkatkan daya ungkit ekonomi kita, meningkatkan daya beli masyarakat, meningkatkan konsumsi rumah tangga di kuartal ketiga ini. Oleh sebab itu, saya minta seluruh program insentif yang sifatnya cash transfer agar benar-benar diperhatikan, dipercepat,” tandasnya.

News

Respon Penerapan PSBB penuh, Bank Mandiri Sesuaikan Operasional Cabang di DKI Jakarta

September 14, 2020

Senin, 14 September 2020 – Bank Mandiri menyesuaikan kantor cabang operasional di Wilayah DKI Jakarta sesuai menyusul Kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara penuh untuk mengerem laju penambahan kasus Covid-19.

Berlaku sejak Senin, 14 September 2020, Bank Mandiri tetap buka dengan jumlah cabang yang operasional sebanyak 223 kantor di seluruh DKI Jakarta, dibandingkan dengan 287 kantor cabang pada masa PSBB transisi sebelumnya. Mereka akan memberikan layanan perbankan mulai pukul 09.00 hingga 14.00 dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat oleh seluruh karyawan.

Menurut Direktur Operations Bank Mandiri Panji Irawan, pengoperasian cabang tersebut telah menyesuaikan dengan arahan Pemprov DKI Jakarta terkait penghentian operasional beberapa kawasan, gedung ataupun instansi lain.

“Jika ada kantor cabang Bank Mandiri yang berada di dalam kawasan atau gedung atau wilayah yang ditutup, tentu kami harus mengalihkan operasional cabang tersebut ke cabang terdekat,” kata Panji.

Faktor lain yang akan diperhatikan adalah kedekatan antar cabang yang memungkinkan dilakukan pengalihan operasional. Untuk itu, nasabah dapat mengakses informasi data cabang operasional melalui Bmri.id/operasionalcabang yang akan diupdate secara harian.

Panji melanjutkan, dalam penerapan waktu kerja ini, pihaknya berharap dukungan dan pengertian nasabah untuk mengikuti ketentuan yang ditetapkan di setiap kantor cabang Bank Mandiri, terutama terkait protokol kesehatan.

Protokol kesehatan yang diterapkan saat ini antara lain pemeriksaan suhu tubuh nasabah dan pegawai menggunakan thermometer gun sebelum memasuki gedung kantor Bank Mandiri. Lalu, pembatasan kontak langsung antara pegawai dan nasabah, serta pengaturan antrian nasabah dengan konsep physical distancing

Di samping itu, Bank Mandiri juga memastikan seluruh teller menggunakan masker dan sarung tangan, menyiapkan hand sanitizer, memasang akrilik di counter teller dan meja CS serta melakukan penyemprotan gedung dengan cairan disinfektan secara berkala.

“Dalam kondisi seperti ini, prioritas kami tentu adalah kesehatan serta keselamatan nasabah dan karyawan,” kata Panji.

Terkait layanan, pihaknya berharap nasabah dapat memanfaatkan berbagai channel elektronik Bank Mandiri yang bisa menggantikan peran kantor cabang, antara lain ATM/CRM berikut mesin EDC, serta melalui channel berbasis aplikasi/web, seperti aplikasi Mandiri Online, Mandiri Internet Bisnis, Mandiri Cash Management, dan termasuk juga transaksi melalui agen branchless banking.

Bahkan, seiring dengan transformasi digital Bank Mandiri, saat ini masyarakat luas juga dapat melakukan pembukaan rekening tabungan di manapun, tanpa harus datang ke kantor bank maupun bertemu dengan staff perbankan di Bank Mandiri.

“Semua keperluan untuk pembukaan tabungan dapat dilakukan dengan video call,” kata Panji.

Tentang PT Bank Mandiri (Persero), Tbk

Bank Mandiri merupakan salah satu bank terkemuka di Indonesia dengan layanan finansial kepada nasabah yang meliputi segmen usaha Corporate, Commercial, Micro & SME, Consumer Banking, Treasury dan International Banking. Bank Mandiri pada saat ini bersinergi dengan beberapa perusahaan anak untuk mendukung bisnis utamanya yaitu: Mandiri Sekuritas (jasa dan layanan pasar modal), Bank Syariah Mandiri (perbankan syariah), Bank Mandiri Taspen/Mantap (Kredit UMKM), AXA-Mandiri Financial Services (asuransi jiwa), Mandiri InHealth (asuransi kesehatan), Mandiri AXA General Insurance (asuransi umum), Mandiri Tunas Finance (jasa pembiayaan), Mandiri Utama Finance (jasa pembiayaan), Mandiri International Remittance (remitansi), Mandiri Europe (treasury & financial institution), dan Mandiri Capital Indonesia (Pembiayaan modal ventura).

