BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan berkonsolidasi di kisaran 6.450-6.570 pada perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (1/9/2026).
Riset Phintraco Sekuritas menyebutkan, IHSG diproyeksikan bergerak dengan level resistance 6.570, pivot 6.500, dan support 6.450. Sejumlah saham yang diunggulkan antara lain JSMR, GGRM, BULL, ELSA, ESSA, dan TLKM.
Sebelumnya, IHSG ditutup menguat tipis 0,11% ke level 6.525,48 pada perdagangan Senin (31/8/2026). Sepanjang Agustus 2026, IHSG menguat 4,64% secara bulanan (MoM), meskipun secara kumulatif masih terkoreksi 24,53% sejak awal tahun (YTD) hingga periode Januari-Agustus 2026.
Secara teknikal, IHSG masih bertahan di atas MA5, sementara Stochastic RSI menunjukkan indikasi reversal di area pivot. Namun, histogram positif MACD mulai melemah.
Dari dalam negeri, investor akan mencermati rilis data inflasi Indonesia pada Selasa (1/9/2026). Inflasi diperkirakan mencapai 0,2% MoM pada Agustus 2026, berbalik dari deflasi 0,14% pada Juli 2026.
Secara tahunan, inflasi diproyeksikan meningkat menjadi 3,13% YoY pada Agustus 2026, dari 2,88% YoY pada Juli 2026. Sementara itu, inflasi inti diperkirakan naik menjadi 2,8% YoY, dibandingkan 2,76% YoY pada bulan sebelumnya.
Investor juga menantikan data neraca perdagangan Indonesia. Konsensus memperkirakan neraca perdagangan pada Juli 2026 mencatat defisit US$300 juta, membaik dibandingkan defisit US$450 juta pada Juni 2026.
Pertumbuhan impor diperkirakan masih lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekspor. Sementara itu, indeks PMI Manufacturing Indonesia diproyeksikan sedikit meningkat menjadi 50,5 pada Agustus 2026 dari 50,2 pada Juli 2026.
Dari kawasan Asia, investor mencermati RatingDog Manufacturing PMI Tiongkok, yang diperkirakan meningkat menjadi 51 pada Agustus 2026 dari 50,9 pada Juli 2026.
Di Jepang, indeks Consumer Confidence diperkirakan sedikit meningkat menjadi 35 pada Agustus 2026.
Sementara itu, dari kawasan Eropa, data inflasi Zona Euro diperkirakan menunjukkan kenaikan menjadi 3,3% YoY pada Agustus 2026 dari 2,9% YoY pada Juli 2026.
Dari Amerika Serikat, investor akan mencermati data ISM Manufacturing PMI, yang diperkirakan sedikit turun menjadi 55,2 pada Agustus 2026 dari 55,6 pada Juli 2026.
Data job openings AS juga diperkirakan turun menjadi 7,3 juta pada Juli 2026 dari 7,36 juta pada Juni 2026.
Pergerakan IHSG pada perdagangan Selasa diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh sentimen global, perkembangan harga komoditas, serta respons investor terhadap sejumlah data ekonomi utama yang dirilis dari dalam dan luar negeri. (nov)


