BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup turun meninggalkan level 6.200, seiring tekanan jual terhadap lebih dari 400 saham pada perdagangan Senin (22/6/2026).
Berdasarkan data perdagangan BEI hari ini, IHSG ditutup turun 0,98% atau 60,44 poin ke level 6.116. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 6.226, dan level terendah di 6.052.
Sebanyak 445 saham terpantau mengalami tekanan jual hingga turun harga, 221 saham naik harga, dan 147 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga atau stagnan.
Adapun volume saham yang ditransaksikan mencapai 22,510 miliar lembar, dengan frekuensi transaksi sebanyak 1.735.806 kali, dan nilai transaksi sebesar Rp13,489 triliun.
IHSG awalnya dibuka di zona hijau, namun kemudian berbalik arah tertekan ke zona merah hingga akhirnya ditutup terhempas dari level 6.200.
Hal itu, terutama dipicu tekanan jual terhadap saham-saham di berbagai sektor, terutama sektor keuangan, properti, energi, dan barang konsumsi.
Di sektor keuangan, saham 4 bank besar mengalami penurunan antara 1% hingga 4%. Penurunan terbesar dialami saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), yakni -4,90% atau Rp180 menjadi Rp3.490 per lembar.
Sementara saham-saham barang konsumsi yang mengalami tekanan jual terbesar, antara lain PT Aspirasi Hidup Indonesi Tbk (ACES), dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR).
Adapun harga saham ACES ditutup terkoreksi 8,20% atau Rp30 menjadi Rp336 per lembar, sedangkan MYOR melemah 7,04% atau Rp140 atau Rp1.850 per lembar.
Berikut daftar 5 saham yang menduduki posisi top looser berdasarkan volume perdagangan di BEI hari ini, Senin (22/6/2026):
1. PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU), turun 7,45% atau Rp7 menjadi Rp87 per lembar, dengan volume transaksi mencapai 494,37 juta lembar.
2. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA), melemah 6,31% atau Rp130 menjadi Rp1.930 per lembar, dengan volume transaksi mencapai 474,03 juta lembar.
3. PT Barito Pacific Tbk (BRPT), turun 6,47% atau Rp110 menjadi Rp1.590 per lembar, dengan volume transaksi mencapai 162,34 juta lembar.
4. PT Merdeka Battery Materials (MBMA), merosot 6,48% atau Rp35 menjadi Rp505 per lembar, dengan volume transaksi mencapai 122,34 juta lembar.
5. PT Sentul City Tbk (BKSL) jatuh 5,88% atau Rp4 menjadi Rp64 per lembar, dengan volume transaksi mencapai 95,68 juta lembar. (jea)