Hingga Juni 2020, jaringan Bank Mandiri telah tersebar di seluruh Indonesia yang meliputi 4.312 jaringan kantor, yang tediri dari 2.564 kantor cabang dan 1.748 kantor mikro. Layanan distribusi Bank Mandiri juga dilengkapi dengan 18.291 unit ATM yang terhubung dalam jaringan ATM Link, ATM Bersama, ATM Prima dan Visa/Plus, 245.657 unit Electronic Data Capture (EDC) serta jaringan e-banking yang meliputi Mandiri Online, SMS Banking dan Call Center 14.000.

News

Tanri Abeng: Model Pengembangan SDM di Mandiri Dapat Diaplikasikan Dimanapun

September 5, 2020

JAKARTA – Mantan Menteri Negara Pendayagunaan BUMN Tanri Abeng menilai penempatan para bankir Bank Mandiri di bank-bank BUMN lain dapat menjadi model pengembangan sumber daya manusia (SDM) di industri perbankan yang dapat diaplikasikan dimanapun.

Pernyataan Tanri Abeng tersebut menanggapi adanya lima bankir senior PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang ditunjuk Kementerian BUMN untuk menempati posisi strategis di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

“Ditempatkannya top bankir [Bank Mandiri] di bank BUMN lainnya, maka model pengembangan Bank Mandiri bisa diaplikasikan dimanapun. Yang penting Dirut-nya dulu dipilih,” kata Tanri Abeng, Jumat (4/9).

Dia menegaskan saat ini beberapa bankir Bank Mandiri telah menempati posisi penting di sejumlah Bank Himbara dan perusahaan milik negara (BUMN). Talenta-talenta Bank Mandiri, lanjut Tanri, bukan hanya menjadi top bankir saja, tetapi dari bank dengan logo pita emas ini juga lahir Menteri Keuangan [Agus Martowardojo] dan dua Wakil Menteri BUMN saat ini.

Tanri yang pernah menjabat sebagai Menteri Pendayagunaan BUMN pertama RI menceritakan saat dirinya melakukan merger empat bank menjadi Bank Mandiri pada era krisis 1998 silam, ia memilih bankir senior sekaligus top leader. Saat itu, empat bank pelat merah yakni Bank Bumi Daya (BBD), Bank Dagang Negara (BDN), Bank Ekspor Impor Indonesia (Bank Exim) dan Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) dilebur menjadi Bank Mandiri.

“Di era krisis saat itu, saya pilih bankir senior sekaligus top leader Robby Djohan dan Agus Martowardjojo, yang tidak saja kompeten profesional, tetapi utamanya fokus pada pengembangan sumber daya manusia secara disiplin dan tersistem. Makanya proses ‘management development’ di Bank Mandiri berjalan secara berkesinambungan hingga kini,” papar Tanri.

Karena saat empat bank milik negara dimerger, orang-orang yang bergabung di dalamnya adalah para bankir-bankir dari swasta. “Kedua orang itu adalah bankir tulen. Mereka sangat mementingkan kompetensi dan pengembangan SDM, makanya mereka punya orang-orang dari Bank Mandiri yang sudah ditempatkan dimanapun. Termasuk di luar perbankan pun, mereka berkiprah.”

Dengan profesionalitas yang dimiliki bankir-bankir swasta yang bergabung di Bank Mandiri saat awal mula berdiri, lanjut Tanri, mereka betul-betul melakukan transformasi dan membangun sistem. Bukan saja sistem pengelolaan perbankan, tetapi juga sumber daya manusia yang dijalankan secara kontinu. “Jadi kalau sudah ada sistem pimpinannya itu bisa melaksanakan, sistem yang sudah ditetapkan dengan kultur yang baru. Jadi saat itu saya sengaja mengambil orang bukan dari BUMN, supaya kulturnya itu kultur baru, jadi kultur swasta,” kenang Tanri.

Sebagai bank milik pemerintah, Bank Mandiri kini dinilai sukses menjadi bank modern dan sekaligus sebagai centre of excellent. Bank Mandiri dengan manajemen development yang baik dan tata kelola GCG, serta semangat kerja institusi telah menjadi candradimuka para bankir di Indonesia. Itu sebabnya tambah Tanri, di Bank Mandiri itu selalu disebutkan ada succesor. “Pergantian pemimpin disiapkan, kalau ada yang keluar sudah ada yang siap menggantikan.”

