BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) melaju ke level 6.200 pada perdagangan akhir pekan, Jumat (31/7/2026).
Investor terus melancarkan aksi borong terhadap saham-saham potensial, antara lain saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO).
Pada akhir sesi I perdagangan hari ini, IHSG terpantau menguat 0,48% atau 29,91 poin di level 6.216. Sebelumnya IHSG dibuka menguat 0,54% atau 33,26 poin ke posisi 6.219 pada awal perdagangan hari ini.
Sepanjang sesi I perdagangan yang berakhir pukul 12:00 waktu JATS, IHSG bergerak di zona hijau, dengan menyentuh level tertingi di 6.236, dan level terendah di 6.201.
Data perdagangan BEI menunjukkan sebanyak 437 saham naik harga, 192 saham turun harga, dan 159 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga atau stagnan.
Volume saham yang ditransaksikan pada sesi I perdagangan mencapai 18,679 miliar lembar, dengan frekuensi sebanyak 1.131.144 kali, dan nilai transaksi sebesar Rp11,113 triliun.
Aksi beli investor terus berlanjut, seiring arus modal masuk (capital inflow) ke pasar keuangan emerging market, merespons keputusan Federal Reserve (The Fed) menahan suku bunga di kisaran 3,50%-3,75%.
Saham-saham potensial di berbagai sektor terus diburu investor, terutama dalam dua hari terakhir, antara lain BBRI dan INCO.
Harga saham BBRI terpantau menguat 1,34% atau Rp40 menjadi Rp3.030 per lembar, sedangkan INCO melesat 7,65% atau Rp375 menjadi Rp5.275 per lembar.
Selain itu, saham PT Astra International Tbk (ASII) juga melonjak 4,04% atau Rp200 menjadi Rp5.150 per lembar, seiring transformasi pasar otomotif dalam negeri.
Untuk perdagangan hari ini, IHSG diprediksi masih bergerak di zona hijau dalam kisaran level support 6.150 hingga level resistance 6.250. (Jea)


