BNPB Kerahkan 30 Helikopter Hadapi Karhutla di Enam Provinsi, Kalimantan Jadi Prioritas

BRIEF.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah memperkuat operasi udara untuk membendung kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah. Sedikitnya 30 unit helikopter dikerahkan di enam provinsi prioritas.

Enam wilayah tersebut yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat. Armada udara itu digunakan untuk patroli, operasi modifikasi cuaca (OMC), hingga pemadaman melalui water bombing.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan penguatan operasi udara dilakukan untuk mempercepat penanganan karhutla sekaligus mendukung pemadaman dari darat.

“Selain penguatan satgas darat, BNPB juga melakukan penguatan penanganan karhutla melalui satgas udara di enam provinsi prioritas,” tutur Berton dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (21/8).

Sumatera kini menjadi salah satu wilayah dengan dukungan armada udara cukup besar. Di Riau, BNPB mengoperasikan satu helikopter patroli, satu helikopter OMC, dan lima helikopter water bombing.

Sementara di Provinsi Jambi, terdapat satu helikopter patroli, satu helikopter OMC, serta dua helikopter water bombing. Adapun Sumatera Selatan mendapat dukungan satu helikopter patroli, satu untuk OMC, dan tujuh helikopter water bombing.

Operasi udara juga diperkuat di Kalimantan Selatan dengan satu helikopter patroli, satu OMC, dan tiga water bombing. Di Kalimantan Tengah, BNPB menyiapkan satu helikopter patroli, satu OMC, serta empat unit water bombing.

Di Kalimantan Barat, dua unit helikopter digunakan untuk patroli, satu untuk OMC, dan lima lainnya untuk water bombing. BNPB menegaskan jumlah armada dapat disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan.

“Pengoperasian helikopter tersebut akan terus disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Sementara untuk OMC, BNPB berkolaborasi dengan BMKG untuk memantau pertumbuhan potensi awan hujan yang dapat dimanfaatkan untuk OMC,” kata Berton.

Kalimantan kini menjadi perhatian utama pemerintah setelah sejumlah titik api baru kembali muncul. Salah satunya berada di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, yang pada Rabu (19/8) dilanda karhutla di Tanah Grogot, Batu Sopang, dan Batu Engau.

Kebakaran di wilayah konservasi Paser tersebut tercatat mencapai sekitar 25,29 hektare. BPBD setempat langsung melakukan pemadaman darat dan pemantauan pascapemadaman hingga api berhasil dikendalikan sehari kemudian.

Karhutla dengan luasan lebih besar juga tercatat di Kabupaten Kutai Kartanegara. BNPB mencatat kebakaran di wilayah tersebut mencapai 49,55 hektare, dengan sebagian besar titik berhasil dipadamkan berdasarkan pemantauan visual pada Kamis (20/8).

Namun, kebakaran masih menyisakan titik yang perlu ditangani, salah satunya di Kelurahan Pendingin. Tim Reaksi Cepat BPBD Kutai Kartanegara bersama relawan dan petugas pemadam kebakaran terus melakukan pemadaman pada lokasi yang masih dapat dijangkau.

“Penanganan karhutla di Pulau Kalimantan masih menjadi prioritas utama pemerintah saat ini,” tegas Berton.

BNPB juga meminta pemerintah daerah memperkuat kesiapsiagaan, deteksi dini, serta memastikan sarana dan prasarana pemadaman tersedia.

BNPB mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran di wilayah yang rawan terbakar selama musim kemarau. Jika menemukan kebakaran, masyarakat diminta segera melapor kepada otoritas setempat agar api dapat ditangani secepat mungkin. (ayb)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Rupiah Makin Perkasa di Bawah Level Rp17.700 per Dolar AS Imbas Data NPI Kuartal II 2026

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah makin perkasa, dan...

Karhutla Kalimantan Makin Sulit Dipadamkan, 12.880 Personel Gabungan Diterjunkan di 3 Provinsi

BRIEF.ID - Pemerintah memperkuat operasi penanganan kebakaran hutan dan...

Armada Udara Mulai Dikerahkan Hadapi Karhutla Kalimantan

BRIEF.ID — Pemerintah terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan...

OTT KPK, Rektor Unsoed Diduga Terlibat Jual Beli Kursi Penerimaan Mahasiswa Baru

BRIEF.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan praktik...