Sebelumnya diketahui Menteri BUMN Erick Tohir menunjuk Dirut Bank Mandiri Royke Tumilaar menjadi Dirut BNI dan juga menugaskan empat bankir senior Bank Mandiri menjadi Direktur BNI. Rotasi ini dilakukan dengan pertimbangan isu keuangan dan perbankan sangat penting di tengah situasi pandemi Covid-19.

Selain itu, para bankir Bank Mandiri yang saat ini menempati posisi penting di sejumlah Bank Himbara dan BUMN yakni Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Sunarso, Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Pahala Mansury. Diaspora Bank Mandiri yang juga menempati posisi penting di industri perbankan yakni Agus Sudiarto (Direktur Manajemen Risiko BRI), Handayani (Direktur Konsumer BRI), Setyo Wibowo (Direktur Enterprise Risk, Big Data & Analytic BTN), Jasmin (Direktur Distribusi dan Ritel Funding BTN) dan Nixon Napitupulu (Direktur Keuangan BTN) dan BUMN lainnya.

News

August 14, 2020

Presiden RI Joko Widodo mengatakan bahwa pemerintah Indonesia tengah fokus mempersiapkan diri dalam meningkatkan perekonomian bangsa, di tahun 2021.

“Ketidakpastian global maupun domestik masih akan terjadi. Program pemulihan ekonomi akan terus dilanjutkan bersamaan dengan reformasi di berbagai bidang,” ujarnya di gedung DPR-MPR RI, Jakarta, Jumat (14/08/2020).

Dijelaskan bahwa kebijakan relaksasi defisit melebihi 3% dari PDB masih diperlukan, dengan tetap menjaga kehati-hatian, kredibilitas, dan kesinambungan fiskal.

Sedangkan untuk rencana kebijakan APBN 2021 diarahkan untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19, mendorong reformasi struktural untuk meningkatkan produktivitas, inovasi, dan data saing ekonomi. Tidak hanya itu, pemerintah juga memfokuskan diri pada percepatan transformasi ekonomi menuju era digital, serta pemanfaatan dan antisipasi perubahan demografi.

News

Tinjau Fasilitas Produksi Bio Farma, Presiden: Indonesia Mampu Produksi Vaksin Sendiri

August 11, 2020

Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya ke Kota Bandung pada Selasa, 11 Agustus 2020, meninjau kesiapan dan fasilitas produksi milik BUMN produsen vaksin dan antisera Bio Farma.

Kemampuan Bio Farma sebagai perusahaan produsen vaksin telah diakui dunia di mana produk-produknya telah menjangkau lebih dari 140 negara di dunia.

“Saya ingin melihat bagaimana Bio Farma yang telah memproduksi vaksin yang telah dikirimkan ke 149 negara baik itu vaksin polio, difteri, BCG, dan lain-lain,” ujar Presiden selepas peninjauan di fasilitas produksi Bio Farma yang berlokasi di Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, Jawa Barat.

“Ini menunjukkan bahwa negara kita mampu memproduksi vaksin sejak lama. Bio Farma berdiri setelah 1890, sudah lebih dari 100 tahun yang lalu,” imbuhnya.

Bio Farma sendiri akan segera memproduksi vaksin Covid-19 untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri apabila nantinya vaksin tersebut telah ditemukan dan telah teruji secara klinis.

Saat ini, tim uji klinis dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran tengah melakukan uji klinis tahap ketiga terhadap bakal calon vaksin Covid-19. Setelah uji klinis tersebut dilakukan dan vaksin yang sedang dikembangkan dinyatakan siap digunakan, maka selanjutnya Bio Farma akan memproduksi sendiri vaksin tersebut dalam jumlah besar.

“Saya kira dengan kemampuan dan pengalaman yang ada kita ingin produksi vaksin Covid ini segera bisa dilakukan,” kata Presiden.

Sebelumnya, dalam pertemuan di Istana Merdeka pada 21 Juli 2020, Kepala Negara menugaskan Bio Farma untuk memastikan kapasitas produksinya dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri saat vaksin Covid-19 ditemukan.

Saat ini, kapasitas produksi Bio Farma diketahui sanggup untuk memproduksi vaksin dalam jumlah 100 juta dosis per tahun dan tengah dikembangkan lebih lanjut sehingga pada akhir tahun nanti mampu meningkatkan kapasitasnya hingga mencapai 250 juta dosis vaksin per tahun.

