BRIEF.ID – Manajemen Kantor Berita ANTARA memperkuat koordinasi dengan Basarnas, Polda Banten, TNI, dan instansi terkait dalam upaya pencarian lima pewarta foto yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Banten.
Direktur Utama ANTARA Benny Siga Butarbutar mengatakan telah mengirimkan tim khusus yang terdiri atas personel Kantor Pusat ANTARA dan Biro Banten untuk memastikan komunikasi dan koordinasi pencarian terus berlangsung.
“Kami turut mendorong agar petugas meningkatkan intensitas pencarian terhadap rombongan jurnalis yang belum diketahui keberadaannya hingga saat ini,” kata Benny di Jakarta, Selasa (8/9/2026) malam.
Salah satu pewarta yang belum diketahui keberadaannya adalah Muhammad Bagus Khoirunas, pewarta foto ANTARA Biro Banten. Hingga Selasa (8/9/2026) malam, ANTARA belum memperoleh kabar dari Bagus maupun rombongan.
ANTARA juga mendirikan posko siaga media bersama iNews dan merdeka.com untuk memperkuat koordinasi serta memastikan setiap perkembangan pencarian diperoleh dari sumber berwenang dan terverifikasi.
Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki mengatakan pencarian gabungan terus dilakukan bersama Polairud, Basarnas, dan TNI sejak menerima laporan hilang kontaknya para pewarta.
Namun, gelombang tinggi dan jarak pandang terbatas menjadi kendala dalam operasi pencarian.
Disebutkan, Bagus melakukan peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau sejak Senin (7/9/2026) bersama empat pewarta foto lainnya, yakni Arie Basuki dari merdeka.com, Donal Husni selaku fotografer lepas, Yudhistira dari iNews, dan Daus dari Anadolu.
Benny memastikan akan terus berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk memperoleh perkembangan pencarian dan menyampaikan informasi berdasarkan data yang telah terverifikasi. (nov)


