BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) terhempas ke zona merah pada sesi I perdagangan hari ini, Senin (22/6/2026).
Saham-saham unggulan berkapitalisasi besar, terutama PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dan 4 bank besar menjadi pemberat IHSG hingga terjatuh ke zona merah.
Pada awal sesi pagi perdagangan hari ini, IHSG dibuka menguat 0,65% atau 39,91 poin ke level 6.217. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 0,78% atau 4,74 poin ke posisi 614,14.
Hingga akhir sesi I perdagangan saham hari ini, IHSG ditutup melemah 1,25% atau 77,213 poin ke level 6.099. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak variatif dengan menyentuh level tertinggi di 6.226, dan level terendah di 6.065.
Data perdagangan BEI menunjukkan sebanyak 476 saham turun harga, 200 saham naik harga, dan 135 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga atau stagnan.
Adapun volume saham yang ditransaksikan mencapai 13,429 miliar lembar, dengan frekuensi transaksi sebanyak 1.105.744 kali, dan nilai transaksi sebesar Rp7,620 triliun.
Pelemahan IHSG dipengaruhi tekanan jual yang dilakukan investor terhadap saham-saham unggulan berkapitalisasi besar, terutama Telkom dan 4 bank besar.
Saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) ditutup melemah 2,33% atau Rp60 menjadi Rp6.200 per lembar. Sedangkan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) terkoreksi 1,59% atau Rp100 menjadi Rp6.200 per lembar.
Sementara saham 3 bank besar BUMN, yakni PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) terkoreksi antara 1% hingga 2%.
Harga BMRI terkoreksi 1,85% atau Rp80 menjadi Rp4.230 per lembar, BBRI turun 1,02% atau Rp30 menjadi Rp2.900 per lembar, dan BBNI merosot 2,72% atau Rp100 menjadi Rp3.570 per lembar.
Tekanan terhadap pasar saham dipengaruhi sentimen global, seiring konflik Timur Tengah antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang tak kunjung mencapai kesepakatan perdamaian.
Dalam pernyataan terbaru, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, kembali mengancam akan menyerang Iran jika tidak menghentikan gerakan militan Hizbullah di Lebanon.
Trump juga menyampaikan akan memungut bayaran untuk pelayaran yang melewati Selat Hormuz, jika kesepakatan perdamaian dengan Iran tidak tercapai.
Pernyataan Trump memicu lonjakan harga minyak dunia jenis Brent ke level US$81 per barel, dan berimbas pada pelemahan bursa global, dan pasar komoditas.
Berikut data tekanan saham Telkom dan 4 bank besar terhadap IHSG pada sesi I perdagangan hari ini:
1. Bank Central Asia (BBCA) mengurangi 14,12 poin.
2. Telkom Indonesia (TLKM) mengurangi 6,29 poin.
3. Bank Mandiri (BMRI) mengurangi 6,29 poin.
4. Bank Rakyat Indonesia (BBRI) mengurangi 4,73 poin.
5. Bank Negara Indonesia (BBNI) mengurangi 2,93 poin. (jea)


