BRIEF.ID – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun pada perdagangan hari ini, Kamis (4/6/2026), dipicu sentimen konflik Timur Tengah yang kembali memanas.
Seperti dilansir laman Logam Mulia hari ini, harga emas Antam turun Rp15.000 menjadi Rp2.759.000 per gram dibandingkan posisi sebelumnya Rp2.759.000 per gram.
Hal serupa terjadi pada harga pembelian kembali emas Antam, yang terpantau turun Rp13.000 menjadi Rp2.571.000 per gram dibandingkan level sebelumnya Rp2.584.000 per gram.
Sementara harga emas Antam di Pegadaian tidak mengalami perubahan atau stagnan pada posisi Rp2.885.000 per gram, seperti penutupan perdagangan Rabu (3/6/2026).
Melemahnya harga emas batangan Antam dipengaruhi pergerakan harga emas dunia di pasar spot, yang terpantau turun 0,9% ke level US$4.449,5 per troy ounce, pada perdagangan kemarin.
Konflik Timur Tengah yang kembali memanas, seiring aksi saling serang yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) dan Iran, membuat harga logam mulia kembali tertekan.
Pihak AS menyatakan telah mencegat kapal tanker minyak kosong yang menuju ke Iran, yang kemudian dibalas Iran dengan serangan pesawat tanpa awak (drone) dan tembakan misil ke pangkalan militer AS di Bahrain dan Kuwait.
Aksi saling serang di tengah proses perundingan damai AS dan Iran tersebut, membuat harga minyak dunia kembali melonjak. Pada penutupan perdagangan Rabu (4/6/2026), harga minyak jenis brent naik hampir 2% dan ditutup di US$97,81 per barel.
Perkembangan terbaru konflik Timur Tengah yang kembali memanas, memupuskan harapan pembukaan Selat Hormuz dalam waktu dekat.
Selat Hormuz, yang merupakan jalur utama distribusi minyak dan gas (migas) dunia, ditutup oleh Otoritas Iran sejak serangan AS dan Israel pada 28 Februari 2026, dan telang memicu kekhawatiran terjadi krisis energi global.
Kondisi tersebut, membuat pelaku pasar meyakini bank sentral di berbagai negara akan melakukan pengetatan kebijakan moneter, terutama menaikan suku bunga acuan, untuk mengendalikan dampak kenaikan harga migas.
Emas adalah aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset), sehingga mengoleksi emas menjadi kurang menguntungkan saat suku bunga masih tinggi.
Bagi kamu yang ingin berinvestasi di emas batangan atau logam mulia, ada beberapa ketentuan terkait pajak yang perlu kamu ketahui.
Pertama, setiap pembelian emas batangan atau logam mulia disertai dengan bukti potong PPh 22. Untuk transaksi harga jual emas batangan dikenakan potongan pajak, sesuai PMK No. 34/PMK.10/2017.
Kedua, potongan pajak harga beli emas sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% untuk NPWP dan 0,9% untuk non-NPWP.
Ketiga, penjualan kembali emas Antam dengan nominal lebih dari Rp 10.000.000, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5% bagi pemegang NPWP dan 3% untuk non NPWP. PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.
Berikut rincian harga pecahan emas batangan Antam, yang tercatat di laman Logam Mulia, pada Kamis (4/6/2026):
- Harga emas 0,5 gram: Rp1.429.500.
- Harga emas 1 gram: Rp2.759.000.
- Harga emas 2 gram: Rp5.458.000.
- Harga emas 3 gram: Rp8.162.000.
- Harga emas 5 gram: Rp13.570.000.
- Harga emas 10 gram: Rp27.085.000.
- Harga emas 25 gram: Rp67.587.000.
- Harga emas 50 gram: Rp135.095.000.
- Harga emas 100 gram: Rp270.112.000.
- Harga emas 250 gram: Rp675.015.000.
- Harga emas 500 gram: Rp1.349.820.000.
- Harga emas 1.000 gram: Rp2.699.600.000.
Sementara harga Emas Antam di Pegadaian, seperti dilansir laman Sahabat Pegadaian pada hari ini sebagai berikut:
– Harga emas 0,5 gram: Rp1.495.000.
- Harga emas 1 gram: Rp2.885.000.
- Harga emas 2 gram: Rp5.708.000.
– Harga emas 3 gram: Rp8.536.000.
- Harga emas 5 gram: Rp14.191.000.
– Harga emas 10 gram: Rp28.325.000.
- Harga emas 25 gram: Rp70.681.000.
- Harga emas 50 gram: Rp141.279.000.
- Harga emas 100 gram: Rp282.477.000. (jea)


