Harga Emas Turun 1,6% Menjadi US$ 4.260,20 per Troy Ons

BRIEF.ID – Harga emas pada penutupan perdagangan Selasa (9/6/2026) turun hampir 2% setelah investor menyatakan kehati-hatian sehari sebelum diterbitkan data inflasi konsumen di Amerika Serikat (AS),  berpotensi mempengaruhi ekspektasi suku bunga.

Sentimen risiko juga terpengaruh setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Iran telah menembak jatuh helikopter Apache milik AS dan berjanji akan membalas.

Pada Rabu (10/6/2026), pukul 03.55 WIB harga emas spot turun 1,6% menjadi US$ 4.260,20 per troy ons, sementara harga emas berjangka turun 1,8% menjadi US$ 4.284,09 per troy ons. Pada sesi sebelumnya, harga logam mulia ini jatuh ke level terendah sejak akhir Maret, tetapi kemudian pulih dan berakhir relatif stabil.

Para pelaku pasar logam mulia waspada karena mereka menunggu laporan indeks harga konsumen (CPI) AS bulan Mei pada  Rabu (10/6/2026) dan laporan indeks harga produsen (PPI) pada  Kamis (11/6/2026).

Data pasar tenaga kerja pekan lalu yang menunjukkan kekuatan, dan inflasi kemungkinan meningkat karena kenaikan harga minyak akibat perang Iran, investor percaya bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tetap tahun ini atau bahkan menaikkannya. Keyakinan itu juga menyebabkan aksi jual obligasi dan lonjakan imbal hasil Treasury. Emas cenderung berkinerja buruk dalam lingkungan suku bunga yang lebih tinggi.

“Laporan ketenagakerjaan AS pekan lalu memperkuat pandangan kami bahwa peningkatan siklus dalam pengeluaran bisnis global meluas ke perekrutan –– sebuah perkembangan yang memiliki dua implikasi utama bagi prospek. Pertama, hal itu mengurangi risiko penurunan pertumbuhan, sebagian dengan membantu meredam tekanan dari kenaikan harga energi terhadap daya beli rumah tangga,” kata analis JPMorgan yang dipimpin Nora Szentivanyi. (Investing.com/nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Yen Sentuh Titik Terendah dalam 40 Tahun

BRIEF.ID - Pemerintah Jepang kembali meningkatkan kewaspadaan terhadap pelemahan...

Rupiah Kembali Loyo di Level Rp17.900 Dipicu Defisit APBN dan Lonjakan Harga Minyak Dunia

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah kembali loyo ke...

LHKPN Nanik S Deyang Jadi Sorotan Usai Mundur dari Kepala BGN, Ini Rincian Harta Kekayaannya

BRIEF.ID – Pengunduran diri Nanik Sudaryati Deyang dari jabatan...

Ekspor Jepang Melonjak, Pelemahan Yen dan Permintaan AI Jadi Penopang

BRIEF.ID – Kinerja ekspor Jepang mencatat pertumbuhan yang kuat...