Harga Emas Antam Turun Rp 9.000, Pasar Tunggu Arah Kebijakan The Fed

BRIEF.ID – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami penurunan pada perdagangan Selasa (21/7/2026).

Berdasarkan daftar harga resmi, emas Antam turun Rp 9.000 per gram, sehingga harga jual emas ukuran 1 gram berada di level Rp2.601.000. Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali juga turun Rp9.000 menjadi Rp 2.332.000 per gram.

Pelemahan harga emas domestik sejalan dengan pergerakan emas dunia yang masih berada di bawah tekanan. Investor memilih bersikap hati-hati sambil menantikan sejumlah data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang diperkirakan akan memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed).

Prospek suku bunga yang bertahan tinggi cenderung mengurangi daya tarik emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil.

Meski demikian, emas masih dipandang sebagai salah satu instrumen investasi yang mampu menjaga nilai aset dalam jangka panjang. Ketidakpastian ekonomi global, potensi perlambatan pertumbuhan, serta meningkatnya risiko geopolitik tetap menjadi faktor yang menopang permintaan terhadap aset safe haven tersebut.

Kalangan analis memperkirakan pergerakan harga emas dalam waktu dekat akan tetap berfluktuasi, dipengaruhi oleh perkembangan inflasi global, kebijakan bank sentral, serta pergerakan nilai tukar Dolar Amerika Serikat.

Bagi investor, koreksi harga seperti saat ini dinilai dapat menjadi momentum untuk melakukan akumulasi secara bertahap, dengan tetap mempertimbangkan tujuan investasi dan profil risiko masing-masing. (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

AI Factory NVIDIA di Batam Berpotensi Hasilkan US$ 30 Miliar

BRIEF.ID - Rencana pembangunan AI Factory NVIDIA di Batam,...

Mayoritas Bursa Asia Menguat, Korsel dan Jepang Pulih dari Tekanan Saham AI

BRIEF.ID – Sebagian besar pasar saham Asia ditutup menguat...

Pelibatan Babinsa Untuk Awasi Wajib Pajak Tuai Kritik Keras

BRIEF.ID – Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan...

Pramono Targetkan Terbitkan Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun pada 2027

BRIEF.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta menargetkan penerbitan Obligasi...