Bursa Wall Street Bergejolak, Investor Khawatirkan Potensi Kenaikan Suku Bunga

BRIEF.ID – Bursa Wall Street, New York, Amerika Serikat (AS) bergejolak setelah kehilangan sebagian besar keuntungannya, pada penutupan perdagangan  Selasa (23/6/2026). Gejolak muncul setelah aksi jual saham-saham teknologi menyebar dari Asia ke AS, akibat kekhawatiran investor tentang potensi kenaikan suku bunga, pada akhir tahun.

Indeks S&P turun 1,4%. Indeks acuan ini mencatatkan kenaikan mingguan selama 11 dari 12 pekan terakhir, sebagian besar dipimpin oleh saham-saham teknologi. Dow Jones Industrial Average, yang kurang dipengaruhi  saham-saham teknologi, kehilangan kenaikan awal dan ditutup hanya 0,1% lebih rendah. Indeks komposit Nasdaq turun 2,2%.

Pasar di seluruh Asia mengalami penurunan. Indeks Kospi Korea Selatan, pemenang besar dalam booming AI, anjlok 10%. Saham di Eropa juga turun.

Aksi jual sebagian besar menargetkan perusahaan-perusahaan yang nilai sahamnya melonjak di tengah hiruk pikuk teknologi kecerdasan buatan. Nilai saham  yang mahal memberi mereka pengaruh lebih besar terhadap arah pasar secara keseluruhan.

Pada perdagangan  Selasa (23/6/2026),  lebih banyak saham yang naik di dalam S&P 500 daripada yang turun, tetapi perusahaan-perusahaan teknologi mendominasi kenaikan di tempat lain.

Saham Micron Technology anjlok 13,2% dan Nvidia turun 4,1%. Saham Samsung Electronics anjlok 12,3% di Korea Selatan.

Saham SpaceX sempat goyah di awal perdagangan, kemudian ditutup naik 1%. Perusahaan eksplorasi ruang angkasa dan kecerdasan buatan ini mengalami debut pasar yang luar biasa kurang dari dua minggu lalu. Perusahaan berencana mengumpulkan dana melalui penawaran obligasi, sebagian untuk mendanai pengembangan AI. (AP/nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Prabowo Dorong Pendidikan Gratis dari TK hingga PTN, Pemerintah Masih Hitung Kebutuhan Anggaran

BRIED.ID - Presiden Prabowo Subianto telah menegaskan komitmen memperluas...

BNPB Serahkan 7 Huntara untuk Korban Gempa Manggarai Timur, Klaim Tahan Gempa

BRIEF.ID - BNPB bersama Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, Nusa...

BI Perkirakan Inflasi Global Capai 4%, Kebijakan Moneter Makin Ketat

BRIEF.ID - Bank Indonesia (BI) memperkirakan lonjakan inflasi global...

IHSG Ditutup Melesat ke Level 6.300, Investor Respons Positif BI-Rate Ditahan di Level 5,75%

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...