“Saya kira inilah yang perlu kita ketahui dan menambah optimisme kita bahwa kita bisa melakukan itu sendiri,” tandasnya.

Mendampingi Presiden dalam peninjauan tersebut di antaranya ialah Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

News

Presiden Kembali Tekankan Pentingnya Strategi Intervensi Lokal dan Penggunaan Masker

August 11, 2020

Pandemi Covid-19 telah menginfeksi sekitar 19,7 juta penduduk yang tersebar di 215 negara dunia. Covid-19 juga telah menyebabkan 728 ribu jiwa meninggal dunia. Di Indonesia sendiri, sampai hari ini tercatat 127.083 orang positif Covid-19, dengan 82.236 orang sembuh dan 5.765 orang meninggal dunia.

Saat menyampaikan arahan di Posko Penanganan dan Penanggulangan Covid-19 Provinsi Jawa Barat di markas Kodam III/Siliwangi, Selasa, 11 Agustus 2020, Presiden Joko Widodo mengingatkan bahwa ancaman Covid-19 ini belum selesai hingga nanti ditemukan vaksin.

“Sekali lagi, ancaman Covid-19 ini belum selesai sampai nanti yang namanya vaksin itu bisa divaksinasikan kepada seluruh rakyat di Tanah Air ini,” ujar Presiden.

Untuk itu, Presiden kembali mengingatkan beberapa upaya untuk mengendalikan pandemi Covid-19 ini, salah satunya strategi intervensi berbasis lokal. Menurutnya, penanganan dalam cakupan wilayah yang kecil memegang peranan yang paling penting.

“PSBB tingkat desa, tingkat kampung, saya kira melokalisir Covid-19 di dalam scope kecil ini akan lebih memudahkan kita dalam menyelesaikan masalah-masalah yang ada di lapangan. Sehingga satu sisi tidak akan mengganggu wilayah yang besar, di sisi yang lainnya juga dari sisi ekonomi kita tidak terganggu banyak,” jelasnya.

Di samping itu, Presiden juga berharap agar TNI dan Polri di daerah turut membantu terutama dalam upaya menegakkan kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan. Secara khusus, Presiden menitikberatkan pada pentingnya penggunaan masker.

“Utama urusan masker ini, di samping tentu saja yang berkaitan dengan jaga jarak, cuci tangan, tidak berada dalam kerumunan jumlah banyak, tetapi masker menjadi kunci. Seperti tadi disampaikan oleh Pak Gubernur, pilih lockdown atau pilih masker, pilih PSBB atau pilih masker. Kita pilih pakai masker,” imbuhnya.

Terkait kampanye penggunaan masker tersebut, Presiden ingin agar dalam dua pekan ini dilakukan secara masif. Untuk itu, Kepala Negara berharap agar permintaan untuk masker disampaikan langsung kepada komite dan satgas penanganan Covid-19.

“Jadi tolong permintaan untuk masker disampaikan kepada Ketua Komite, Ketua Satgas, sehingga benar-benar urusan yang berkaitan dengan masker ini bisa kita selesaikan. Karena ini akan menyelesaikan banyak hal yang berkaitan dengan Covid-19,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Negara juga kembali mengingatkan pentingnya daerah melakukan sejumlah tahapan sebelum membuka sebuah wilayah. Ketiga tahapan tersebut yaitu prakondisi, penentuan waktu, hingga prioritas sektor harus dilewati.

“Tidak semuanya langsung dibuka, tahapan-tahapan mesti dilakukan. Sektor yang risikonya rendah itu didahulukan, sektor yang risikonya tinggi tolong direm, untuk diberikan di bagian belakang saja,” tandasnya.

Turut mendampingi Presiden dalam acara tersebut antara lain Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Doni Monardo, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

News

Pinjaman Tanpa Ribet dari Bank Mandiri, Kredit Cair Hanya 5 Menit

August 3, 2020

Jakarta, 27 Juli 2020 – Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu sektor yang paling terpukul akibat dampak pandemi Covid-19. Penyebaran wabah corona telah memicu aktivitas ekonomi dan masyarakat menjadi terbatas, sehingga melemahkan permintaan dan mempengaruhi omset para pelaku UMKM.

Untuk mendukung pelaku usaha, termasuk sektor UMKM, kembali bergeliat keluar dari tekanan dampak pandemi corona, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk pada bulan lalu menghadirkan terobosan berupa aplikasi Mandiri Pintar (Pinjaman Tanpa Ribet). Melalui inovasi tersebut, Bank Mandiri mendigitalisasi pengajuan kredit mikro produktif.

