BRIEF.ID – Menteri Koperasi (Menkop) yang juga Ketua Harian Pengurus Pusat (PP) Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Ferry Juliantono, meresmikan pembukaan Program Mba Maya (Membina dan Memberdaya) Tahun 2026 di Jakarta.
Menkop mengatakan, program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) berbasis Syariah yang kini makin relevan serta menjadi fokus PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan MES.
“Kami mengapresiasi konsistensi PNM dalam melibatkan MES sebagai mitra strategis dalam pemberdayaan UMKM berbasis syariah. Kolaborasi ini menjadi bentuk sinergi nyata dalam memperkuat pemberdayaan UMKM, khususnya bagi para ibu nasabah Mekaar,” kata Menkop melalui keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan ditandai pelaksanaan webinar bertajuk “Usaha Berkah dalam Bingkai Ekonomi Syariah,” pada Rabu (6/5/2026), yang menghadirkan praktisi ekonomi syariah, Siti Ma’rifah.
Ia mengatakan, penguatan kapasitas dan pendampingan berkelanjutan menjadi faktor penting sehingga UMKM tumbuh dan naik kelas di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.
Sepanjang 2025, kata Menkop, Program Mba Maya telah dilaksanakan melalui 248 kegiatan di 20 kabupaten/kota dan menjangkau lebih dari 10 ribu peserta. MES juga terlibat langsung dalam program pelatihan dan pendampingan UMKM halal di sejumlah daerah.
“Sinergi antara UMKM, koperasi syariah, dan dukungan pembiayaan, saya optimistis upaya ini dapat mendorong pertumbuhan sektor riil agar lebih inklusif sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Menkop.
Hal senada juga diungkapkan Direktur Utama (Dirut) PT PNM, Arief Mulyadi. Ia mengatakan, kolaborasi bersama MES menjadi bagian dari upaya PNM untuk memperkuat ekosistem pemberdayaan nasabah berbasis syariah.
“Sekitar 73% pembiayaan PNM Mekaar adalah berbasis syariah. Saya yakin kerja sama PNM-MES menjadi sangat relevan dalam memperkuat pemberdayaan dan pendampingan nasabah,” tuturnya.
Selain itu, lanjutnya, kolaborasi PNM-MES juga diwujudkan melalui program sertifikasi halal bagi nasabah UMKM. Hingga saat ini, sekitar 2.300 nasabah PNM telah memperoleh sertifikat halal melalui pendampingan MES.
“Rencananya, program Mba Maya 2026 akan dilaksanakan di 41 kabupaten/kota di berbagai wilayah Indonesia guna memperluas jangkauan pemberdayaan dan pendampingan bagi pelaku UMKM,” kata Arief Mulyadi. (nov)


