IHSG Uji level 7.200, Saham BBNI aktif diburu Investor hingga Melesat 2,61%

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) melanjutkan tren menguat, dan menguji level psikologis 7.200 pada perdagangan hari ini, Kamis (7/5/2026).

Pada awal sesi I perdagangan hari ini, IHSG dibuka menguat 0,96% atau 68,32 poin ke level 7.160. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 1,11% atau 7,55 poin ke posisi 690,31.

Meski demikian penguatan IHSG perlahan menipis. Pada akhir sesi I perdagangan hari ini, tepatnya pukul 12:00 waktu JATS, IHSG terpantau ditutup naik 0,36% atau 25,51 poin ke level 7.117.

Selama 3 jam perdagangan berlangsung, IHSG terpantau bergerak di zona hijau, sempat menyentuh level tertinggi di 7.204, dan level terendah di 7.180. Pada perdagangan hari ini, IHSG diprediksi menguji tren penguatan ke level psikologis 7.200.

Data perdagangan BEI menunjukkan sebanyak 339 saham naik harga, 299 saham turun harga, dan 178 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga ataua stagnan.

Volume saham yang ditransaksikan sepanjang sesi I perdagangan hari ini mencapai 26,123 miliar lembar, dengan frekuensi transaksi sebanyak 1.548.911 kali, dan nilai transaksi sebesar Rp12,326 triliun.

Penguatan IHSG berlanjut seiring gerak bursa saham Asia yang mayoritas dibuka di zona positif, seiring harapan akan berakhirnya konflik Timur Tengah.

Otoritas Iran dikabarkan sedang mempelajari proposal perdamaian terbaru dari AS. Sementara AS memberi waktu 48 jam kepada Iran untuk merespon proposal perdamaian guna mengakhiri konflik Timur Tengah, yang pecah sejak 28 Februari 2026.

Melalui cuitan di media sosial, Presiden AS Donald Trump, menyatakan akan segera mengakhiri operasi militer dan membuka blokade di perairan Selat Hormuz.

Langkah tersebut, dilakukan karena AS meyakini Iran akan menyetujui syarat yang diberikan untuk kesepakatan perdamaian. “Dengan asumsi Iran sepakat memberikan apa yang sudah disepakati, yang mana itu mungkin sebuah asumsi besar,” tulis Trump, seperti dikutip Bloomberg, Kamis (7/5/2026).

Perkembangan terbaru itu, membuat harga minyak dunia terkikis hingga nyaris meninggalkan level US$100 per barel. Sebaliknya pasar komoditas, dan keuangan global kembali bergairah, termasuk BEI

Hal itu, terlihat dari masifnya aksi beli investor terhadap saham-saham sektor keuangan, terutama saham 4 bank besar, yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Bank Mandiri Tbk (BBNI).

Sejak awal perdagangan, saham 4 bank besar ini aktif diburu investor, terutama BBNI. Hingga akhir sesi I perdagangan, harga BBNI terpantau melesat 2,61% atau Rp100 menjadi Rp3.930 per lembar.

Sementara harga BMRI melonjak 2,22% atau Rp100 menjadi Rp4.610 per saham, BBRI menguat 2,22% atau Rp70 menjadi Rp3.230 per lembar, dan BBCA naik 1,68% atau Rp100 menjadi Rp6.050 per saham.

Perkembangan terbaru meredanya konflik Timur Tengah, dan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tinggi di kuartal I 2026, membuat investor terutama asing kembali masuk ke BEI dan melakukan aksi beli masif.

Hal serupa juga terjadi di pasar surat utang negara (SUN), yang ditandai dengan penurunan imbal hasil (yield) di hampir semua tenor, terutama jangma menengah dan jangka panjang.

SUN tenor jangka menengah, seperti tenor 4 tahun turun 2,3 bps ke 6,69%, disusul tenor 2 tahun turun 1,2 bps ke 6,33%. Sementara SUN tenor acuan 10 tahun juga mengalami penurunan yield 0,4 bps ke 6,73%. 

Meski demikian, tekanan aksi jual masih dialami SUN tenor jangka pendek. Pada hari ini, SUN tenor 1 tahun mengalami tekanan jual sehingga yield melonjak hingga 6,43%, tertinggi sejak Maret 2025.

Untuk perdagangan hari ini, IHSG diprediksi bergerak menguat di kisaran level support 7.100 dan level resistance 7.200. (jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Rupiah Menguat Terbatas Dipicu Harapan Berakhirnya Konflik Timur Tengah

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah menguat terbatas pada...

KULT KREO 2026 Dorong Talenta Muda Manfaatkan Hak Cipta

BRIEF.ID – Gelaran KULT KREO 2026 akan menyemarakkan perhelatan...

Harga Emas Antam Naik Jadi Rp2.840.000 per Gram, Sinyal Perdamaian AS-Iran Makin Kuat

BRIEF.ID - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang...

Industri Kosmetik RI Tumbuh Pesat, PERKOSMI Dorong Inovasi dan Standar Berkelanjutan

BRIEF.ID - Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia (PERKOSMI) kembali menggelar...