Proses pengajuan kredit yang efektif alias tanpa ribet menjadi faktor penting yang menunjang penyaluran pembiayaan bagi pelaku usaha segmen UMKM. Melalui aplikasi Mandiri Pintar, tenaga pemasar dan nasabah kredit mikro mendapat berbagai kemudahan dalam pembiayaan. Dengan aplikasi tersebut, performa kredit yang disalurkan bagi pelaku usaha di segmen mikro tentunya kian meningkat.

Alfian, seorang Mandiri Kredit Sales (MKS) yang bertugas di Pasar Cipete Jakarta mengungkapkan aplikasi Mandiri Pintar memberi banyak keuntungan, baik dari sisi karyawan Bank Mandiri yang bertugas untuk terus meningkatkan jumlah penyaluran kredit dan bagi nasabah penerima kredit.

“Sebelum ada Mandiri Pintar, proses yang harus dilakukan oleh MKS adalah mencari nasabah mulai dari menyebar brosur, memberikan penjelasan jenis kredit yang bisa diperoleh nasabah, wawancara, melihat kelayakan usaha, BI checking dan jaminan usaha apa,” kata Alfian, ketika ditemui baru-baru ini.

Apabila semua syarat administrasi yang dibutuhkan sudah lengkap, lanjut Alfian, proses pencairan kredit hingga approval bisa menghabiskan waktu paling cepat satu minggu hari kerja, bahkan bisa lebih jika dibutuhkan tambahan atau syarat yang diperlukan belum lengkap. Beberapa syarat yang diperlukan antara lain; fotokopi KTP (jika pasangan suami-isteri dibutuhkan foto copy keduanya), fotokopi buku nikah, fotokopi Kartu Keluarga, NPWP dan foto copy jaminan. “Belum lagi kita sebagai sales harus cross check datanya,” ungkapnya.

Kini dengan aplikasi Mandiri Pintar, kata Alfian, tenaga pemasar dapat langsung memproses pengajuan kredit lewat smartphone kepada nasabah dalam waktu yang lebih cepat. Prosesnya kurang lebih hanya 15 menit setelah tenaga pemasar mengajukan data debitur melalui Mandiri Pintar. Aplikasi ini juga dapat melayani pengajuan kredit mikro produktif baru maupun top up kredit mikro produktif eksisting.

Sekarang ini, kerumitan dalam proses pengajuan kredit itu sudah dapat diatasi dengan aplikasi Mandiri Pintar. Proses yang dibutuhkan hanya berkisar antara 5-10 menit saja, pinjaman sudah bisa ditransfer ke rekening pemohon kredit.

Berdasarkan pengalaman yang terjadi belum lama ini, Alfian mengungkapkan untuk top-up kredit nasabah waktu yang diperlukan untuk verifikasi hingga approval tidak sampai 5 menit, jika semua persyaratan yang diperlukan sudah masuk dalam database Bank Mandiri dan tentu saja kualitas jaringan yang bagus.

“Kalau top up kan kita sudah punya data-data nasabahnya, jadi tinggal diajukan dan di-approved saja, beberapa menit kemudian sudah bisa cair dan diterima langsung di rekening nasabah. Kendalanya juga terdapat pada sinyal jaringan, kalau sinyalnya bagus maka semuanya bisa cepat,” Jelas Alfian.

Kemudahan dan kecepatan tersebut menjadi inovasi teknologi yang dihadirkan oleh Bank Mandiri untuk menjadi yang terdepan di era digitalisasi. Kegiatan tatap muka antara sales dan nasabah juga hanya dilakukan ketika akan tandatangan akad kredit, mengingat prinsip kehati-hatian yang harus dipegang teguh oleh perusahaan.

News

BKPM, Kemenlu dan Kedubes Indonesia di Singapura Kolaborasi untuk Genjot Investasi di Tengah Pandemi

July 23, 2020

Kedutaan Besar Indonesia di Singapura bekerja sama dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bank Indonesia dan Kementerian Luar Negeri meluncurkan platform bernama Road to Indonesia Investment Day 2020. Kehadiran platform ini diharapkan bisa meningkatkan investasi asing yang masuk ke Indonesia selama masa pandemi Covid-19.

Dalam sambutannya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, mengatakan bila saat ini kementerian yang dipimpinnya menjadi salah satu garda terdepan, bersama BKPM, dalam menarik investor asing ke Indonesia. Ini tidak lepas dari kebijakan yang dikeluarkan oleh Presiden Joko Widodo, yang ingin penanggulangan Covid-19 bergerak bersama dengan pemulihan ekonomi nasional.

“Presiden Jokowi meluncurkan komite untuk menggabungkan tanggung jawab penanggulangan Covid-19 dan perbaikan ekonomi, sebagai bagian dari kekhawatiran, koordinasi dan integrasi untuk mencapai hal itu. Konsekuensinya, diplomasi Indonesia juga harus berpikir ulang kebijakan konvensional dan pendekatan dalam bisnis. Kita harus bergerak tidak seperti biasanya. Baru-baru ini Kementerian Luar Negeri membentuk tim untuk bekerja sama dengan BKPM untuk membantu investor asing,” kata Retno, Rabu (22/7/2020).

Retno berharap bila platform Road to Indonesia Investment Day 2020 bisa menjadi pintu masuk bagi investor yang berminat menanamkan modalnya di Indonesia. Sebab dalam platform ini, mereka mendapatkan banyak informasi terkait potensi daerah, proyek bahkan dapat berkomunikasi langsung dengan stakeholder di daerah. Ini, lanjut Retno, akan menumbuhkan investasi dan menumbuhkan perekonomian nasional di tengah pandemi.

“Platform ini adalah jawaban dari potensi investasi di Indonesia khususnya di 11 provinsi di Indonesia, dari agrikultur sampai infrastruktur dan berhubungan langsung dengan pemerintah daerah. Saya berharap acara ini akan menumbuhkan investasi dan menaikkan pertumbuhan ekonomi nasional,” sebutnya.

Senada dengan Retno, Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menegaskan bila lembaga yang dipimpinnya akan selalu membantu dan memfasilitasi setiap investor yang serius masuk ke Indonesia. Dirinya mengatakan bila platform Road to Indonesia Investment Day 2020 menyajikan data yang transparan dan real time terkait perizinan dan investasi di Indonesia. Karena itu, Bahlil berharap para investor bisa memanfaatkan platform tersebut secara maksimal sehingga makin yakin untuk menanamkan investasinya di Indonesia.\

“Platform ini dapat digunakan untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai proyek-proyek investasi yang clean and clear yang ada di Indonesia. Informasi ini sudah diverifikasi dan sudah disajikan sematang mungkin oleh tim, juga berkesempatan berdiskusi langsung dengan para stakeholder di tiap proyek tersebut dan dapat menyampaikan pertanyaan ataupun apa yang menjadi pikiran apa yang menjadi minat dalam berinvestasi di Indonesia,” ucap Bahlil.

“Yakinlah bahwa BKPM akan selalu siap membantu dan memfasilitasi seluruh keperluan investor mulai dari informasi potensi, investasi perizinan maupun sampai insentif yang tersedia. Saya yakin situs ini akan menjadi gerbang untuk jadi bagian dari kemajuan Indonesia melalui peningkatan investasi,” lanjutnya.

Sementara Dubes Indonesia untuk Singapura Ngurah Swajaya, menjelaskan bila Road to Indonesia Investment Day 2020 merupakan rangkaian menuju acara Indonesia Investment Day 2020 yang akan dilaksanakan pada 27 Oktober 2020 mendatang. Rangkaian acara sendiri terdiri atas webinar dengan 11 kepala daerah yang digelar tiap minggunya dari bulan Agustus hingga Oktober, sharing informasi terkait investasi, klinik investasi dan lainnya. Tahun ini merupakan tahun ketiga pelaksanaan Indonesia Investment Day oleh Kedubes Indonesia di Singapura.

11 provinsi peserta Indonesia Investment Day adalah Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Sulawesi Utara, Jakarta, Lampung, NTB, Jawa Barat, Kalimantan Timur, Kepulauan Riau dan Sulawesi Selatan. Sedangkan acara puncaknya pada 27 Oktober 2020, ada diskusi dengan tema “Driving the Role of Industry 4.0 Towards Sustainable Investment in Indonesia”.

“Saya senang Bank Indonesia, BKPM dan Kementerian Luar Negeri ikut membantu acara ini. Tahun ini Indonesia Investment Day akan sedikit unik karena situasi yang menantang yang sedang kita hadapi. Kita mencoba berimprovisasi dalam mengirimkan pesan penting dalam situasi yang sedang sulit ini. Banyak negara termasuk Indonesia, masih memfokuskan energi mereka untuk menghadapi pandemi. Namun, pemulihan ekonomi tetap menjadi agenda utama,” kata Ngurah.